Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Perbaikan Sifat Fisik Tanah Ultisol Dan Implementasinya Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Melalui Inokulasi Mikoriza Indigen

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 124–131

DOI
10.37149/4771
Published
2015-03-09
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan bahan makanan pokok utama setelah beras. Selain mengandung karbohidrat, protein dan lemak, jagung juga memiliki manfaat antara lain: sebagai bahan pakan ternak, bahan baku industri dan pupuk kompos. Dalam peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman mengalami kendala. Salah satu kendala adalah sifat fisik dan kimia tanah Ultisol tidak mendukung dalam peningkatan pertumbuhan dan produksi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung serta memperbaiki sifat tanah maka digunakan mikoriza indigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza indigen terhadap sifat fisk tanah Ultisol dan implementasinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan di Desa Abenggi, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara dari bulan Oktober 2013 sampai Januari 2014. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mikoriza indigen, benih jagung manis dan bahan organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat taraf perlakuan: Tanpa propagul mikoriza indigen sebagai kontrol (A0), 10 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A1), 20 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A2) dan 30 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A3), masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati antara lain: tinggi tanaman, diameter batang, bobot tongkol kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, jumlah baris biji/tongkol, diameter tongkol, persentase infeksi akar dan pengamatan sifat fisik tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza indigen dapat memperbaiki sifat fisik, serta berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Dosis mikoriza indigen yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung adalah 30 gram/tanaman.

Collaboration network of the authors

40 authors · 134 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Namriah NamriahUniversitas Halu Oleo9
Sahta GintingUniversitas Halu Oleo8
Darwis DarwisUniversitas Halu Oleo8
ARMAN FASLIHAffiliation unknown6
SYAMSU ALAMAffiliation unknown4
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown4
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo2
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo2
Sitti LeomoUniversitas Halu Oleo2
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo2
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo2
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown2
F. S. RembonAffiliation unknown2
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo2
ABDUL MALIK MUSAFIRAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhamad TajidunUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Zakaria UmarUniversitas Halu Oleo1
Arman FaslihUniversitas Halu Oleo1
Ainussalbi Al IkhsanUniversitas Halu Oleo1
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo1
ASMAN BAffiliation unknown1
GUSTI AYU KADE SUTARIATIAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown1
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo1
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo1
SOFYANTO SOFYANTOUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo1
NURMA ADEAffiliation unknown1
DILA PUSPITAAffiliation unknown1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1
Suyati YahyaAffiliation unknown1
I Gusti Ray SadimantaraAffiliation unknown1
Husna HusnaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbaikan Sifat Fisik Tanah Ultisol Dan Implementasinya Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Melalui Inokulasi Mikoriza Indigen</dc:title>
	<dc:creator>Resman, Resman</dc:creator>
	<dc:creator>Halim, Halim</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jagung (Zea mays L.) merupakan bahan makanan pokok utama setelah beras.  Selain mengandung karbohidrat, protein dan lemak, jagung juga memiliki manfaat antara lain: sebagai bahan pakan ternak, bahan baku industri dan pupuk kompos.  Dalam peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman mengalami kendala.  Salah satu kendala adalah sifat fisik dan kimia tanah Ultisol tidak mendukung dalam peningkatan pertumbuhan dan produksi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung serta memperbaiki sifat tanah maka digunakan mikoriza indigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza indigen terhadap sifat fisk tanah Ultisol dan implementasinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung.  Penelitian ini dilakukan di Desa Abenggi, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara dari bulan Oktober 2013 sampai Januari 2014.  Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mikoriza indigen, benih jagung manis  dan bahan organik.  Penelitian ini menggunakan  Rancangan Acak Kelompok  (RAK) yang terdiri dari empat taraf perlakuan : Tanpa propagul  mikoriza indigen sebagai kontrol (A0), 10 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A1), 20 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A2) dan 30 gram propagul mikoriza indigen/tanaman (A3), masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati  antara lain : tinggi tanaman, diameter batang, bobot tongkol kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, jumlah baris biji/tongkol, diameter tongkol, persentase infeksi akar dan pengamatan sifat fisik tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza indigen dapat memperbaiki sifat fisik, serta berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung.  Dosis mikoriza indigen yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung adalah 30 gram/tanaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4771</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/4771</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL SWASEMBADA PANGAN (Indonesia Menuju Swasembada Pangan dalam Tiga Tahun Kedepan Tinjauan Konseptual, Teoritis dan Empiris) Tahun 2015; 124 - 131</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4771/3583</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>