Open access Jurnal
Pertanggungjawaban Pidana Anggota Militer Yang Melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dengan Tindakan Nyata Dalam Peradilan Militer
Halu Oleo Legal Research · Vol. 1 No. 1 (2019) · pp. 99–110
- ISSN
- 2657-0017
- Published
- 2019-07-29
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana insubordinasi dengan tindakan nyata menurut KUHPM dan pembuktian pelaku tindak pidana insubordinasi dengan tindakan nyata yang dilakukan oleh anggota TNI di lingkungan peradilan Militer.Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Penelitian ini merupakan bentuk Tanggung jawab Hukum Anggota Militer yang melakukan tindak pidana Insubordinasi dengan tindakan nyata sebagai sebuah sistim norma dalam perundang-undangan militer yang termuat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) dan Kitab Undang-Undang Hukum Disiplin Militer dapat dikatakan bertentangan dengan aturan dalam kehidupan militer atau pelanggaran disiplin dikarenakan atas pertimbangan dan kebijakan ANKUM sehingga tidak diselesaikan melalui Hukum Acara Pidana Militer (KUHAPMIL).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pertanggungjawaban pelaku tindak pidana Insubordinasi dengan tindakan nyata terhadap atasan yang dilakukan oleh prajurit atau anggota TNI yang berpangkat lebih rendah sesuai Pasal 106-108 KUHPM harus dipertanggungjawabkan secara hukum pidana Militer yang diatur dalam ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) sesuai Pasal 106 bahwa Militer yang sengaja menyerang seorang atasan, melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, merampas kemerdekaannya untuk bertindak ataupun memaksanya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk melaksanakan atau mengabaikan suatu pekerjaan dinas, diancam karena insubordinasi dengan tindakan nyata dengan pidana penjara maksimum sembilan tahun dan Pembuktian pelaku tindak pidana Insubordinasi dengan tindakan nyata melalui pengadilan Militer yang telah dilimpahkan oleh PAPERA melalui Oditur Militer disertai surat Dakwaan, Hakim ketua sidang harus membuktikan kesalahan terdakwa apakah terbukti atau tidak sebagaimana didakwakan oleh Oditur Militer sesuai Pasal 171 KUHAPMIL yaitu Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah, ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 70 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Muslim Indonesia
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Handrawan Handrawan | Universitas Halu Oleo | 16 |
| Dedi Amran | Affiliation unknown | 2 |
| Arto Siswahyudi | Affiliation unknown | 2 |
| La Ode Abdul Razak | Affiliation unknown | 2 |
| Aldin Aldin | Affiliation unknown | 2 |
| Alsabda Liwati | Affiliation unknown | 2 |
| Sartono Sartono | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Iskandar Iskandar | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Mohamad Arsan Abidin | Affiliation unknown | 1 |
| Arifuddin Arifuddin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| David David | Affiliation unknown | 1 |
| Harisman Kokodi | Affiliation unknown | 1 |
| Vivi Fatmawati A. | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Yudi Susanto Wijaya | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Arif | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Safaruddin Safaruddin | Universitas Muslim Indonesia | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nuraeni Nuraeni | Affiliation unknown | 1 |
| Erwin Sulaiman | Affiliation unknown | 1 |
| ABDUL RAHMAN | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rusnadi Dwi Saputra | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Didik Efrianto | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Sidrat | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Minarni Baitu | Affiliation unknown | 1 |
| Fitrayadi Fitrayadi | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Darwin Pandjaitan | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Adi Rais Patanra | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Riskanawati Riskanawati | Affiliation unknown | 1 |
| I Made Wirawan | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.