Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN MISKONSEPSI DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI STOIKIOMETRI DI SMA

Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA · Vol. 4 No. 1 (2022) · pp. 67–75

DOI
10.33772/biofiskim.v4i1.25782
ISSN
2684-995X
Published
2022-06-30
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi miskonsepsi, minat belajar serta hubungan miskonsepsi dan minat belajar peserta didik. Subyek penelitian ini merupakan peserta didik kelas X IPA Se-Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik dan angket minat belajar. Tes diagnostik berupa pilihan ganda dengan alasan terbuka dengan Metode Certanty of Response Index (CRI) digunakan untuk mengukur miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik. Angket minat belajar digunakan untuk mengetahui minat belajar peserta didik pada materi stoikiometri. Teknik analisis data pada tes diagnostik dan angket menggunakan teknik penskoran dan persentase dan hubungan miskonsepsi dengan minat belajar kimia menggunakan Metode Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik SMA Negeri di Kabupaten Konawe Selatan tidak memahami materi stoikiometri. Hal ini terlihat dengan persentase jumlah peserta didik memahami materi stoikiometri masih tergolong rendah. Secara umum jumlah peserta didik yang memahami konsep stoikiometri sebanyak 21% (P), peserta didik yang memahami tetapi kurang yakin sebanyak 1% (PKKY), peserta didik yang tidak memahami sebanyak 15% (T) dan peserta didik yang mengalami miskonsepsi sebanyak 63% (M). Minat peserta didik pada materi stoikiometri mencapai 62% dengan kategori cukup baik. Nilai rhitung = -0,27 menunjukkan minat belajar kimia peserta didik berbanding terbalik dengan miskonsepsi pada materi stoikiometri yaitu semakin rendah minat belajar kimia maka semakin tinggi miskonsepsi yang terjadi pada materi stoikiometri.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 75 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yuniati TewaAffiliation unknown3
La HarimuAffiliation unknown2
Maysara MaysaraUniversitas Halu Oleo2
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown2
Hartina BatoaAffiliation unknown2
Mardin MardinAffiliation unknown2
Djabar GzalibAffiliation unknown1
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo1
Nurdiana NurdianaAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Wa Ode Fitra RamadhanAffiliation unknown1
Dian AnggreniAffiliation unknown1
Marimar MarimarAffiliation unknown1
Zainal AbidinAffiliation unknown1
RAHMANPIU RAHMANPIUAffiliation unknown1
Narma NarmaAffiliation unknown1
Masria MasriaAffiliation unknown1
Suciatni Elsa HusnawawiAffiliation unknown1
Afresha DesyantiAffiliation unknown1
La RudiUniversitas Halu Oleo1
Euis NurmiatiAffiliation unknown1
Saefuddin SaefuddinUniversitas Halu Oleo1
Winda SariAffiliation unknown1
Masrudin MasrudinAffiliation unknown1
Haeruddin HaeruddinAffiliation unknown1
Misna MisnaAffiliation unknown1
Fatimah AzharaAffiliation unknown1
Aceng HaetamiAffiliation unknown1
Nur IffahAffiliation unknown1
Ibnu Razak AminAffiliation unknown1
Haeruddin HaeruddinAffiliation unknown1
Hasan AedyAffiliation unknown1
La Ode AntoAffiliation unknown1
Andi SeptianaUniversitas Halu Oleo1
La Ode KadidaeAffiliation unknown1
Lina LestariUniversitas Halu Oleo1
Rasas RayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN MISKONSEPSI DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK  PADA MATERI STOIKIOMETRI DI SMA</dc:title>
	<dc:creator>Supriyadi, Supriyadi</dc:creator>
	<dc:creator>Dahlan, Dahlan</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Miskonsepsi, Minat Belajar, Stoikiometri, Metode Certanty Of Response Index (CRI), Metode Pearson   Product Moment</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui deskripsi miskonsepsi, minat belajar serta hubungan miskonsepsi dan minat belajar peserta didik. Subyek penelitian ini merupakan peserta didik kelas X IPA Se-Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik dan angket minat belajar. Tes diagnostik berupa pilihan ganda dengan alasan terbuka dengan Metode Certanty of Response Index (CRI) digunakan untuk mengukur miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik. Angket minat belajar digunakan untuk mengetahui minat belajar peserta didik pada materi stoikiometri. Teknik analisis data pada tes diagnostik dan angket menggunakan teknik penskoran dan persentase dan hubungan miskonsepsi dengan minat belajar kimia menggunakan Metode Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik SMA Negeri di Kabupaten Konawe Selatan tidak memahami materi stoikiometri. Hal ini terlihat dengan persentase jumlah peserta didik memahami materi stoikiometri masih  tergolong rendah. Secara umum jumlah peserta didik yang memahami konsep stoikiometri sebanyak 21% (P), peserta didik yang memahami tetapi kurang yakin sebanyak 1% (PKKY), peserta didik yang tidak memahami sebanyak 15% (T) dan peserta didik yang mengalami miskonsepsi sebanyak 63% (M). Minat peserta didik pada materi stoikiometri mencapai 62% dengan kategori cukup baik. Nilai rhitung = -0,27 menunjukkan minat belajar kimia peserta didik berbanding terbalik dengan miskonsepsi pada materi stoikiometri yaitu semakin rendah minat belajar kimia maka semakin tinggi miskonsepsi yang terjadi pada materi stoikiometri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/article/view/25782</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/biofiskim.v4i1.25782</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA; Vol 4, No 1 (2022); 67-75</dc:source>
	<dc:source>2684-995X</dc:source>
	<dc:source>10.33772/biofiskim.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Biofiskim/article/view/25782/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA</dc:rights>
</oai_dc:dc>