Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK EROSI TOPOSEKUEN PADA TANAH MEDITERAN DI DAS GIRINDULU KABUPATEN PACITAN

Jurnal Ecogreen · Vol. 2 No. 1 (2018) · pp. 1–10

ISSN
2407-9049
Published
2018-04-03
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

penghancuran, perusakan, transportasi/redistribusi material tanah (Arsyad, 1989) dari satu tempat oleh kekuatan air dan/atau angin baik secara alamiah maupun oleh campur tangan manusia (Kartasapoetra dkk., 2000), lalu dideposisikan di tempat lain (Suripin, 2002; Lal, 2003). Erosi dapat terjadi pada berbagai jenis tanah dan dengan kondisi topografi tertentu. Desa Ngreco mempunyai kondisi topografi berbukit dan jenis tanah mediteran, telah terjadi proses erosi yang intensif. Material sedimen hasil erosi tampak terlihat pada lereng kaki bukit, dan jika terjadi hujan air sungai di kaki lereng menjadi keruh akibat sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya erosi dan karakteristik yang mempengaruhinya pada jenis tanah mediteran dengan topografi yang berbeda.Penelitian dilakukan dengan membuat plot sedimen, pengukuran data sedimen dan curah hujan dilakukan pada setiap kejadian hujan di lokasi plot sedimen. Data hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dengan cara menginterpretasi pola sedimentasi pada setiap kejadian hujan.Besarnya erosi toposekuen pada tanah mediteran di Desa Ngreco menunjukkan pola yang berbeda pada setiap plot sedimen, terutama terjadi diawal musim penghujan dan semuanya menunjukkan pola yang menurun kearah lebih stabil. Perbedaan karateristik besarnya erosi toposekuen pada tanah mediteran di Desa Ngreco dipengaruhi langsung oleh faktor iklim (curah hujan), faktor topografi (panjang dan kemiringan lereng), karakteristik tanah (tekstur, struktur dan permeabilitas tanah), serta kondisi vegetasi (tutupan kanopi dan serasah permukaan tanah). Kata Kunci: erosi, karakteristik, toposekuen

Collaboration network of the authors

40 authors · 105 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitra SalehAffiliation unknown8
Fitriani FitrianiAffiliation unknown6
Hasbullah SyafAffiliation unknown4
la Ode RustamAffiliation unknown4
Weka WidayatiAffiliation unknown3
Amiruddin TeaponAffiliation unknown3
Irfan IdoAffiliation unknown3
SYAMSU ALAMAffiliation unknown3
La Ode HadiniAffiliation unknown3
MUH TUFAILAAffiliation unknown3
Ahmad IskandarAffiliation unknown3
Anita IndriasaryAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Rusman RasyidAffiliation unknown2
Amira IsmiaAffiliation unknown2
wa Ode YusriaAffiliation unknown2
Najar NajarAffiliation unknown2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo1
M. Tufaila .Affiliation unknown1
Lies IndriyaniAffiliation unknown1
Wa Ode UlianaAffiliation unknown1
Salahudin SalahudinAffiliation unknown1
La Ode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Asis LawaAffiliation unknown1
YUnarni YunarniAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Erwin AnshariUniversitas Halu Oleo1
Fitra SalehUniversitas Halu Oleo1
Marwan ZamiliUniversitas Halu Oleo1
Irvandi Arya BrataAffiliation unknown1
La Ode Kasno ArifAffiliation unknown1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
Rika Ristiani AsniaAffiliation unknown1
Deriyawan DeriyawanAffiliation unknown1
Ari antoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK EROSI TOPOSEKUEN PADA TANAH MEDITERAN DI DAS GIRINDULU KABUPATEN PACITAN</dc:title>
	<dc:creator>Mey, Djafar</dc:creator>
	<dc:creator>Karim, Jufri</dc:creator>
	<dc:creator>Sadikin, Aqshan</dc:creator>
	<dc:creator>Hadun, Ramli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">penghancuran, perusakan, transportasi/redistribusi material tanah (Arsyad, 1989) dari satu tempat oleh kekuatan air dan/atau angin baik secara alamiah maupun oleh campur tangan manusia (Kartasapoetra dkk., 2000), lalu dideposisikan di tempat lain (Suripin, 2002; Lal, 2003). Erosi dapat terjadi pada berbagai jenis tanah dan dengan kondisi topografi tertentu. Desa Ngreco mempunyai kondisi topografi berbukit dan jenis tanah mediteran, telah terjadi proses erosi yang intensif. Material sedimen hasil erosi tampak terlihat pada lereng kaki bukit, dan jika terjadi hujan air sungai di kaki lereng menjadi keruh akibat sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya erosi dan karakteristik yang mempengaruhinya pada jenis tanah mediteran dengan topografi yang berbeda.Penelitian dilakukan dengan membuat plot sedimen, pengukuran data sedimen dan curah hujan dilakukan pada setiap kejadian hujan di lokasi plot sedimen. Data hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dengan cara menginterpretasi pola sedimentasi pada setiap kejadian hujan.Besarnya erosi toposekuen pada tanah mediteran di Desa Ngreco menunjukkan pola yang berbeda pada setiap plot sedimen, terutama terjadi diawal musim penghujan dan semuanya menunjukkan pola yang menurun kearah lebih stabil. Perbedaan karateristik besarnya erosi toposekuen pada tanah mediteran di Desa Ngreco dipengaruhi langsung oleh faktor iklim (curah hujan), faktor topografi (panjang dan kemiringan lereng), karakteristik tanah (tekstur, struktur dan permeabilitas tanah), serta kondisi vegetasi (tutupan kanopi dan serasah permukaan tanah). Kata Kunci : erosi, karakteristik, toposekuen</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/3824</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 2, No 1 (2016); 1 - 10</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/3824/2915</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>