Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Penerapan Teknologi Usahatani Padi Dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Di Sulawesi Tenggara

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 160–165

DOI
10.37149/4776
Published
2015-03-09
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Padi memiliki peranan penting sebagai salah satu pemenuh kebutuhan pangan, yang setiap tahunnya cenderung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan. Upaya peningkatan peroduksi padi di Sulawesi Tenggara dalam beberapa tahun terahir dilakukan melalui penerapan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Dalam pelaksanaan PTT, maka BPTP Sulawesi Tenggara berperan melakukan pendampingan PTT. Untuk mengetahui tingkat penerapan teknologi maka dilakukan kajian di tingkat kelompoktani. Metoda yang digunakan dalam kajian adalah observasi langsung di lokasi dengan pencatatan melalui farm record keeping pada lokasi Display VUB.. Kajian dilaksanan di 4 kabupaten sentra penghasil padi sawah yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur.dan Bombana serta demonstrasi VUB di Konawe Utara dan Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan mulai Januari-Desember 2014. Hasil kajian diperoleh data penerapan PTT sbb 1)Varietas unggul 88,33 %, 2)Benih bermutu dan berlabel 64,16 %,3)Pemberian bahan organik 30,83 % 4)Pengaturan populasi tanaman Jajar legowo (2:1, 4:1) 27,5 5).Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah 50 %,6)Pengendalian OPT dengan pendekatan PHT 47,5, 7)Pengolahan lahan sesuai musim dan pola tanam 95, 83%, 8)Penggunaan bibit muda ( 21 hari) 91, 66%, 9)Tanam bibit 1 – 3 batang per rumpun 62,5 %, 10)Pengairan secara efektif dan efisien 30 %, 11)Penyiangan mekanis 5,83 %, 12).Panen tepat waktu,gabah segera dirontok dan dikeringkan 86,66 %. Dilihat dari sisi produktivitas diperoleh bahwa rata-rata provitas varietas introduksi pada Display di Konawe yaitu 5,75 t GKG/ha, Konsel 5,24 t GKG/ha Koltim 6,30 t GKG/ha dan Bombana 6,91 t GKG/ha.

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Supeni SufaatiAffiliation unknown13
Puguh SujartaAffiliation unknown11
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown9
Verena AgustiniAffiliation unknown8
Irma RahayuAffiliation unknown5
Farmawaty FarmawatyAffiliation unknown5
Daniel LantangAffiliation unknown2
Linus Y. ChrystomoAffiliation unknown2
Tomi A. NelamboAffiliation unknown2
Suwito SuwitoAffiliation unknown2
Muhammad Alwi MustahaAffiliation unknown1
Sri BananiekAffiliation unknown1
Vita PurnamasariAffiliation unknown1
Cahya IrawanAffiliation unknown1
Evie N. QomariahAffiliation unknown1
Ira A. PutriAffiliation unknown1
Suharyanto SuharyantoAffiliation unknown1
Lisiard DimaraAffiliation unknown1
Chris D. SembayAffiliation unknown1
Jhon D. KalorAffiliation unknown1
Iriandi H. BoneAffiliation unknown1
Alfred A. AntohAffiliation unknown1
Sipriana DogomoAffiliation unknown1
Agustriani WarpurAffiliation unknown1
Leonardo A. NumberiAffiliation unknown1
Roma M. ManaluAffiliation unknown1
Marseline G. MailisaAffiliation unknown1
Irene SuebuAffiliation unknown1
Wehelmina LahalloAffiliation unknown1
Yemeus HelakomboAffiliation unknown1
Septriyanto DirgantaraAffiliation unknown1
Dirk Y.P. RuntuboiAffiliation unknown1
Imam MishbachAffiliation unknown1
Yulindra M. NumberiAffiliation unknown1
Daniel Z. K. WambrauwAffiliation unknown1
Lolita TuhumenaAffiliation unknown1
Floriana KabelenAffiliation unknown1
Omes MomiakeAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penerapan Teknologi Usahatani Padi Dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Di Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Suharno, Suharno</dc:creator>
	<dc:creator>Asaad, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Padi memiliki peranan penting sebagai salah satu pemenuh kebutuhan pangan, yang setiap tahunnya cenderung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan. Upaya peningkatan peroduksi padi di Sulawesi Tenggara dalam beberapa tahun terahir dilakukan melalui penerapan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Dalam pelaksanaan PTT, maka BPTP Sulawesi Tenggara berperan melakukan pendampingan PTT. Untuk mengetahui tingkat penerapan teknologi  maka dilakukan kajian di tingkat kelompoktani. Metoda yang digunakan dalam kajian adalah observasi langsung di lokasi dengan pencatatan melalui farm record keeping pada lokasi Display VUB.. Kajian dilaksanan di 4 kabupaten sentra penghasil padi sawah yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur.dan Bombana serta demonstrasi VUB di Konawe Utara dan Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan mulai Januari-Desember 2014. Hasil kajian diperoleh data penerapan PTT sbb 1)Varietas unggul 88,33 %, 2)Benih bermutu dan berlabel  64,16 %,3)Pemberian bahan organik 30,83 % 4)Pengaturan populasi tanaman Jajar legowo (2:1, 4:1) 27,5 5).Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah 50 %,6)Pengendalian OPT dengan pendekatan PHT 47,5, 7)Pengolahan lahan sesuai musim dan pola tanam 95, 83%, 8)Penggunaan bibit muda ( 21 hari) 91, 66%, 9)Tanam bibit 1 – 3 batang per rumpun 62,5 %, 10)Pengairan secara efektif dan efisien 30 %, 11)Penyiangan mekanis 5,83 %, 12).Panen tepat waktu ,gabah segera dirontok dan dikeringkan 86,66 %. Dilihat dari sisi produktivitas diperoleh bahwa rata-rata provitas varietas introduksi pada Display di Konawe yaitu 5,75 t GKG/ha, Konsel 5,24 t GKG/ha Koltim 6,30 t GKG/ha dan Bombana 6,91 t GKG/ha.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4776</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/4776</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL SWASEMBADA PANGAN (Indonesia Menuju Swasembada Pangan dalam Tiga Tahun Kedepan Tinjauan Konseptual, Teoritis dan Empiris) Tahun 2015; 160 - 165</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4776/3588</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>