Jurnal SINTA 2
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI SISTEM UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN CITRA KOROSI MENGGUNAKAN ANALISIS TEKSTUR
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 3 No. 1 (2004) · pp. 17–24
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2004-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Korosi bisa terjadi pada berbagai material dengan tipe yang berbeda. Dua tipe utama dari korosi adalah lobang (pit formation) dan pecahan (cracking). Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengklasifikan kedua tipe tersebut, diantaranya adalah dengan menggunakan analisis tekstur. Dengan menggunakan metode di atas, suatu citra akan mengalami pemrosesan awal sebelum diklasifikasikan. Pemrosesan awal tersebut meliputi ekstraksi fiturmenggunakan dekomposisi wavelet, dan perhitungan energi. Dari proses tersebut didapatkan suatu nilai yang selanjutnya digunakan untuk proses pelatihan (training) terhadap system jaringan syaraf. Sampai dengan tingkat pelatihan tertentu, sistem akan mendapatkan suatu yang stabil. Nilai-nilai tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan citra korosi yang ada. Uji coba dilakukan terhadap beberapa citra korosi yang mempunyai karakteristik berbeda, jumlah pelatihan yang berbeda, menggunakan beberapa variasi dari jaringan syaraf LVQ (learning vector quantization). Kaca kunci: analisis tekstur, citra korosi, wavelet
Collaboration network of the authors
36 authors · 62 co-authorship links · 6 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya
- Universitas Dian Nuswantoro
- Universitas Ma Chung
- Universitas Internasional Semen Indonesia
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Yudhi Purwananto | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Royyana Muslim Ijtihadie | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Hendro Eko Prabowo | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Wahyu Suadi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Sarwosri Sarwosri | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Sheila Agustianty | Affiliation unknown | 1 |
| I Ketut Eddy Purnama | Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya | 1 |
| Solichul Huda | Universitas Dian Nuswantoro | 1 |
| Riyanarto Sarno | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Wiwik Anggraini | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Mujahidillah | Affiliation unknown | 1 |
| Arif Djunaidy | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Adhita Pratiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Rully A. Hendrawan | Affiliation unknown | 1 |
| Hendry Setiawan | Universitas Ma Chung | 1 |
| Aidy Ilmy | Affiliation unknown | 1 |
| Aby Herwendo | Affiliation unknown | 1 |
| I Wayan Widi Pradnyana | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Holil | Affiliation unknown | 1 |
| Yohanes I. Riskajaya | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Doni Setio Pambudi | Universitas Internasional Semen Indonesia | 1 |
| Arief Prasetyo | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Yogi Kurniawan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Vynska Amalia Permadi | Affiliation unknown | 1 |
| Bagus Jati Santoso | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Fattahilah Rangkuty | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Dino Budi Prakoso | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Akbar Pandu Segara | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Suhadi Lili | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ary Mazharuddin Shiddiqi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Raihan Anindita | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ilham Gurat Adillion | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Maurice Ntahobari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.