Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Hubungan Ketersediaan Unsur Hara dengan Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) pada Tanaman Kakao

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 9 No. 1 (2021) · pp. 21–29

DOI
10.33772/bpa.v9i1.16437
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2021-05-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui intesitas dan keparahan penyakit vascular streak dieback (VSD) dan menganalisis unsur hara yang berpengaruh terhadap intesitas dan keparahan penyakit vascular streak dieback (VSD) yang disebabkan oleh Oncobasidium theobromae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan November 2020 di lahan perkebunan kakao di Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggaradan Laboratorium Biomolekuler Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan survei pada pertanaman kakao untuk pengamatan intesitas dan keparahan penyakit serta pengambilan sampel tanah.Variabel yang diamati adalah intesitas dan keparahan penyakit di lapang, analisis sifat kimia tanah dan kadar unsur hara. Hasil penelitian menunjukan intesitas penyakit VSD di lapang berkisar 10 – 100%, keparahan penyakit VSD di lapang 2,5 – 95%. Unsur hara yang berpengaruh langsung meningkatkan intesitas penyakit VSD adalah P-tersedia. Unsur hara yang berpengaruh langsung menurunkan intesitas penyakit VSD adalah N-total dan K-tersedia. Unsur hara yang berpengaruh langsung meningkatkan keparahan penyakit VSD adalah P-tersedia dan N-total. Unsur Hara yang berpengaruh langsung menurunkan keparahan penyakit VSD adalah K-tersedia.Kata Kunci: Oncobasidium theobromae, penyakit VSD, unsur hara

Collaboration network of the authors

40 authors · 211 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo4
Saefuddin SaefuddinUniversitas Halu Oleo3
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo3
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo3
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo3
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo2
Teri PakkiUniversitas Halu Oleo2
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo2
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo2
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo2
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo2
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown2
BAMBANG HADISUTRISNOAffiliation unknown2
SUSAMTO SOMOWIYARJOAffiliation unknown2
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo2
La Ode RustamUniversitas Halu Oleo1
Hartina BatoaUniversitas Halu Oleo1
Anas NikoyanUniversitas Halu Oleo1
ARTIKA ATTEUniversitas Halu Oleo1
Abdul RahmanUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKUniversitas Halu Oleo1
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo1
SAFNAH SAFNAHUniversitas Halu Oleo1
Murni Sari RahayuUniversitas Halu Oleo1
Rian AriniUniversitas Halu Oleo1
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo1
LA ODE WALIUniversitas Halu Oleo1
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1
Rahayu MallarangengUniversitas Halu Oleo1
NOFI SUWETIUniversitas Halu Oleo1
Neli AfriantiAffiliation unknown1
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo1
Anaway F Anaway FAffiliation unknown1
Rahayu M Rahayu MAffiliation unknown1
Al Hadiat Al HadiatAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Hubungan Ketersediaan Unsur Hara dengan Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) pada Tanaman Kakao</dc:title>
	<dc:creator>Rukia, Wa</dc:creator>
	<dc:creator>Bande, La Ode Santiaji</dc:creator>
	<dc:creator>Gusnawaty HS, Gusnawaty HS</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan mengetahui intesitas dan keparahan penyakit vascular streak dieback (VSD) dan menganalisis unsur hara yang berpengaruh terhadap intesitas dan keparahan penyakit vascular streak dieback (VSD) yang disebabkan oleh Oncobasidium theobromae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan November 2020 di lahan perkebunan kakao di Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggaradan Laboratorium Biomolekuler Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan survei pada pertanaman kakao untuk pengamatan intesitas dan keparahan penyakit serta pengambilan sampel tanah.Variabel yang diamati adalah intesitas dan keparahan penyakit di lapang, analisis sifat kimia tanah dan kadar unsur hara. Hasil penelitian menunjukan intesitas penyakit VSD di lapang berkisar 10 – 100%, keparahan penyakit VSD di lapang 2,5 – 95%. Unsur hara yang berpengaruh langsung meningkatkan intesitas penyakit VSD adalah P-tersedia. Unsur hara yang berpengaruh langsung menurunkan intesitas penyakit VSD adalah N-total dan K-tersedia. Unsur hara yang berpengaruh langsung meningkatkan keparahan penyakit VSD adalah P-tersedia dan N-total. Unsur Hara yang berpengaruh langsung menurunkan keparahan penyakit VSD adalah K-tersedia.Kata Kunci: Oncobasidium theobromae, penyakit VSD, unsur hara</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/16437</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v9i1.16437</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 9, No 1 (2021); 21-29</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/16437/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>