Pembentukan HTA(Hierarchical Task Analysis) pada dunia nyata dapat menentukan urutan tugas yang harus diselesaikan dan beberapa jalan / cara yang dapat dicapai baik secara horizontal maupun vertikal. Pendekatan HTA dapat dipetakan kedalam logika komputer berupa alur tugas dari setiap obyek di komputer yang membentuk hirarki tugas dari masing-masing obyek yang akan dikerjakan oleh komputer. Pekerjaan ini mirip dengan pembuatan strategi dan kemudian hasilnya terlihat secara visual, sehingga memungkinkan terjadinya refresh engineering tanpa harus melakukan kompilasi program. Pekerjaan tersebut terdiri dari: pembuatan aturan untuk masing-masing obyek dan cara penerjemahannya (interpreter). Setiap obyek yang dibuat diberi urutan tugas yang berkaitan dengan event, property dan method dari suatu obyek yang akan dikerjakan. Perencanaan obyek tersebut tersimpan ke dalam database sehingga untuk pengerjaan akan merefer ke aturan yang ada di database tersebut yang kemudian di load ke memory sama halnya ketika suatu obyek di instanciate.Kontrol-kontrol obyek setelah terbentuk (instance) akan terlepas sehingga diperlukan pelacakan kembali obyek tersebut. Pelacakan ini akan sangat berguna untuk menangkap event yang terjadi. Hasil dari penangakapan event bisa dipakai sebagai method dari obyek tersebut atau event / method ke obyek lain Kata kunci: HTA,API, tugas,event,property,method, kontrol,hWnd,hook
Collaboration network of the authors
5 authors ·
6 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.