Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Prosiding

Aplikasi SWOT-AHP untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Komoditas Padi Sawah di Provinsi Sulawesi Tenggara

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 416–426

DOI
10.37149/8714
Published
2015-03-09
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Beras adalah makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia dan merupakan komoditas strategis. Akan tetapi produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi yang terus meningkat sehingga masih dilakukan impor untuk menutupi kekurangan suplai. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan komoditas padi sawah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Data dan informasi dikumpulkan melalui survei lapangan, desk study, kuesioner, dan wawancara mendalam dengan peneliti dan pengambil kebijakan. Analisis yang digunakan adalah SWOT-AHP yang mengkombinasikan analisa Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dengan metode ini, faktor-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman diidentifikasi dan kemudian dilakukan perbandingan berpasangan antara faktor-faktor di dalam masing-masing kelompok SWOT dan antara kelompok SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Kekuatan mendapat eigenvalue tertinggi (0,329), disusul oleh Peluang (0,299), Kelemahan (0,258), dan Ancaman (0,114). Faktor paling penting adalah “beras merupakan bahan pangan pokok” dari kelompok Kekuatan, disusul oleh “permintaan beras terus meningkat”(Peluang), “modal petani terbatas” (Kelemahan), dan “cekaman lingkungan biotik dan abiotik” (Ancaman). Pendekatan SWOT-AHP terbukti berguna untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi signifikansi relatif dari faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan komoditas padi sawah, dan bisa digunakan untuk menetapkan strategi dan kebijakan yang perlu diambil ke depan.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 156 co-authorship links · 10 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Institut Agama Islam Negeri Sorong
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo17
Munirwan ZaniUniversitas Halu Oleo7
Lukman YunusAffiliation unknown5
Surni SurniAffiliation unknown5
Awaluddin HamzahUniversitas Halu Oleo4
Putu ArimbawaAffiliation unknown4
Sarinah SarinahAffiliation unknown4
Hartina BatoaAffiliation unknown3
Fahria Nadiryati SadimantaraUniversitas Halu Oleo3
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo3
Salamah SalamahAffiliation unknown2
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo2
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara2
Salahuddin SalahuddinUniversitas Gadjah Mada2
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Darwan DarwanAffiliation unknown2
Arif RahmanUniversitas Gadjah Mada2
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo2
Rosmawaty RosmawatyAffiliation unknown2
Yully Angryanthy SalamUniversitas Halu Oleo2
wa Ode YusriaAffiliation unknown2
Idrus SalamUniversitas Halu Oleo2
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo2
Muhammad RamliInstitut Agama Islam Negeri Sorong1
Yusnaeni YusnaeniAffiliation unknown1
Hartina BatoaUniversitas Halu Oleo1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
Dasmin SiduAffiliation unknown1
La Ode Kasno ArifAffiliation unknown1
La Nalefo La NalefoAffiliation unknown1
Abdul GafaruddinUniversitas Halu Oleo1
Lukman YunusUniversitas Halu Oleo1
Yuliana CitraUniversitas Halu Oleo1
Muhammad ZarestaUniversitas Halu Oleo1
Farah AmiratAffiliation unknown1
Muh. YusufUniversitas Halu Oleo1
La Ode Ilmin YuntafauAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Aplikasi SWOT-AHP untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Komoditas Padi Sawah di Provinsi Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Saediman, Haji</dc:creator>
	<dc:creator>Limi, Muhammad Aswar</dc:creator>
	<dc:creator>Indarsyih, Yusna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Faktor; komodita; padi sawah; pengembangan; SWOT-AHP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Beras adalah makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia dan merupakan komoditas strategis. Akan tetapi produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi yang terus meningkat sehingga masih dilakukan impor untuk menutupi kekurangan suplai. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan komoditas padi sawah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Data dan informasi dikumpulkan melalui survei lapangan, desk study, kuesioner, dan wawancara mendalam dengan peneliti dan pengambil kebijakan. Analisis yang digunakan adalah SWOT-AHP yang mengkombinasikan analisa Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dengan metode ini, faktor-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman diidentifikasi dan kemudian dilakukan perbandingan berpasangan antara faktor-faktor di dalam masing-masing kelompok SWOT dan antara kelompok SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Kekuatan mendapat eigenvalue tertinggi (0,329), disusul oleh Peluang (0,299), Kelemahan (0,258), dan Ancaman (0,114). Faktor paling penting adalah “beras merupakan bahan pangan pokok” dari kelompok Kekuatan, disusul oleh “permintaan beras terus meningkat”(Peluang), “modal petani terbatas” (Kelemahan), dan “cekaman lingkungan biotik dan abiotik” (Ancaman). Pendekatan SWOT-AHP terbukti berguna untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi signifikansi relatif dari faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan komoditas padi sawah, dan bisa digunakan untuk menetapkan strategi dan kebijakan yang perlu diambil ke depan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/8714</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/8714</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL SWASEMBADA PANGAN (Indonesia Menuju Swasembada Pangan dalam Tiga Tahun Kedepan Tinjauan Konseptual, Teoritis dan Empiris) Tahun 2015; 416 - 426</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/8714/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>