Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

VALUASI EKONOMI POTENSI MANGROVE DI KABUPATEN BUTON UTARA (BERDASARKAN VOLUME TEGAKAN)

Jurnal Ecogreen · Vol. 5 No. 1 (2019) · pp. 117–122

ISSN
2407-9049
Published
2019-04-01
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKHutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis, didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang-surut, pantai berlumpur (Bengen, 2003 dalam Dhimas Wiharyanto, 2010). Indriyanto (2006); Poedjirahajoe, dkk (2017) juga mengatakan bahwa hutan mangrove mempunyai manfaat ganda, baik dari aspek, ekonomi, maupun ekologi. Penelitan ini ditujukan untuk mengetahui nilai atau valuasi ekonomi hutan mangrove di Desa Dampala Jaya, Kabupaten Buton Utara. Desa Dampala Jaya merupakan bagian Kecamatan Kulisusu Barat yang memiliki luas hutan mangrove 1.860,12 ha (Peta tutupan lahan, 2009; Peta Potensi Desa BPS, 2014). Jenis data meliputi data ekologi dan ekonomi yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis vegetasi, Analisis Potensi Vegetasi Mangrove, Analisis Vegetasi, Analisis Biaya Penyusun Tegakan Pohon, Penentuan nilai ekonomi dari tegakan pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Dampala Jaya terdapat 5 (lima) jenis mangrove, antara lain Tongke (Bruguiera gymnorrhyza), Lumbe (Rhizophora stylosa), Kontawu (Xylocarpus granatum), Tompira (Heriteria littoralis), Buli (Bruguiera parviflora). Nilai INP tertinggi yaitu Tongke (Bruguiera gymnorrhyza) yaitu 95,75; dengan volume 85,81m3/ha; dimana nilai tegakannya adalah Rp. 94.392.047,00. Keyword:: tegakan mangrove, hutan mangrove, valuasi ekonomi

Collaboration network of the authors

9 authors · 13 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arniawati ArniawatiAffiliation unknown2
Niken PujirahayuUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Ristamala SariAffiliation unknown1
La Ode Agussalim MandoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">VALUASI EKONOMI POTENSI MANGROVE DI KABUPATEN BUTON UTARA (BERDASARKAN VOLUME TEGAKAN)</dc:title>
	<dc:creator>Laksananny, Satya Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Poedjirahajoe, Erny</dc:creator>
	<dc:creator>Purwanto, Ris Hadi</dc:creator>
	<dc:creator>Hermawan, Much. Taufiq Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKHutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis, didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang-surut, pantai berlumpur (Bengen, 2003 dalam Dhimas Wiharyanto, 2010). Indriyanto (2006); Poedjirahajoe, dkk (2017) juga mengatakan bahwa hutan mangrove mempunyai manfaat ganda, baik dari aspek , ekonomi, maupun ekologi. Penelitan ini ditujukan untuk mengetahui nilai atau valuasi ekonomi hutan mangrove di Desa Dampala Jaya, Kabupaten Buton Utara. Desa Dampala Jaya merupakan bagian Kecamatan Kulisusu Barat yang memiliki luas hutan mangrove 1.860,12 ha (Peta tutupan lahan, 2009; Peta Potensi Desa BPS, 2014).   Jenis data meliputi data ekologi dan ekonomi yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis vegetasi, Analisis Potensi Vegetasi Mangrove, Analisis Vegetasi, Analisis Biaya Penyusun Tegakan Pohon, Penentuan nilai ekonomi dari tegakan pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Dampala Jaya terdapat 5 (lima) jenis mangrove, antara lain Tongke (Bruguiera gymnorrhyza), Lumbe (Rhizophora stylosa), Kontawu (Xylocarpus granatum), Tompira (Heriteria littoralis), Buli (Bruguiera parviflora). Nilai INP tertinggi yaitu Tongke (Bruguiera gymnorrhyza) yaitu 95,75; dengan volume 85,81m3/ha; dimana nilai tegakannya adalah Rp. 94.392.047,00. Keyword : : tegakan mangrove, hutan mangrove, valuasi ekonomi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/6064</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 5, No 1 (2019); 117 - 122</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/6064/4461</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>