Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

INTEGRASI BIOINVIGORASI BENIH PRATANAM DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.)

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 6 No. 2 (2018) · pp. 11–18

DOI
10.33772/bpa.v6i2.7062
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2018-05-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh integrasi bio-invigorasi benih pratanam dan LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian dilaksanakan di Desa Jati Bali Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2016, menggunakan rancangan Split Plot dalam RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan pola faktorial yaitu faktor pertama bio-invigorasi benih pratanam (B) terdiri dari dua taraf yaitu kontrol (tanpa perlakuan bio-invigorasi) (B0) dan serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061 (B1). Faktor kedua LEISA (pupuk organik plus + pupuk anorganik) terdiri dari 6 taraf yaitu kontrol (G0), pupuk organik plus 5 ton ha-1 (G1), pupuk NPK 250 kg ha-1 (G2), pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 250 kg ha-1 (G3), pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 125 kg ha-1 (G4), pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 62,5 kg ha-1 (G5). Perlakuan yang diuji 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan bio-invigorasi benih pratanam (serbuk bata merah + Bacillussp. CKD061) dan LEISA (pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 250 kg ha-1) berpengaruh nyata terhadap panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah hampa per malai, dan dapat meningkatkan produksi hingga 5,18 ton ha-1 yang sama dengan perlakuan serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061 dan pupuk organik plus dosis 5 ton ha-1 + pupuk NPK 125 kg ha-1 (B1G4) yaitu 5,13 ton ha-1 atau masing-masing meningkatkan produksi sebesar 70,96% dan 69,31% dibandingkan dengan kontrol. Secara mandiri bio-invigorasi benih pratanam (serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061) atau LEISA (pupuk organik + pupuk NPK) berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah hampa per malai, dan produksi padi gogo lokal. Kata Kunci: Rizobakteri,Bio-Invigorasi Benih, LEISA, Padi Gogo Lokal

Collaboration network of the authors

11 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
ASMAN BAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown1
Nuraeni NuraeniAffiliation unknown1
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo1
Sri WangadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INTEGRASI BIOINVIGORASI BENIH PRATANAM DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL  PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.)</dc:title>
	<dc:creator>Widanta, I Made</dc:creator>
	<dc:creator>Kade Sutariati, Gusti Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Ode Afa, La</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh integrasi bio-invigorasi benih pratanam dan LEISA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian dilaksanakan di Desa Jati Bali Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2016,  menggunakan rancangan Split Plot dalam RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan pola faktorial yaitu faktor pertama bio-invigorasi benih pratanam (B) terdiri dari dua taraf yaitu kontrol (tanpa perlakuan bio-invigorasi) (B0) dan serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061 (B1). Faktor kedua LEISA (pupuk organik plus + pupuk anorganik) terdiri dari 6 taraf yaitu kontrol (G0), pupuk organik plus 5 ton ha-1 (G1), pupuk NPK 250 kg ha-1 (G2),  pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 250 kg ha-1 (G3),   pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 125 kg ha-1 (G4), pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 62,5 kg ha-1 (G5). Perlakuan yang diuji 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan bio-invigorasi benih pratanam (serbuk bata merah + Bacillussp. CKD061) dan LEISA (pupuk organik plus 5 ton ha-1 + pupuk NPK 250 kg ha-1) berpengaruh nyata terhadap panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah hampa per malai, dan dapat meningkatkan produksi hingga 5,18 ton ha-1 yang sama dengan perlakuan serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061 dan pupuk organik plus dosis 5 ton ha-1 + pupuk NPK 125 kg ha-1 (B1G4) yaitu 5,13 ton ha-1 atau masing-masing meningkatkan produksi sebesar 70,96% dan 69,31% dibandingkan dengan kontrol. Secara mandiri bio-invigorasi benih pratanam (serbuk bata merah + Bacillus sp. CKD061) atau LEISA (pupuk organik + pupuk NPK) berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah hampa per malai, dan produksi padi gogo lokal. Kata Kunci :  Rizobakteri,Bio-Invigorasi Benih, LEISA, Padi Gogo Lokal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-05-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7062</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v6i2.7062</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 6, No 2 (2018); 11-18</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7062/5187</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>