Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONTRIBUSI KAWASAN TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI SEBAGAI PENYEDIA PANGAN BAGI MASYARAKAT DESA TATANGGE

Jurnal Ecogreen · Vol. 5 No. 1 (2019) · pp. 83–88

ISSN
2407-9049
Published
2019-04-01
Publisher
Universitas Haluoleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKSejak jaman dahulu masyarakat telah melakukan pemungutan hasil hutan berupa buah-buahan, pati-patian, umbi-umbian yang dijadikan sebagai bahan pangan keluarga. Hal demikina juga dilakukan oleh masyarakat Suku Tolaki di Desa Tatangge yang hingga saat ini masih memanfaatkan tumbuhan pangan dari kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW). Perlunya penelitian terkait tumbuhan pangan untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey dan wawancara terhadap 20 responden dengan menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 jenis dan 16 famili tumbuhan yang dimanfaatkan yang tidak terbatas pada buah tetapi juga beberapa species dapat dimanfaatkan secara keseluruhan, batang, daun dan umbi. Tidak semua tumbuhan yang dimanfaatkan bebas dari kandungan racun sehingga perlu pengolahan terlebih dahulu untuk menghilangkan racunnya.Bagian buah merupakan bagian yang paling banyak dimanfaatkan yaitu sebesar 48,28% Kata Kunci: Ketahanan pangan, Suku Tolaki, Desa Tatangge, Tumbuhan pangan, Taman Nasional Rawa Aopa

Collaboration network of the authors

40 authors · 148 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Universitas Syiah Kuala
  • Universiti Sains Malaysia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Umar Ode HasaniAffiliation unknown8
La Baco S.Affiliation unknown5
La Baco SudiaAffiliation unknown5
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo4
Sunarwan AsuhadiAffiliation unknown3
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown3
Hidrawati HidrawatiAffiliation unknown3
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo3
Alamsyah FlaminAffiliation unknown3
La GandriUniversitas Halu Oleo3
Muhamad Saleh QadriUniversitas Halu Oleo3
Satya Agustina LaksanannyAffiliation unknown3
Safril KasimUniversitas Halu Oleo3
La Ode MidiUniversitas Halu Oleo2
Lade AhmaliunUniversitas Halu Oleo2
Hafidah NurAffiliation unknown2
La Ode SiwiAffiliation unknown2
Abdul JalilPoliteknik Negeri Ujung Pandang2
Nasaruddin NasaruddinUniversitas Syiah Kuala2
La De AhmaliunAffiliation unknown2
Rosmarlinarsiah RosmarlinarsiahAffiliation unknown2
Zakiah UslinawatiAffiliation unknown2
Martijana MartijanaAffiliation unknown2
La Ode Agus Salim MandoUniversitas Halu Oleo2
Sitti MarwahUniversitas Halu Oleo2
ABDUL MANANAffiliation unknown2
Mukhtar MukhtarUniversiti Sains Malaysia1
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo1
La Ode JabuddinUniversitas Halu Oleo1
Samsir SamsirUniversitas Halu Oleo1
Rosmarlinasiah RosmarlinasiahUniversitas Halu Oleo1
Nurnaningsih HamzahUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode SariatiAffiliation unknown1
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo1
Umar Ode HasaniUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONTRIBUSI KAWASAN TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI SEBAGAI PENYEDIA PANGAN BAGI MASYARAKAT  DESA TATANGGE</dc:title>
	<dc:creator>Arniawati, Arniawati</dc:creator>
	<dc:creator>Kahirun, Kahirun</dc:creator>
	<dc:creator>Arafah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Iryan, Iryan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKSejak jaman dahulu masyarakat telah melakukan pemungutan hasil hutan berupa buah-buahan, pati-patian, umbi-umbian yang dijadikan sebagai bahan pangan keluarga.  Hal demikina juga dilakukan oleh masyarakat Suku Tolaki di Desa Tatangge yang hingga saat ini masih memanfaatkan tumbuhan pangan dari kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW). Perlunya penelitian terkait tumbuhan pangan untuk mendukung ketahanan pangan lokal. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey dan wawancara terhadap 20 responden dengan menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 jenis dan 16 famili tumbuhan yang dimanfaatkan yang  tidak terbatas pada buah tetapi juga beberapa species dapat dimanfaatkan secara keseluruhan, batang, daun dan umbi. Tidak semua tumbuhan yang dimanfaatkan bebas dari kandungan racun sehingga perlu pengolahan terlebih dahulu untuk menghilangkan racunnya.Bagian buah merupakan bagian yang paling banyak dimanfaatkan yaitu sebesar 48,28% Kata Kunci : Ketahanan pangan, Suku Tolaki, Desa Tatangge, Tumbuhan pangan, Taman Nasional Rawa Aopa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Haluoleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/6056</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ecogreen; Vol 5, No 1 (2019); 83 - 88</dc:source>
	<dc:source>2407-9049</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/green/article/view/6056/4453</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Ecogreen</dc:rights>
</oai_dc:dc>