Open access Jurnal
Ratio Decidendi Terhadap Penyalahgunaan Wewenang dalam Tindak Pidana Korupsi (Studi Putusan Nomor: 454/Pid.B/2010/Pn.Kdi)
Halu Oleo Legal Research · Vol. 1 No. 2 (2019) · pp. 259–276
- ISSN
- 2657-0017
- Published
- 2019-07-29
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis pembuktian tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan pada Putusan Nomor: 454/Pid.B/2010/PN.Kdi. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis, ratio decidendi hakim dalam menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa pada Putusan Nomor: 454/Pid.B/2010/PN.Kdi).Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah suatu proses untuk menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pembuktian oleh jaksa bahwa perbuatan terdakwa merupakan perbuatan melawan hukum karena meminta sejumlah uang dalam kegiatan penyerahan sertifikat setelah kegiatan terlaksana merupakan sebuah kekeliruan karena sesuai dengan perjanjian kerja sama oleh pihak UNHALU dan LPMP yang salah satu poinnya mengenai DIPA pada kenyataannya tidak masuk dalam anggaran untuk penyerahan ijazah yang dilaksanakan di gedung Grand Awani serta biaya legalisasi ijazah dll. Sehingga perbuatan terdakwa mengumumkan pembayaran sejumlah uang untuk kegiatan penyerahan sertifikat dan lain sebagainya bukan merupakan sebuah perbuatan yang melanggar karena belum diatur dalam PP No: 74 tahun 2008 tentang Guru, untuk itu dakwaan jaksa tidak dapat dibuktikan. 2) Majelis hakim memberikan vonis bebas terhadap terdakwa dari segala dakwaan jaksa seperti disebutkan dalam amar putusannya majelis hakim yang menyatakan: Menyatakan terdakwa Nana Sumarna,S.Pd. M.Kes. tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah Melakukan tindak pidana dalam dakwaan Primer, Subsider dan Lebih Subsider; dan Membebaskan terdakwa Nana Sumarna, S.Pd. M.Kes. oleh karena itu dari dakwaan-dakwaan tersebut (Vrijspraak); serta Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya; disebabkan jaksa tidak dapat menghadirkan bukti maupun keterangan yang dapat meyakinkan hakim bahwa terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 70 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Muslim Indonesia
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Handrawan Handrawan | Universitas Halu Oleo | 16 |
| La Ode Abdul Tamin | Affiliation unknown | 2 |
| Dedi Amran | Affiliation unknown | 2 |
| Arto Siswahyudi | Affiliation unknown | 2 |
| La Ode Abdul Razak | Affiliation unknown | 2 |
| Aldin Aldin | Affiliation unknown | 2 |
| Sartono Sartono | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Iskandar Iskandar | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Mohamad Arsan Abidin | Affiliation unknown | 1 |
| Arifuddin Arifuddin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| David David | Affiliation unknown | 1 |
| Harisman Kokodi | Affiliation unknown | 1 |
| Vivi Fatmawati A. | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Yudi Susanto Wijaya | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Arif | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Safaruddin Safaruddin | Universitas Muslim Indonesia | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nuraeni Nuraeni | Affiliation unknown | 1 |
| Erwin Sulaiman | Affiliation unknown | 1 |
| ABDUL RAHMAN | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rusnadi Dwi Saputra | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Didik Efrianto | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Sidrat | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Minarni Baitu | Affiliation unknown | 1 |
| Fitrayadi Fitrayadi | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Darwin Pandjaitan | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Adi Rais Patanra | Affiliation unknown | 1 |
| Herman Herman | Affiliation unknown | 1 |
| Riskanawati Riskanawati | Affiliation unknown | 1 |
| I Made Wirawan | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.