Jurnal SINTA 2
PENERAPAN ORDERED GRID SUPER SAMPLING UNTUK FULL SCENE ANTI ALIASING PADA MESIN RENDER RAY TRACING
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 2 No. 1 (2003) · pp. 71–78
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2003-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Metode ray tracing adalah salah satu metode render dalam grafika komputer tiga-dimensi yang mensimulasikan sifat-sifat fisik sinar di alam. Dengan metode ray tracing, akan didapatkan citra hasil render dengan model pencahayaan yang realistis. Salah satu kelemahan ray tracing adalah munculnya alias pada citra hasil rendernya. Alias timbul karena undersampling, yaitu pengambilan sample dengan jumlah yang kurang. Alias dalam ray tracing nampak dalam bentuk "jaggies" pada citra hasil. Untuk menghilangkan alias, ada berbagai metode anti-aliasing, di antaranya Ordered Grid supersampling (OGSS). Metode ini melakukan supersampling pada citra untuk meningkatkan jumlah sampel, kemudian melakukan downsample kembali pada citra yang diinginkan. Penelitian ini akan menerapkan metode OGSS pada mesin render ray tracing, serta membandingkan citra hasil render dengan OGSS dengan citra hasil render biasa melalui perangkat lunak (mesin render) yang dibuat. Penelitian ini menunjukkan bahwa OGSS dapat diterapkan pada mesin render ray tracing dengan hasil yang menguntungkan. Karena dengan beban sebesar empat kali lipat waktu komputasi hanya meningkat tiga kali lipat. Sedangkan alias yang terjadi dapat diminimkan atau bahkan dihilangkan. Kata kunci: Ray Tracing, Ordered Grid Super Sampling, Renderer (mesin render), Full Scene Anti Aliasing
Collaboration network of the authors
19 authors · 26 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Royyana Muslim Ijtihadie | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Darlis Heru Murti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Yulianawati Yulianawati | Affiliation unknown | 1 |
| Diana Purwitasari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ade Afrian | Affiliation unknown | 1 |
| Wawan Mardian | Affiliation unknown | 1 |
| Beny Yulkurniawan Victorio Nasution | Affiliation unknown | 1 |
| Ary Mazharuddin Shidiqy | Affiliation unknown | 1 |
| Liga Awami | Affiliation unknown | 1 |
| Hindrawan Aris | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Aini Rakhmawati | Affiliation unknown | 1 |
| Khakim Ghozali | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nina Yuliastuti | Affiliation unknown | 1 |
| Okhi Oktanio | Affiliation unknown | 1 |
| Imam Kuswardayan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Firman Fathoni | Affiliation unknown | 1 |
| Usaid Syawahidul Chaq | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.