Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

KAJIAN PEMANFAATAN MODEL PENGETAHUAN UNTUK MEMBANGUN SUATU MODEL ARSITEKTUR JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST BERBASIS-ATURAN)

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 6 No. 1 (2007) · pp. 1–10

DOI
10.12962/j24068535.v6i1.a181
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2007-01-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Jaringan syaraf tiruan (JST) banyak mendapat kritikan sebagai model kotak hitam yang walaupun dapat mengambil suatu kesimpulan dengan baik namun tidak mampu menjelaskan secara logis mengapa kesimpulan tersebut masuk akal untuk diambil. Pada makalah ini ditunjukkan bahwa pernyataan ini tidak sepenuhnya benar dengan cara memperkenalkan JST yang dapat melakukan penalaran mundur pada klausa definite logika proposisi maupun logika orde pertama. JST yang digunakan bukan merupakan JST konvensional seperti propagasi-balik (backpropagation) yang fitur utamanya adalah pembelajaran statistikal. JST yang digunakan adalah JST nonstatistik yang dibuat sedemikian rupa sehingga cocok digunakan untuk melakukan penalaran secara logis dengan kemampuan untuk memberikan argumentasi terhadap kesimpulan yang diperolehnya. JST pada makalah ini merupakan model inferensi yang massively parallel sehingga dapat digunakan untuk melakukan penalaran dengan lebih efisien jika dijalankan pada sistem komputer paralel.Kata Kunci: jaringan syaraf tiruan, argumentasi, penalaran, inferensi, klausa definite, massively parallel.

Collaboration network of the authors

4 authors · 4 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • STMIK Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rinaldi MunirBandung Institute of Technology1
Tedjo DarmantoSTMIK Bandung1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KAJIAN PEMANFAATAN MODEL PENGETAHUAN UNTUK MEMBANGUN SUATU MODEL ARSITEKTUR JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST BERBASIS-ATURAN)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Supriana, Iping</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zacharias, Theo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Jaringan syaraf tiruan (JST) banyak mendapat kritikan sebagai model kotak hitam yang walaupun dapat mengambil suatu kesimpulan dengan baik namun tidak mampu menjelaskan secara logis mengapa kesimpulan tersebut masuk akal untuk diambil. Pada makalah ini ditunjukkan bahwa pernyataan ini tidak sepenuhnya benar dengan cara memperkenalkan JST yang dapat melakukan penalaran mundur pada klausa definite logika proposisi maupun logika orde pertama. JST yang digunakan bukan merupakan JST konvensional seperti propagasi-balik (backpropagation) yang fitur utamanya adalah pembelajaran statistikal. JST yang digunakan adalah JST nonstatistik yang dibuat sedemikian rupa sehingga cocok digunakan untuk melakukan penalaran secara logis dengan kemampuan untuk memberikan argumentasi terhadap kesimpulan yang diperolehnya. JST pada makalah ini merupakan model inferensi yang massively parallel sehingga dapat digunakan untuk melakukan penalaran dengan lebih efisien jika dijalankan pada sistem komputer paralel.Kata Kunci: jaringan syaraf tiruan, argumentasi, penalaran, inferensi, klausa definite, massively parallel.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2007-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/181</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v6i1.a181</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 6, No 1 Januari 2007; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/181/136</dc:relation>
</oai_dc:dc>