Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari dan Penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di Kota Kendari. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang aktif bermain game online Mobil Legend. Metode penelitian adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bentuk dari perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari, yaitu berupa bentuk umpatan yang menggunakan kata hewan, umpatan yang menggunakan kata sifat, dan umpatan yang menggunakan status yang merendahkan. Umpatan yang paling sering dilakukan yaitu umpatan menggunakan kata hewan. Selanjutnya penyebab perilaku kekerasan simbolik pemain game online Mobile Legend di kota kendari terdapat 6 faktor yng menyebabkan perilaku kekerasan simbolik tersebut yaitu, Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya), Invisibility (kau tidak dapat melihatku), Minimation Of Authority (kesetaraan), Asinchronicity (kita belum tentu berjumpa), Solipsistic intrajection (Semuanya di dalam kepala), Dissociative imagination (hanya permainan). Diantara keenam faktor tersebut yang paling sering jadi penyebab perilaku kekerasan simbolik yaitu Dissociative anonymity (kau tidak tahu siapa saya). Kata Kunci: Kekerasan simbolik, Game Online, Mobile Legend
Collaboration network of the authors
3 authors ·
2 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.