Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pupuk Kompos Jerami Padi dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Pesisir

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 10 No. 2 (2022) · pp. 152–162

DOI
10.33772/bpa.v10i2.29855
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2022-10-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tanaman bawang merah merupakan tanaman multiguna yang tingkat produksinya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi, pengaruh mandiri dan perlakuan yang memberi pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah pada tanah pesisir. Penelitian ini dilaksanakan di tanah pesisir dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo Kendari. Menggunakan Rancangan (Faktorial RAK) Faktor pertama kompos: 0 ton ha-1, 4 ton ha-1, 5 ton ha-1, 7 ton ha-1, 10 ton ha-1. Faktor kedua, KCl: 0 kg ha-1, 50 kg ha-1, 100 kg ha-1, 150 kg ha-1. Variabel yang diamati: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, berat segar batang dan berat segar daun. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam pada taraf nyata 5%. Kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil yang diperoleh berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun umur 21 HST, jumlah anakan umur 42 HST, berat segar batang umur 63 HST dan berat segar daun umur 42 HST. Perlakuan interaksi yang lebih baik yaitu perlakuan kompos 4 ton ha-1 + KCl 50 kg ha-1, sedangkan pengaruh mandiri yang lebih baik diperoleh pada perlakuan KCl 150 kg ha-1.Kata Kunci: Bawang merah, KCl, kompos jerami padi, tanah pesisir.

Collaboration network of the authors

40 authors · 174 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo5
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo4
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo4
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo2
ROBIATUL ADAWIYAHUniversitas Halu Oleo2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo2
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo2
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo2
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo2
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo2
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo2
Hasbullah SyafAffiliation unknown2
Yulius Barra PasolonUniversitas Halu Oleo1
Yoshinori YamamotoAffiliation unknown1
Tetsushi YoshidaAffiliation unknown1
SULWAN SULWANAffiliation unknown1
TRESJIA CORINA RAKIANAffiliation unknown1
ASMAN BAffiliation unknown1
GUSTI AYU KADE SUTARIATIAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown1
SOFYANTO SOFYANTOUniversitas Halu Oleo1
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo1
SRI SULASTRI NINGSIHUniversitas Halu Oleo1
ARSY AYSYAH ANASAffiliation unknown1
AMAR MUARIF MUSAAffiliation unknown1
Tresjia Corina RakianUniversitas Halu Oleo1
DANIEL NATANAEL MANULLANGUniversitas Halu Oleo1
Nini Mila RahniAffiliation unknown1
Arsy Aysyah AnasUniversitas Halu Oleo1
LA ODE RATOSANAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATY ARSYADAffiliation unknown1
FATKUR RAHMANUniversitas Halu Oleo1
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo1
Sahta GintingUniversitas Halu Oleo1
Syamsuddin JufriAffiliation unknown1
Wa Ode HervinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pupuk Kompos Jerami Padi dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Pesisir</dc:title>
	<dc:creator>Annur, Arhayani</dc:creator>
	<dc:creator>Safuan, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Rembon, Fransiscus Suramas</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanaman bawang merah merupakan tanaman multiguna yang tingkat produksinya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi, pengaruh mandiri dan perlakuan yang memberi pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah pada tanah pesisir.  Penelitian ini dilaksanakan di tanah pesisir dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo Kendari.  Menggunakan Rancangan (Faktorial RAK) Faktor pertama kompos: 0 ton ha-1, 4 ton ha-1 , 5 ton ha-1, 7 ton ha-1, 10 ton ha-1. Faktor kedua, KCl: 0 kg ha-1, 50 kg ha-1, 100 kg ha-1, 150 kg ha-1. Variabel yang diamati: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, berat segar batang dan berat segar daun.  Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam pada taraf nyata 5%. Kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil yang diperoleh berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun umur 21 HST, jumlah anakan umur 42 HST, berat segar batang umur 63 HST dan berat segar daun umur 42 HST.  Perlakuan interaksi yang lebih baik yaitu perlakuan kompos 4 ton ha-1 + KCl 50 kg ha-1, sedangkan pengaruh mandiri  yang lebih baik diperoleh pada perlakuan KCl 150 kg ha-1.Kata Kunci: Bawang merah, KCl, kompos jerami padi, tanah pesisir.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/29855</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v10i2.29855</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 10, No 2 (2022); 152 – 162</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/29855/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>