Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Pupuk Organik Hayati dan Kultivar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.) Lokal Buton Utara

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 8 No. 2 (2020) · pp. 81–95

DOI
10.33772/bpa.v8i2.14941
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2020-10-21
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tanaman dapat tumbuh dan berproduksi tinggi sesuai potensi genetiknya jika kondisi lingkungan tumbuhnya sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi pupuk organik hayati dan kultivar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok dalam pola rancangan petak terbagi. Petak utama yaitu pupuk organik hayati terdiri dari tanpa pupuk organik hayati (P0), pupuk organik hayati dosis 5 t.ha-1 (P1), 10 t.ha-1 (P2), 15 t.ha-1 (P3), d a n 20 t.ha-1 (P4). Anak petak yaitu kultivar terdiri dari Kultivar Wakawondu (K1), Wangkariri (K2), dan Wakombe (K3). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk organik hayati dan kultivar yang berbeda menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal Buton Utara yang berbeda. Kultivar Wakawondu menunjukkan pertumbuhan dan produksi tanaman terbaik dibandingkan dengan Kultivar Wangkariri dan Wakombe dan pupuk organik hayati dosis 15 t.ha-1 dan 20 ton ha-1 memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal Buton Utara dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kata Kunci: Kultivar wakawondu, padi gogo lokal, pupuk organik hayati

Collaboration network of the authors

40 authors · 193 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo6
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo5
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo5
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo5
Dirvamena BoerUniversitas Halu Oleo5
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo4
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo4
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo4
Rosliana EsoAffiliation unknown3
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo3
MUHIDIN MUHIDINUniversitas Halu Oleo3
La SurimiUniversitas Halu Oleo2
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo2
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo2
ROBIATUL ADAWIYAHUniversitas Halu Oleo2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo2
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo2
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo2
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Hasbullah SyafAffiliation unknown2
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown2
Jufra JufraAffiliation unknown2
Tresjia Corina RakianUniversitas Halu Oleo2
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo2
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo2
Rachmawati HasidUniversitas Halu Oleo2
Teguh WijayantoAffiliation unknown2
Adha Mashur SajiahUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Andi FathoniUniversitas Halu Oleo1
Mukhtar LutfieUniversitas Muhammadiyah Luwuk Banggai1
Abdul Kadir MuhammadPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Amir FaisalUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muhammad Azis TahirUniversitas Sulawesi Tenggara1
La Ode RustamUniversitas Halu Oleo1
Zulfikar ZulfikarUniversitas Halu Oleo1
Resman ResmanUniversitas Halu Oleo1
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pupuk Organik Hayati dan Kultivar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.) Lokal Buton Utara</dc:title>
	<dc:creator>Arman, Arman</dc:creator>
	<dc:creator>Safuan, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Hadini, Hamirul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanaman dapat tumbuh dan berproduksi tinggi sesuai potensi genetiknya jika kondisi lingkungan tumbuhnya sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi pupuk organik hayati dan kultivar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok dalam pola rancangan petak terbagi. Petak utama yaitu pupuk organik hayati terdiri dari tanpa pupuk organik hayati (P0), pupuk organik hayati dosis 5 t.ha-1 (P1), 10 t.ha-1 (P2), 15 t.ha-1 (P3), d a n 20 t.ha-1 (P4). Anak petak yaitu kultivar terdiri dari Kultivar Wakawondu (K1), Wangkariri (K2), dan Wakombe (K3). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk organik hayati dan kultivar yang berbeda menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal Buton Utara yang berbeda. Kultivar Wakawondu menunjukkan pertumbuhan dan produksi tanaman terbaik dibandingkan dengan Kultivar Wangkariri dan Wakombe dan pupuk organik hayati dosis 15 t.ha-1 dan 20 ton ha-1 memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo lokal Buton Utara dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kata Kunci: Kultivar wakawondu, padi gogo lokal, pupuk organik hayati</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/14941</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v8i2.14941</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 8, No 2 (2020); 81-95</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/14941/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/downloadSuppFile/14941/2059</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>