Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH EKSTRAK DAUN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) DALAM PENGAWETAN BAMBU BETUNG (DENDROCALAMUS ASPER BACKER) TERHADAP SERANGAN KUMBANG BUBUK

Jurnal Ecogreen · Vol. 4 No. 1 (2018) · pp. 39–42

ISSN
2407-9049
Published
2018-04-01
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKBambu di Indonesia diperkirakan 157 jenis, dan 50% diantaranya merupakan bambu endemik Indonesia. Umur panen yang relatif cepat yaitu 3 - 4 tahun serta mudahnya bambu tumbuh dan berkembang menjadikan bambu semakin banyak diminati oleh pengrajin untuk menafaatkan bambu dalam berbagai macam bentuk. Permasalahan yang kemudian timbul adalah umur pakai bahan yang terbuat dari bambu tidak bertahan lama karena rentan terhadap organisme perusak seperti kumbang bubuk dan rayap, permasalahan ini juga dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tenggara yang banyak memanfaatkan bambu dalam kehidupan sehari-harinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai bahan pengawet alami bambu betung (Dendrocalamus asper backer) terhadap serangan kumbang bubuk, serta memanfaatkan daun cengkeh sebagai pengawet alami. Perbandingan ekstrak daun cengkeh yang digunakan yaitu 0,75%, 1 % dan 1,5 %. Hasil penelitian menunjukkan pengawetan bambu betung dengan pengawet alami dari ekstrak daun cengkeh berpengaruh sangat nyata terhadap retensi dan penurunan berat bambu. Pemberian ekstrak daun cengkeh dengan konsentrasi 1,5 % memberikan hasil yang lebih baik untuk semua variabel pengamatan.Kata Kunci: Bambu betung, pengawetan, kumbang bubuk, ekstrak kulit cengkeh

Collaboration network of the authors

40 authors · 144 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Zakiah UslinawatyUniversitas Halu Oleo12
Abigael KabeUniversitas Halu Oleo7
Sitti MarwahUniversitas Halu Oleo7
Rosmarlinasiah RosmarlinasiahUniversitas Halu Oleo6
Agus SetiawanUniversitas Halu Oleo4
Mustika SariUniversitas Halu Oleo3
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Anando D. TumadaUniversitas Halu Oleo2
Hasrudin HasrudinUniversitas Halu Oleo2
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo2
Safril KasimUniversitas Halu Oleo2
Supriadi SupriadiAffiliation unknown2
Istia Sitia WarniAffiliation unknown2
Zakiah UslinawatiAffiliation unknown2
Muhammad KhaeruddinAffiliation unknown2
Sitti Raslam TamaAffiliation unknown2
Marniati MarniatiAffiliation unknown2
Eko FitrionoAffiliation unknown2
Ifan Muhammad TamsisAffiliation unknown1
Mursidin LestariAffiliation unknown1
La Ode Agus Salim MandoUniversitas Halu Oleo1
Nur ArafahUniversitas Halu Oleo1
Lade AhmaliunUniversitas Halu Oleo1
Dewi fitrianiAffiliation unknown1
Davik DavikAffiliation unknown1
Iwan BahmidAffiliation unknown1
I Made Arya IrmawanAffiliation unknown1
Muhusana MuhusanaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Syaiten AlfaruqAffiliation unknown1
Satya Agustina LaksanannyAffiliation unknown1
Ardian ArdianAffiliation unknown1
Harianti HariantiAffiliation unknown1
Laode AlimuddinAffiliation unknown1
Anita IndriasaryAffiliation unknown1
La Ode Agus Salim MandoAffiliation unknown1
Faisal Danu TuheteruUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH EKSTRAK DAUN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) DALAM PENGAWETAN BAMBU BETUNG (DENDROCALAMUS ASPER BACKER) TERHADAP SERANGAN KUMBANG BUBUK</dc:title>
	<dc:creator>Hamzah, Nurnaningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Pujirahayu, Niken</dc:creator>
	<dc:creator>Hadjar, Nurhayati</dc:creator>
	<dc:creator>Rosdia, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKBambu di Indonesia diperkirakan 157 jenis, dan 50% diantaranya merupakan bambu endemik Indonesia. Umur panen yang relatif cepat yaitu 3 - 4 tahun serta mudahnya bambu tumbuh dan berkembang menjadikan bambu semakin banyak diminati oleh pengrajin untuk menafaatkan bambu dalam berbagai macam bentuk. Permasalahan yang kemudian timbul adalah umur pakai bahan yang terbuat dari bambu tidak bertahan lama karena rentan terhadap organisme perusak seperti kumbang bubuk dan rayap, permasalahan ini juga dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tenggara yang banyak memanfaatkan bambu dalam kehidupan sehari-harinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai bahan pengawet alami bambu betung (Dendrocalamus asper backer) terhadap serangan kumbang bubuk, serta memanfaatkan daun cengkeh sebagai pengawet alami. Perbandingan ekstrak daun cengkeh yang digunakan yaitu 0,75%, 1 % dan 1,5 %. Hasil penelitian menunjukkan pengawetan bambu betung dengan pengawet alami dari ekstrak daun cengkeh berpengaruh sangat nyata terhadap retensi dan penurunan berat bambu. Pemberian ekstrak daun cengkeh dengan konsentrasi 1,5 % memberikan hasil yang lebih baik untuk semua variabel pengamatan.Kata Kunci : Bambu betung, pengawetan, kumbang bubuk, ekstrak kulit cengkeh</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4159</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 4, No 1 (2018); 39 - 42</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/4159/3235</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>