Open access Jurnal
Analisis Terhadap Putusan Yang Menjatuhkan Sanksi Pidana Di Bawah Ancaman Minimal (Studi Putusan Nomor: 284/Pid.Sus/2017/PN.Kka)
Halu Oleo Legal Research · Vol. 2 No. 2 (2020) · pp. 108–116
- ISSN
- 2657-0017
- Published
- 2020-07-15
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjatuhan sanksi pidana oleh hakim terhadap pelaku pencabulan anak di bawah umur dan untuk mengetahui pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pencabulan anak pada putusan nomor 284/Pid.Sus/2017/PN.Kka. penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kolaka dengan memilih instansi yang terkait dengan perkara ini yakni di Pengadilan Negeri Kolaka. teknik pengumpulan bahan hukum adalah dengan cara telusur perkara, peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif sehingga mengungkapkan hasil yang diharapkan dan kesimpulan atas permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan sanksi pidana oleh hakim Pengadilan Negeri Kolaka tidak sesuai dengan ketentuan batas minimum yang telah ditentukan di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, sehingga putusan hakim bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu, pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelaku pidana anak adalah dalam kasus ini terdakwa dan korban melakukan persetubuhan atas dasar suka sama suka sementara dalam penjelasan undang-undang di atas, tidak mengatur penjatuhan sanksi pidana terkhusus kasus atas dasar suka sama suka. pertimbangan lainnya adalah adanya Surat Edaran Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017, tentang pemberlakuan rumusan hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2017 sebagai pedoman pelaksanaan tugas bagi pengadilan. Pada poin kelima tentang penjatuhan pidana minimal terhadap pelaku anak dan orang dewasa, maka apabila pelakunya sudah dewasa sedangkan korbannya adalah anak, dilihat secara kasuistik, majelis hakim dapat menjatuhkan pidana di bawah minimal dengan pertimbangan khusus yaitu ada perdamaian dan terciptanya kembali harmonisasi hubungan antara pelaku/keluarga pelaku dengan korban/keluarga korban dengan tidak saling menuntut lagi.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 143 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Muhammadiyah University of Surakarta
- Universitas Gadjah Mada
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Oheo K. Haris | Affiliation unknown | 16 |
| Andi Khaeruni | Universitas Halu Oleo | 7 |
| TERRY PAKKI | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Muhammad Botek | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Abdul M. Balubi | Affiliation unknown | 4 |
| Irwan J. Effendy | Affiliation unknown | 4 |
| Asniah Asniah | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Waode Siti Anima Hisein | Universitas Halu Oleo | 3 |
| NUR ISNAINI ULFA | Universitas Halu Oleo | 3 |
| AGUNG YUSWANA | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Agus Kurnia | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Ruslaini Ruslaini | Affiliation unknown | 3 |
| Fitriah Faisal | Universitas Halu Oleo | 2 |
| MARIADI MARIADI | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 2 |
| SYAIR SYAIR | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Vit Neru Satrah | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Asmar Hasan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Ma’ruf Kasim | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Endah Widyastuti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ahmad Firman Tarta | Affiliation unknown | 1 |
| Iksan Rompo | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Guasman Tatawu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rustam Ukkas | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Kuswardani Kuswardani | Muhammadiyah University of Surakarta | 1 |
| Widhia Kusuma Wardhani | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Idaman Idaman | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jabaruddin Jabaruddin | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Rizky | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Haris Yusuf | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ahmad Yusup | Affiliation unknown | 1 |
| Halim Halim | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Santiaji Bande | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Asdianti Asdianti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasriani Hasriani | Affiliation unknown | 1 |
| Gusnawaty HS | Universitas Halu Oleo | 1 |
| WAODE SITI ANIMA HISEIN | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.