Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KESIAPSIAGAAN RUMAH TANGGA DALAM MENGANTISIPASI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) WANGGU

Jurnal Ecogreen · Vol. 3 No. 2 (2018) · pp. 59–69

ISSN
2407-9049
Published
2018-04-09
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKTindakan kesiapsiagaan yang dilakukan oleh rumah tangga dipengaruhi oleh latar belakang rumah tangga dan pengalaman rumah tangga terhadap bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan rumah tangga dalam mengantisipasi bencana banjir di Kelurahan Lepo-Lepo Kota Kendari.Penelitian ini dilaksanakan mulai April hingga Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah perwakilanrumah tanggayang dalam banyak kesempatan diwakili oleh kepala keluarga yang berada di daerah rawan banjir. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sementara itu teknik pengambilan datanya adalah dengan pengisian kuesioner, wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teori yang digunakan mengacu pada kesiapsiagaan dari LIPI-UNESCO(2006) yang terdiri dari empat parameter yakni pengetahuan dan sikap, sistem peringatan bencana, rencana tanggap darurat dan mobilisasi sumber daya. Berdasarkan hasil analisis data, secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan rumah tangga di Kelurahan Lepo-Lepo Kota Kendari dalam mengantisipasi bencana banjir sudah baik. Indeks gabungan dari empat parameter mencapai angka 69,43 yang dalam klasifikasi indeks kesiapsiagaan bencana termasuk kategori siap. Kata kunci: Bencana Banjir, Kesiapsiagaan Rumah Tangga, Lepo-Lepo ABSTRACTThe household backgrounds and experiences against disasters have been influencing the household preparednes measures. This research aims to recognize the levelof household preparednes in anticipating flood disaster in Lepo-Lepo sub-district of Kendari. This study was conducted from April to July 2017. The population of this study is representatives of all households that are in flood-prone areas (in most cases the household head). Simple random sampling technique was applied as the sampling technique, whereas filling questionnaires, interview, and observation were selected as the data collection methods. This research uses quantitative and qualitative descriptive approaches. The used theories refer to the preparednes level developed by LIPI-UNESCO (2006) consisting of four parameters namely knowledge and attitude, disaster warning system, emergency response plan and resource mobilization. Based on the data analysis, it can be concluded that the level of household preparedness in the study area in anticipating flood disaster was generally good. The composite index of four parameters scored 69,43 which in the preparednes index classification is categorized as a ready state. Keywords: Floods, Household Preparedness, Lepo-Lepo

Collaboration network of the authors

37 authors · 109 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La HamimuUniversitas Halu Oleo2
Hidrawati HidrawatiAffiliation unknown2
Damrin DamrinAffiliation unknown2
La Ode SiwiAffiliation unknown1
LA ODE SYAHRILAffiliation unknown1
Puji AnandaAffiliation unknown1
Muhammad FikarAffiliation unknown1
Maryce Agusthinus WalukouUniversitas Halu Oleo1
Zulfikar ZulfikarUniversitas Halu Oleo1
Sahta GintingUniversitas Halu Oleo1
Syamsu AlamUniversitas Halu Oleo1
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo1
Ovan Eka PrasetiaAffiliation unknown1
Albasri AlbasriUniversitas Halu Oleo1
Samuel A. PaembonanAffiliation unknown1
Syamsuddin MillangAffiliation unknown1
Lies IndriyaniAffiliation unknown1
Satria DewiyantiAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Sahindomi BanaAffiliation unknown1
La BacoAffiliation unknown1
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Laode safuanAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Harviyaddin HarviyaddinAffiliation unknown1
Kahirun KahirunUniversitas Halu Oleo1
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown1
La Baco SudiaAffiliation unknown1
Surya Cipta Ramadhan KeteAffiliation unknown1
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo1
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo1
Sariamin SahariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KESIAPSIAGAAN RUMAH TANGGA DALAM MENGANTISIPASI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) WANGGU</dc:title>
	<dc:creator>Murbawan, Ibnu</dc:creator>
	<dc:creator>Ma'ruf, Amar</dc:creator>
	<dc:creator>Manan, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKTindakan kesiapsiagaan yang dilakukan oleh rumah tangga dipengaruhi oleh latar belakang rumah tangga dan pengalaman rumah tangga terhadap bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan rumah tangga dalam mengantisipasi bencana banjir di Kelurahan Lepo-Lepo Kota Kendari.Penelitian ini dilaksanakan mulai April hingga Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah perwakilanrumah tanggayang dalam banyak kesempatan diwakili oleh kepala keluarga yang berada di daerah rawan banjir. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sementara itu teknik pengambilan datanya adalah dengan pengisian kuesioner, wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teori yang digunakan mengacu pada kesiapsiagaan dari LIPI-UNESCO(2006) yang terdiri dari empat parameter yakni pengetahuan dan sikap, sistem peringatan bencana, rencana tanggap darurat dan mobilisasi sumber daya. Berdasarkan hasil analisis data, secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan rumah tangga di Kelurahan Lepo-Lepo Kota Kendari dalam mengantisipasi bencana banjir sudah baik. Indeks gabungan dari empat parameter mencapai angka 69,43 yang dalam klasifikasi indeks kesiapsiagaan bencana termasuk kategori siap. Kata kunci : Bencana Banjir, Kesiapsiagaan Rumah Tangga, Lepo-Lepo  ABSTRACTThe household backgrounds and experiences against disasters have been influencing the household preparednes measures. This research aims to recognize the levelof household preparednes in anticipating flood disaster in Lepo-Lepo sub-district of Kendari. This study was conducted from April to July 2017. The population of this study is representatives of all households that are in flood-prone areas (in most cases the household head). Simple random sampling technique was applied as the sampling technique, whereas filling questionnaires, interview, and observation were selected as the data collection methods. This research uses quantitative and qualitative descriptive approaches. The used theories refer to the preparednes level developed by LIPI-UNESCO (2006) consisting of four parameters namely knowledge and attitude, disaster warning system, emergency response plan and resource mobilization. Based on the data analysis, it can be concluded that the level of household preparedness in the study area in anticipating flood disaster was generally good. The composite index of four parameters scored 69,43 which in the preparednes index classification is categorized as a ready state. Keywords : Floods, Household Preparedness, Lepo-Lepo</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/3878</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 3, No 2 (2017); 59 - 69</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/3878/2958</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>