Prosiding
Transformasi Mata Pencaharian Dari Sektor Pertanian Ke Sektor Pertambangan (Studi kasus Pemuda Tani di Desa Geresa, Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali)
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2020) · pp. 293–300
- Published
- 2020-03-20
- Publisher
- Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengkajian terhadap beberapa faktor yang mempengaruhi proses perpindahan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor pertambangan akibat maraknya kegiatan pembukaan industri pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan multi-nasional. Faktor-faktor tersebut dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu faktor internal yang terdiri dari pendidikan, status perkawinan, keterampilan dan pengalaman bekerja. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari ketersediaan sumberdaya lahan dan tingkat upah. Penelitian ini bersifat deskriptif, data dikumpulkan melalui wawncara mendalam (depth interview) dengan informan kunci (key informant) dan beberapa responden lainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan dan status perkawinan berpengaruh terhadap proses transformasi. Sedangkan faktor eksternal yang berpengaruh adalah lebih tinggi dan pastinya upah yang diterima pekerja tambang dibandingkan pendapatan yang diperoleh dari sektor pertanian, serta jaminan kesehatan yang tidak tersedia di sektor pertanian. Kondisi ini menyebabkan hampir seluruh pemuda tani di desa Geresa yang memiliki ijazah minimal SLTA memilih untuk bekerja di sektor pertambangan di bandingkan bertahan di sektor pertanian. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan di sektor pertambangan. Ancaman yang mungkin timbul adalah jika sewaktu-waktu perusahaan menghentikan kegiatannya akan menyebabkan seagian besar masyarakat kehilangan matapencaharian mereka. Dukungan dan perhatian pemerintah maupun pihak perusahaan tambang terhadap pengembangan sektor pertanian sangat diperlukan untuk tetap memberikan perhatian terhadap berbagai upaya peningkatan produksi pertanian.
Keywords
Collaboration network of the authors
32 authors · 107 co-authorship links · 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Gadjah Mada
- State University of Medan
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nur Isiyana Wianti | Affiliation unknown | 3 |
| Suriana Suriana | Affiliation unknown | 3 |
| Salahuddin Salahuddin | Universitas Gadjah Mada | 2 |
| Rosmawaty Rosmawaty | Affiliation unknown | 2 |
| Widya Lestari | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Amin | State University of Medan | 1 |
| Nurliana Nurliana | Affiliation unknown | 1 |
| L. Daud | Affiliation unknown | 1 |
| Putu Arimbawa | Affiliation unknown | 1 |
| La Nalefo | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Al-hady Nasrun | Affiliation unknown | 1 |
| Kadek Dwi Saputra | Affiliation unknown | 1 |
| La Boi | Affiliation unknown | 1 |
| Laode Geo | Affiliation unknown | 1 |
| Indah Maryani Yustika | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Kasno Arif | Affiliation unknown | 1 |
| Hamsa Hamsa | Affiliation unknown | 1 |
| Nurhayu Malik | Affiliation unknown | 1 |
| Wa Ode Nur Niya | Affiliation unknown | 1 |
| Agus Eko Priono | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Nur Isnian | Affiliation unknown | 1 |
| Narti Narti | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Nur Isnan | Affiliation unknown | 1 |
| Suriati Ale | Affiliation unknown | 1 |
| Munirwan Zani | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rosmawati Rosmawati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sukmawati Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Muslim Tadjuddah | Affiliation unknown | 1 |
| Tjandra Buana | Affiliation unknown | 1 |
| Ima Astuty Wunawarsih | Affiliation unknown | 1 |
| Bunyamin Bunyamin | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.