Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI KEARIFAN DAN INOVASI LOKAL PETANI JAGUNG DI DESA KASAKAMU, KECAMATAN KUSAMBI, KABUPATEN MUNA BARAT

Jurnal Ecogreen · Vol. 4 No. 2 (2018) · pp. 111–118

ISSN
2407-9049
Published
2018-10-29
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kearifan lokal petani jagung dalam pengelolaan pertanian dan bentuk inovasi petani jagung sebagai respon terhadap variabilitas iklim di Desa Kasakamu Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilaksanakan mulai Februari hingga Maret 2018, dengan menggunakan metode penentuan sampel dengan teknik bola salju (snow ball). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Petani Jagung di Desa Kasakamu memiliki kearifan lokal dalam pengelolaan lahan pertanian yang masih dipertahankan hingga saat ini seperti pada aktivitas pembukaan lahan (Detambori), pembabatan rumput atau penebangan kayu, pembuatan pagar tanaman, pembakaran (Desula), Kaago-agono galu, penanaman, pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung, pemanenan dan penyimpanan hasil panen jagung. Sementara itu, bentuk inovasi lokal petani jagung hanya tampak pada beberapa tahapan bertani saja, yaitu pada pengolahan tanah, penanaman dan pemeliharaan tanaman jagung. Hal ini disebabkan karena terbatasnya tenaga penyuluh pertanian, adanya andil tingkat pendidikan petani yang rendah dan kurangnya motivasi mereka dalam berinovasi. Kata Kunci: Identifikasi, Kearifan lokal, Inovasi lokal, Petani jagung. ABSTRACTThis study aims to identify the forms of local wisdom and innovation that have been practiced and or implemented by the corn farmers as response to the climatic variabilities in Kasakamu village, West Muna of Southeast Sulawesi. The study was conducted from February to March 2018 by using a snow ball technique. The results show that the farmers have local wisdom in agricultural land management that has been handed over many generations and still practiced currently such as land clearing (Detambori), grass removing or trees cutting, fence making, land burning (Desula), Kaago-agono galu, planting, crops growing and treatment, crops harvesting and storing. The study has also revealed that the corn farmers are not well innovating due to lack of extention workers provided by the district government, lack of formal education and motivation to innovate. Keywords: Identification, Local Wisdom, Innovation, Corn Farmers of Kasakamu

Collaboration network of the authors

40 authors · 113 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La HamimuUniversitas Halu Oleo2
Hidrawati HidrawatiAffiliation unknown2
Ibnu MurbawanAffiliation unknown2
La Ode SiwiAffiliation unknown1
LA ODE SYAHRILAffiliation unknown1
Puji AnandaAffiliation unknown1
Muhammad FikarAffiliation unknown1
Maryce Agusthinus WalukouUniversitas Halu Oleo1
Zulfikar ZulfikarUniversitas Halu Oleo1
Sahta GintingUniversitas Halu Oleo1
Syamsu AlamUniversitas Halu Oleo1
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo1
Ovan Eka PrasetiaAffiliation unknown1
Albasri AlbasriUniversitas Halu Oleo1
Samuel A. PaembonanAffiliation unknown1
Syamsuddin MillangAffiliation unknown1
Lies IndriyaniAffiliation unknown1
Satria DewiyantiAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Sahindomi BanaAffiliation unknown1
La BacoAffiliation unknown1
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Laode safuanAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Harviyaddin HarviyaddinAffiliation unknown1
Kahirun KahirunUniversitas Halu Oleo1
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown1
La Baco SudiaAffiliation unknown1
Surya Cipta Ramadhan KeteAffiliation unknown1
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo1
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo1
Sariamin SahariAffiliation unknown1
Amril HansAffiliation unknown1
Habibi PalippuiAffiliation unknown1
Daeng ParokaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI KEARIFAN DAN  INOVASI  LOKAL PETANI JAGUNG  DI DESA KASAKAMU, KECAMATAN KUSAMBI,  KABUPATEN MUNA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Damrin, Damrin</dc:creator>
	<dc:creator>Ma'ruf, Amar</dc:creator>
	<dc:creator>Manan, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kearifan lokal petani jagung dalam pengelolaan pertanian dan bentuk inovasi petani jagung sebagai respon terhadap variabilitas iklim di Desa Kasakamu Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilaksanakan mulai Februari hingga Maret 2018, dengan menggunakan metode penentuan sampel dengan teknik bola salju (snow ball). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Petani Jagung di Desa  Kasakamu memiliki kearifan lokal dalam pengelolaan lahan pertanian yang masih dipertahankan hingga saat ini seperti pada aktivitas pembukaan lahan (Detambori), pembabatan rumput atau penebangan kayu, pembuatan pagar tanaman, pembakaran (Desula), Kaago-agono galu, penanaman, pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung, pemanenan dan penyimpanan hasil panen jagung. Sementara itu, bentuk inovasi lokal petani jagung hanya tampak pada beberapa tahapan bertani saja, yaitu pada pengolahan tanah, penanaman dan pemeliharaan tanaman jagung. Hal ini disebabkan karena terbatasnya tenaga penyuluh pertanian, adanya andil tingkat pendidikan petani yang rendah dan kurangnya motivasi mereka dalam berinovasi. Kata Kunci : Identifikasi, Kearifan lokal, Inovasi lokal, Petani jagung. ABSTRACTThis study aims to identify the forms of local wisdom and innovation that have been practiced and or implemented by the corn farmers as response to the climatic variabilities in Kasakamu village, West Muna of Southeast Sulawesi. The study was conducted from February to March 2018 by using a snow ball technique. The results show that the farmers have local wisdom in agricultural land management that has been handed over many generations and still practiced currently such as land clearing (Detambori), grass removing or trees cutting, fence making, land burning (Desula), Kaago-agono galu, planting, crops growing and treatment, crops harvesting and storing. The study has also revealed that the corn farmers are not well innovating due to lack of extention workers provided by the district government, lack of formal education and motivation to innovate. Keywords: Identification, Local Wisdom, Innovation, Corn Farmers of Kasakamu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4800</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 4, No 2 (2018); 111 - 118</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4800/3609</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>