Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Fenomena Perilaku Kekerasan Simbolik Pemain Game Online Mobile Legend Di Kota Kendari

Jurnal Online Jurnalistik · Vol. 5 No. 1 (2023) · pp. 1–12

ISSN
2722-9432
Published
2023-09-26
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari dan Penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang aktif bermain game online Mobil Legend. Metode penelitian adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bentuk dari perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari, yaitu berupa bentuk umpatan yang menggunakan kata hewan, umpatan yang menggunakan kata sifat, dan umpatan yang menggunakan status yang merendahkan. Umpatan yang paling sering dilakukan yaitu umpatan menggunakan kata hewan. Selanjutnya penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari terdapat 6 faktor yng menyebabkan perilaku kekerasan simbolik tersebut yaitu, Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya), Invisibility (kau tidak dapat melihatku), Minimation Of Authority (kesetaraan), Asinchronicity (kita belum tentu berjumpa), Solipsistic intrajection (Semuanya di dalam kepala), Dissociative imagination (hanya permainan). Diantara keenam faktor tersebut yang paling sering jadi penyebab perilaku kekerasan simbolik yaitu Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya). Kata Kunci: Kekerasan simbolik, Game Online, Mobile Legend

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sidiq Al AminAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Fenomena Perilaku Kekerasan Simbolik Pemain Game Online Mobile Legend Di Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Fratiwi, Ririska</dc:creator>
	<dc:creator>La Ode, Jumaidin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari dan Penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang aktif bermain game online Mobil Legend. Metode penelitian adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bentuk dari perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari , yaitu berupa bentuk umpatan yang menggunakan kata hewan, umpatan yang menggunakan kata sifat, dan umpatan yang menggunakan status yang merendahkan. Umpatan yang paling sering dilakukan yaitu umpatan menggunakan kata hewan. Selanjutnya penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari terdapat 6 faktor yng menyebabkan perilaku kekerasan simbolik tersebut yaitu, Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya), Invisibility (kau tidak dapat melihatku), Minimation Of Authority (kesetaraan), Asinchronicity (kita belum tentu berjumpa), Solipsistic intrajection (Semuanya di dalam kepala), Dissociative imagination (hanya permainan). Diantara keenam faktor tersebut yang paling sering jadi penyebab perilaku kekerasan simbolik yaitu Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya).
Kata Kunci: Kekerasan simbolik, Game Online, Mobile Legend</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-09-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/44575</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Jurnalistik; Vol 5, No 1 (2023): Edisi April 2023; 1-12</dc:source>
	<dc:source>2722-9432</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/44575/19101</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/44575/19102</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/44575/19103</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Online Jurnalistik</dc:rights>
</oai_dc:dc>