Media sosial memudahkan proses interaksi sosial dengan konektivitas tanpa batasan ruang dan waktu. Interaksi yang didukung oleh media sosial Instagram adalah berbagi konten gambar dan video, memberikan komentar dan berbincang secara langsung. Fitur berbagi konten kini banyak dimanfaatkan untuk menampilkan conspicuous consumption atau konsumsi mencolok yang bertujuan untuk memposisikan diri seseorang dalam status sosial. Konten tersebut dinilai sebagai konten narsistik untuk membentuk citra ideal dari seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sikap, perilaku, dan pendapat dari sudut pandang subjek perilaku konsumsi mencolok untuk konten di media sosial. Penelitian ini membahas mengenai perilaku konsumsi mencolok untuk konten narsistik di media sosial. Hasil penelitian ini adalah perilaku tersebut didorong oleh faktor sosiopsikologis dan persepsi yang muncul dari interaksi sosial dan mendorong seseorang untuk meniru atau melakukan perilaku tertentu. Kata Kunci: Konsumsi Mencolok; Media Sosial; Narsisme.
Collaboration network of the authors
7 authors ·
10 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.