Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Ragam Hoax Pada Grup Sosial Media Sulawesi Tenggara Jelang Pilpres 2019 di Kota Kendari

Jurnal Online Jurnalistik · Vol. 3 No. 2 (2022)

ISSN
2722-9432
Published
2022-01-27
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam hoax yang ada pada grup sosial media jelang pilpres 2019 di kota kendari. Untuk mengetahui hal itu, peneliti akan menganalisis bagaimana kronologis dari beberapa macam kasus hoax yang tersebar di media sosial dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menganalisis data menggunakan metode analisis naratif dengan model aktan. yaitu mengkronologikan suatu kejadian yang dilihat oleh ruang dan waktu, serta dapat diketahui subjek dan objeknya dalam kasus tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kasus-kasus yang sudah diteliti dalam penyebaran berita bohong (hoax) terdapat karakterisasi pendukung dan juga penghalang. Pendukung (adjuvant) kasus hoax dominan ialah golongan kubu Prabowo-Sandi dimana pendukung kasus-kasus hoax tersebut lebih mengarah pada partisipan atau orang-orang yang mendukung paslon nomor urut 01, sementara untuk penghalang dari kasus hoax dan juga ujaran kebencian ialah golongan kubu Jokowi- Ma’ruf Amin yang banyak melaporkan kasus-kasus hoax. Hegemoni yang terdapat pada kasus hoax dan ujaran kebencian di media sosial ialah hegemoni sosial dan politik.Kata Kunci: Hoax, Sosial Media, Pilpres

Collaboration network of the authors

3 authors · 2 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ririska FratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ragam Hoax Pada Grup Sosial Media Sulawesi Tenggara Jelang Pilpres 2019 di Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Al Amin, Sidiq</dc:creator>
	<dc:creator>La Ode, Jumaidin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam hoax yang ada pada grup sosial media jelang pilpres 2019 di kota kendari. Untuk mengetahui hal itu, peneliti akan menganalisis bagaimana kronologis dari beberapa macam kasus hoax yang tersebar di media sosial dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menganalisis data menggunakan metode analisis naratif dengan model aktan. yaitu mengkronologikan suatu kejadian yang dilihat oleh ruang dan waktu, serta dapat diketahui subjek dan objeknya dalam kasus tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kasus-kasus yang sudah diteliti dalam penyebaran berita bohong (hoax) terdapat karakterisasi pendukung dan juga penghalang. Pendukung (adjuvant) kasus hoax dominan ialah golongan kubu Prabowo-Sandi dimana pendukung kasus-kasus hoax tersebut lebih mengarah pada partisipan atau orang-orang yang mendukung paslon nomor urut 01, sementara untuk penghalang dari kasus hoax dan juga ujaran kebencian ialah golongan kubu Jokowi- Ma’ruf Amin yang banyak melaporkan kasus-kasus hoax. Hegemoni yang terdapat pada kasus hoax dan ujaran kebencian di media sosial ialah hegemoni sosial dan politik.Kata Kunci: Hoax, Sosial Media, Pilpres</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/23598</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Online Jurnalistik; Vol 3, No 2 (2021): Edisi Oktober</dc:source>
	<dc:source>2722-9432</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Jurnalistik/article/view/23598/14174</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 CONVERGENCE ; Jurnal Online Jurnalistik</dc:rights>
</oai_dc:dc>