Jurnal
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK FOUR TIER TEST UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK DI SMP
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 37–51
- ISSN
- 2684-995X
- Published
- 2022-12-01
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan instrumen tes diagnostik four tier test yang valid, efektif dan praktis untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi cahaya dan alat optik di SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Subjek penelitian ini terdiri atas 30 orang peserta didik SMPN 1 Kendari pada tahap try out dan 60 orang peserta didik SMPN 1 Kendari dan SMPN 3 Kendari pada uji coba terbatas. Instrumen tes diagnostik dilakukan uji validitas logis dan uji validitas empiris. Validitas logis terdiri dari validitas isi dan validitas konstruk yang dianalisis dengan indeks V’Aiken. Hasil uji validitas isi berada pada rentang 0,74-0,88 dengan kategori sangat valid dan valid sedangkan hasil uji validitas konstruk berada pada rentang 0,74-0,91 dengan kategori sangat valid dan valid. Uji validitas empiris terdiri dari validitas item, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Hasil uji validitas item soal berdasarkan korelasi pearson product moment menunjukkan 18 butir soal termasuk kategori valid dan 2 butir soal termasuk kategori tidak valid. Hasil uji reliabilitas instrumen sebesar 0,8802 termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji daya pembeda butir soal berada pada rentang 0,27-0,72 dengan kriteria cukup, baik dan sangat baik. Hasil uji tingkat kesukaran butir soal berada pada rentang 0,33-0,60 berkategori sedang. Hasil analisis tes diagnostik four tier test menunjukkan sebanyak 30,92% termasuk kriteria paham konsep, sebanyak 16,20% termasuk kriteria miskonsepsi dan sebanyak 52,69% termasuk kriteria tidak paham konsep. Instrumen tes diagnostik four tier test telah mampu mencapai tujuan pengembangan instrumen yaitu mengukur miskonsepsi peserta didik pada materi cahaya dan alat optik. Hasil uji kepraktisan instrumen termasuk dalam kategori sangat praktis berdasarkan hasil respon guru dan respon siswa. Hasil respon guru terhadap instrumen diagnostik four tier test dengan indeks rata-rata persentase keputusan akhir sebesar 90,83% sedangkan hasil respon peserta didik terhadap instrumen diagnostik four tier test dengan indeks rata-rata persentase keputusan akhir sebesar 85,04%. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa instrumen diagnostik four tier test yang telah dikembangkan telah memenuhi kriteria dan dinyatakan layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi cahaya dan alat optik di SMP.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 89 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Lili Darlian | Affiliation unknown | 8 |
| Asmawati Munir | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Mashuni Mashuni | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Nurhidayah | Affiliation unknown | 2 |
| Damhuri Damhuri | Affiliation unknown | 2 |
| Kasman Arifin | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Aswan Aswan | Affiliation unknown | 1 |
| Asrul Sani | Affiliation unknown | 1 |
| Sri Ambardini | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Dirvamena Boer | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Darwis Suleman | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Fahyuddin Fahyuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Santi Septiana | Affiliation unknown | 1 |
| Sartina Buton | Affiliation unknown | 1 |
| Novi Nurdiyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Syahruramadhan | Affiliation unknown | 1 |
| Nike Lesmana | Affiliation unknown | 1 |
| Rasna Hengki | Affiliation unknown | 1 |
| Ima La Awu | Affiliation unknown | 1 |
| Akhmad Sidiq Riza | Affiliation unknown | 1 |
| Safilu Safilu | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Risna | Affiliation unknown | 1 |
| Andri Priono | Affiliation unknown | 1 |
| Noni Andriani | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Wahidah | Affiliation unknown | 1 |
| Suarna Samai | Affiliation unknown | 1 |
| Ilma Nur Rizki | Affiliation unknown | 1 |
| Aisyah Aisyah | Affiliation unknown | 1 |
| Muzuni Muzuni | Affiliation unknown | 1 |
| Haidin Haidin | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Wirdhana Ahmad | Affiliation unknown | 1 |
| Desty Tryaswaty | Affiliation unknown | 1 |
| A. Nurhana | Affiliation unknown | 1 |
| Marwati Arji | Affiliation unknown | 1 |
| Wina Rezky | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Sitti Nurhaliza | Affiliation unknown | 1 |
| M. Rajab Sutra Mijaya | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.