Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EFEKTIFITAS MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD NEGERI 06 KENDARI

Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA · Vol. 4 No. 1 (2022) · pp. 29–35

DOI
10.33772/biofiskim.v4i1.25775
ISSN
2684-995X
Published
2022-06-30
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh model inkuiri terhadap peningkatan pemahaman konsep pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 06 Kendari. 2) pengaruh model inkuiri terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 06 Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Kendari yang berjumlah 144 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan populasi dalam penelitian yakni 54 siswa yang terdiri dari 2 kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan rerata N-Gain pemahaman konsep IPA siswa kelas eksperimen adalah sebesar 77,59 lebih rendah dari rerata N-Gain pemahaman konsep IPA siswa pada kelas kontrol yaitu sebesar 83,14. Berdasarkan hasil uji menggunakan uij Wilcoxom menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang menerima pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran inkuiri lebih tinggi dibanding siswa yang menerima pembayaran model konvensional, diperoleh nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari aplha (0,05). Aktivitas pembelajaran dengan penerapan model pembelajran inkuiri diduga lebih efektif dalam meningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Hal ini terjadi karena model pembelajaran inkuiri sangat menekankan kepada kesadaran siswa dalam mengembankan kemampuan kognisinya dalam setiap tahapan inti pembelajaran inkuiri.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 132 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo7
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo4
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo3
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhammad FitrawanUniversitas Halu Oleo3
La AbaUniversitas Halu Oleo2
Nurramadhani Armada SidaUniversitas Halu Oleo2
Aswani AswaniUniversitas Halu Oleo2
Sabarudin SabarudinUniversitas Halu Oleo2
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown2
Abraham RahmanAffiliation unknown2
La HarimuAffiliation unknown2
Muhammad ArbaAffiliation unknown2
Vica AspadiahAffiliation unknown2
Ali OktoUniversitas Halu Oleo1
Suryawan AsfarUniversitas Halu Oleo1
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo1
Marwan Zam MiliUniversitas Halu Oleo1
Rina AndriyaniAffiliation unknown1
Syahabudin SyahabudinAffiliation unknown1
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo1
Syahbudin SyahbudinUniversitas Halu Oleo1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Rifa’atul MahmuddahUniversitas Halu Oleo1
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo1
Sari Sukmawati KapotaUniversitas Halu Oleo1
Hasyim AbdillahUniversitas Halu Oleo1
Ritawati AsafAffiliation unknown1
Jahidin JahidinAffiliation unknown1
Makrawati MakrawatiAffiliation unknown1
La SarimuAffiliation unknown1
Muliatin MuliatinAffiliation unknown1
Sitti AisyahAffiliation unknown1
Muhammad Imin JayaAffiliation unknown1
Linda PriartiAffiliation unknown1
Syam FebriantaraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIFITAS MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN  PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS  SISWA KELAS V SD NEGERI 06 KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Rahminingsih, Endah</dc:creator>
	<dc:creator>Jahiddin, Jahiddin</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslin, Ruslin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">model inkuiri, pemahaman konsep IPA, Keterampilan berpikir kritis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui 1) pengaruh model inkuiri terhadap peningkatan pemahaman konsep pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 06 Kendari. 2) pengaruh model inkuiri terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 06 Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Kendari yang berjumlah 144 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan populasi dalam penelitian yakni 54 siswa yang terdiri dari 2 kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan rerata N-Gain pemahaman konsep IPA siswa kelas eksperimen adalah sebesar 77,59 lebih rendah dari rerata N-Gain pemahaman konsep IPA siswa pada kelas kontrol yaitu sebesar 83,14. Berdasarkan hasil uji menggunakan uij Wilcoxom menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang menerima pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran inkuiri lebih tinggi dibanding siswa yang menerima pembayaran model konvensional, diperoleh nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari aplha (0,05). Aktivitas pembelajaran dengan penerapan model pembelajran inkuiri diduga lebih efektif dalam meningkatan pemahaman konsep IPA siswa. Hal ini terjadi karena model pembelajaran inkuiri sangat menekankan kepada kesadaran siswa dalam mengembankan kemampuan kognisinya dalam setiap tahapan inti pembelajaran inkuiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/article/view/25775</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/biofiskim.v4i1.25775</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA; Vol 4, No 1 (2022); 29-35</dc:source>
	<dc:source>2684-995X</dc:source>
	<dc:source>10.33772/biofiskim.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/article/view/25775/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA</dc:rights>
</oai_dc:dc>