Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PERBANDINGAN ANALISIS SANDI LINEAR TERHADAP AES, DES, DAN AE1

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 6 No. 2 (2007) · pp. 57–63

DOI
10.12962/j24068535.v6i2.a188
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2007-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

AES (Advanced Encryption Standard) menjadi algoritma enkripsi standar Amerika sejak tahun 2001 untuk menggantikan DES (Data Encryption Standard) yang telah digunakan jutaan pengguna di seluruh dunia dalam beberapa dekade. AES dirancang agar dapat diimplementasikan pada berbagai platform software dan hardware dengan efisien. Sementara studi pembuatan algoritma enkripsi telah banyak mendapat perhatian di tanah air, penelitian tentang pembuktian keamanannya masih sangat sedikit. Pada makalah ini akan dibahas mengenai cara membuktikan keamanan AES menghadapi analisis sandi linear (ASL). Semua algoritma enkripsi bertaraf internasional yang baru dibuat hingga tahun terkini, selalu dianalisis dengan ASL sebagai dasarnya. Kemudian juga dibahas bagaimana analisis sandi linear bekerja terhadap DES dan AE1 (Algoritma Enkripsi 1). AE1 adalah algoritma yang pernah dibuat oleh peneliti. Makalah ini memberikan penjelasan bagaimana AE1 lebih baik dalam menghadapi ASL dibanding AES dan DES. Akan tetapi ini tidak menjamin bahwa AE1 lebih unggul dalam sifat kriptografi lainnya.Kata kunci: AES, DES, AE1, analisis sandi linear

Collaboration network of the authors

7 authors · 15 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • Universitas Komputer Indonesia
  • Akademi Angkatan Udara
  • Politeknik Negeri Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarwono SutiknoBandung Institute of Technology2
Arif SasongkoBandung Institute of Technology1
Hidayat HidayatUniversitas Komputer Indonesia1
Arwin Datumaya Wahyudi SumariPoliteknik Negeri Malang1
Adang Suwandi AhmadAkademi Angkatan Udara1
Septafiansyah Dwi PutraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERBANDINGAN ANALISIS SANDI LINEAR TERHADAP AES, DES, DAN AE1</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Yusuf</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">AES (Advanced Encryption Standard) menjadi algoritma enkripsi standar Amerika sejak tahun 2001 untuk menggantikan DES (Data Encryption Standard) yang telah digunakan jutaan pengguna di seluruh dunia dalam beberapa dekade. AES dirancang agar dapat diimplementasikan pada berbagai platform software dan hardware dengan efisien. Sementara studi pembuatan algoritma enkripsi telah banyak mendapat perhatian di tanah air, penelitian tentang pembuktian keamanannya masih sangat sedikit. Pada makalah ini akan dibahas mengenai cara membuktikan keamanan AES menghadapi  analisis sandi linear (ASL). Semua algoritma enkripsi bertaraf internasional yang baru dibuat hingga tahun terkini, selalu dianalisis dengan ASL sebagai dasarnya.  Kemudian juga dibahas bagaimana analisis sandi linear bekerja terhadap DES dan AE1 (Algoritma Enkripsi 1). AE1 adalah algoritma yang pernah dibuat oleh peneliti. Makalah ini memberikan penjelasan bagaimana AE1 lebih baik dalam menghadapi ASL dibanding AES dan DES. Akan tetapi ini tidak menjamin bahwa AE1 lebih unggul dalam sifat kriptografi lainnya.Kata kunci :  AES, DES, AE1, analisis sandi linear</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2007-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/188</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v6i2.a188</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 6, No 2 Juli 2007; 57-63</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/188/143</dc:relation>
</oai_dc:dc>