Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Toleransi Etnis Tionghoa dalam Beragama dan Berbudaya yang terdapat dalam film “Ajari Aku Islam.” Yang di lakukan dengan mengkaji tanda dari setiap adegan scane dan dialog yang memiliki tiga kategori nilai dalam toleransi, yaitu: penghormatan dan eksistensi dalam agama, saling mengerti, dan setuju dalam perbedaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan analisis semiotika Charles Sanders Pierce, dengan teknik analisis data berupa reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun sumber data yang digunakan yakni data primer dan sekunder dengan subjek adegan audio visual pada setiap babak scene Film Ajari Aku Islam.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Nilai toleransi Etnis Tionghoa dalam beraagama dan berbudaya “Analisis isi pesan dalam film Ajari Aku Islam mencakup tiga kategori diantaranya: pertama; penghormatan dan eksistensi dalam agama, yang ditandai dengan beberapa simbol seperti tempat ibadah masjid dan klenteng. Kedua; saling mengerti, dintandai dengan buku iqro yang merupakan bentuk simbol yang merepresentasian agama islam dan yang ketiga; setuju dalam perbedaan yang ditandai dengan simbol pakaian baju kokoh yang dikenakan etnis Tionghoa untuk bertamu. Kata Kunci: Toleransi, Etnis Tionghoa, Budaya, Agama, Film Ajari Aku Islam
Collaboration network of the authors
4 authors ·
4 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.