Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Peran Kelembagaan Kelompok Tani Dalam Sistem Pemasaran Beras (Studi Kasus di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan)

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2020) · pp. 119–126

DOI
10.37149/11344
Published
2020-03-20
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Pentingnya kelembagaan bagi petani diakui dalam pembangunan pertanian, akan tetapi kenyataannya masih banyak lembaga-lembaga petani yang tidak melakukan perannya sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk: mengidentifikasi peran kelembagaan pemasaran beras dan hubungan antara kelembagaan pemasaran dengan kelembagaan kelompok tani beras yang ada di Desa Parumpanai. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara langsung dengan lembaga pemasaran. Data diperoleh berupa wawancara dan observasi, dengan jumlah informan sebanyak 4 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa peran kelembagaan pemasaran yang ada di Desa Parumpanai Kecamatan Wasuponda, belum menggunakan fungsi-fungsi pemasaran serta memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen secara maksimal dan campur tangan mengenai pemasaran hasil produksi pertanian petani padi, baik dari segi sarana pemasaran maupun prasarananya sehingga mempengaruhi kegiatan pertanian. Hubungan antara kelembagaan pemasaran dengan kelembagaan kelompok tani beras sudah terlihat dengan adanya gabungan kelompok tani beras dan penyuluhan yang dibentuk oleh pemerintah untuk memberdayakan petani padi.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 31 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown1
NurfaidaAffiliation unknown1
Katriani MantjaAffiliation unknown1
Feranita HaringAffiliation unknown1
Muh. FariedAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peran Kelembagaan Kelompok Tani Dalam Sistem Pemasaran Beras (Studi Kasus  di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur,  Provinsi Sulawesi Selatan)</dc:title>
	<dc:creator>Busthanul, Nurbaya</dc:creator>
	<dc:creator>Diansari, Pipi</dc:creator>
	<dc:creator>Abeng, Febrianto Tandi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Petani; Peran kelembagaan pemasaran; Desa Parumpanai</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pentingnya kelembagaan bagi petani diakui dalam pembangunan pertanian, akan tetapi kenyataannya masih banyak lembaga-lembaga petani yang tidak melakukan perannya sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk:  mengidentifikasi peran kelembagaan pemasaran beras dan hubungan antara kelembagaan pemasaran dengan kelembagaan kelompok tani beras yang ada di Desa Parumpanai. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara langsung dengan lembaga pemasaran. Data diperoleh berupa wawancara dan observasi, dengan jumlah informan sebanyak 4 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa peran kelembagaan pemasaran yang ada di Desa Parumpanai Kecamatan Wasuponda, belum menggunakan fungsi-fungsi pemasaran serta memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen secara maksimal dan campur tangan mengenai pemasaran hasil produksi pertanian petani padi, baik dari segi sarana pemasaran maupun prasarananya sehingga mempengaruhi kegiatan pertanian. Hubungan antara kelembagaan pemasaran dengan kelembagaan kelompok tani beras sudah terlihat dengan adanya gabungan kelompok tani beras dan penyuluhan yang dibentuk oleh pemerintah untuk memberdayakan petani padi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-03-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/11344</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/11344</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL PANGAN DAN PERKEBUNAN (Realitas Pangan dan Perkebunan saat ini dan Prospeknya Menuju Swasembada yang Berkelanjutan) Tahun 2018; 119 - 126</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/11344/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>