Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KAJIAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH MASYARAKAT SUKU TOLAKI DESA TATANGGE PADA KAWASAN TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI

Jurnal Ecogreen · Vol. 4 No. 2 (2018) · pp. 161–168

ISSN
2407-9049
Published
2018-10-29
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKKeberagaman hayati sangat membantu masyarakat di dalam pemenuhan kebutuhan termasuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan bahan obat-obatan. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan obat-obatan telah lama dan secara turun temurun dilakukan sebagai bentuk adaptasi masyarakat terhadap lingkungannya. Begitu pula yang dilakukan masyarakat Suku Tolaki di Desa Tatangge yang masih menggunakan tumbuhan yang bersal dari kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai sebagai bahan obat. Sampai saat ini belum banyak informasi terkait pemanfaatan tumbuhan sebagi bahan obat sehingga perlu dilakukan penelitian. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey dan wawancara terhadap 20 responden meliputi tabib, petani, wiraswasta dan ibu rumah tangga menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 jenis dan 18 famili tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan yang habitusnya berupa pohon, semak dan liana. Keseluruhan tumbuhan tersebut di percaya dapat mengobati 25 jenis penyakit. Pemanfaatan bagian tumbuhan meliputi daun, akar, umbi, batang, buah, dan kulit batang. Pemanfaatannya sebagi obat luar dengan cara dioles maupun dikonsumsi berupa cairan yang direbus terlebih dahulu. Kata Kunci: Suku Tolaki, Desa Tatangge, Tumbuhan Obat, Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Collaboration network of the authors

40 authors · 148 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Universitas Syiah Kuala
  • Universiti Sains Malaysia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Umar Ode HasaniAffiliation unknown8
La Baco S.Affiliation unknown5
La Baco SudiaAffiliation unknown5
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo4
Sunarwan AsuhadiAffiliation unknown3
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown3
Hidrawati HidrawatiAffiliation unknown3
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo3
Alamsyah FlaminAffiliation unknown3
La GandriUniversitas Halu Oleo3
Muhamad Saleh QadriUniversitas Halu Oleo3
Satya Agustina LaksanannyAffiliation unknown3
Safril KasimUniversitas Halu Oleo3
La Ode MidiUniversitas Halu Oleo2
Lade AhmaliunUniversitas Halu Oleo2
Hafidah NurAffiliation unknown2
La Ode SiwiAffiliation unknown2
Abdul JalilPoliteknik Negeri Ujung Pandang2
Nasaruddin NasaruddinUniversitas Syiah Kuala2
La De AhmaliunAffiliation unknown2
Rosmarlinarsiah RosmarlinarsiahAffiliation unknown2
Zakiah UslinawatiAffiliation unknown2
Martijana MartijanaAffiliation unknown2
La Ode Agus Salim MandoUniversitas Halu Oleo2
Sitti MarwahUniversitas Halu Oleo2
ABDUL MANANAffiliation unknown2
Mukhtar MukhtarUniversiti Sains Malaysia1
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo1
La Ode JabuddinUniversitas Halu Oleo1
Samsir SamsirUniversitas Halu Oleo1
Rosmarlinasiah RosmarlinasiahUniversitas Halu Oleo1
Nurnaningsih HamzahUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode SariatiAffiliation unknown1
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo1
Umar Ode HasaniUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAJIAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH   MASYARAKAT SUKU TOLAKI DESA TATANGGE PADA  KAWASAN TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI</dc:title>
	<dc:creator>Arniawati, Arniawati</dc:creator>
	<dc:creator>Kahirun, Kahirun</dc:creator>
	<dc:creator>Arafah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Iryan, Iryan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKKeberagaman hayati sangat membantu masyarakat di dalam pemenuhan kebutuhan termasuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan bahan obat-obatan. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan obat-obatan telah lama dan secara turun temurun dilakukan sebagai bentuk adaptasi masyarakat terhadap lingkungannya. Begitu pula yang dilakukan masyarakat Suku Tolaki di Desa Tatangge yang masih menggunakan tumbuhan  yang bersal dari kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai sebagai bahan obat.  Sampai saat ini belum banyak informasi terkait pemanfaatan tumbuhan sebagi bahan obat sehingga perlu dilakukan penelitian. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey dan wawancara terhadap 20 responden meliputi tabib, petani, wiraswasta dan ibu rumah tangga menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 jenis dan 18 famili tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan yang habitusnya berupa pohon, semak dan liana.  Keseluruhan tumbuhan tersebut di percaya dapat mengobati 25 jenis penyakit. Pemanfaatan bagian tumbuhan meliputi daun, akar, umbi, batang, buah, dan kulit batang. Pemanfaatannya sebagi obat luar  dengan cara dioles maupun dikonsumsi berupa cairan  yang direbus terlebih dahulu. Kata Kunci :  Suku Tolaki, Desa Tatangge, Tumbuhan Obat, Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4815</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 4, No 2 (2018); 161 - 168</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4815/3616</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>