Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Penerapan Bioteknologi Mikoriza Indigenus Gulma Pada Tanah Marginal Untuk Memperbaiki Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 59–64

DOI
10.37149/3127
Published
2015-03-09
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Pemenuhan ketahanan pangan merupakan salah satu program utama revitalisasi pertanian dan strategi perlindungan tanaman untuk mendukung program nasional. Fokus pemenuhan ketahanan pangan, khususnya tanaman jagung yaitu pencapaian swasembada dan peningkatan daya saing ekspor. Usaha untuk mewujudkan program nasional tersebut masih diperhadapkan dengan berbagai kendala, salah satunya adalah tingkat kesuburan tanah yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan mikoriza indigenus gulma dalam memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pada tanah marginal. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah bobot propagul mikoriza indigenus gulma yang terrdiri dari 4 perlakuan yaitu: tanpa inokulasi propagul mikoriza indigenus (A0), 10 g propagul mikoriza indigenus (A1), 20 g propagul mikoriza indigenus (A2), dan 30 g propagul mikoriza indigenus (A3). Semua perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 12 unit perlakuan. Variabel yang diukur yaitu tinggi tanaman, diameter batang tanaman, bobot tongkol dan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot,diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris biji pada tongkol, serta persentase infeksi mikoriza pada akar tanaman jagung. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi propagul mikoriza indigenus dengan dosis 40 g/lubang tanam (A3) memberikan hasil yang terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol, serta jumlah baris biji pada tongkol.

Collaboration network of the authors

40 authors · 127 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
ARMAN FASLIHAffiliation unknown6
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown4
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo2
Resman ResmanAffiliation unknown2
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo2
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo2
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo2
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown2
ABDUL MALIK MUSAFIRAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhamad TajidunUniversitas Halu Oleo1
F. S. RembonAffiliation unknown1
Muhammad Zakaria UmarUniversitas Halu Oleo1
Arman FaslihUniversitas Halu Oleo1
Ainussalbi Al IkhsanUniversitas Halu Oleo1
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo1
ASMAN BAffiliation unknown1
GUSTI AYU KADE SUTARIATIAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown1
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo1
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo1
SOFYANTO SOFYANTOUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo1
Asdianti AsdiantiUniversitas Halu Oleo1
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo1
Suyati YahyaAffiliation unknown1
I Gusti Ray SadimantaraAffiliation unknown1
Sarawa MammaUniversitas Halu Oleo1
Makmur Jaya ArmaAffiliation unknown1
Winda RahmasariAffiliation unknown1
Husna HusnaAffiliation unknown1
Ibrahim IbrahimUniversitas Sulawesi Tenggara1
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown1
Arbiyanti ArbiyantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penerapan Bioteknologi Mikoriza Indigenus Gulma Pada Tanah Marginal Untuk Memperbaiki Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung</dc:title>
	<dc:creator>Halim, Halim</dc:creator>
	<dc:creator>Rembon, Fransiscus Suraman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemenuhan ketahanan pangan merupakan salah satu program utama revitalisasi pertanian dan strategi perlindungan tanaman untuk mendukung program nasional. Fokus pemenuhan ketahanan pangan, khususnya tanaman jagung yaitu pencapaian swasembada dan peningkatan daya saing ekspor. Usaha untuk mewujudkan program nasional tersebut masih diperhadapkan dengan berbagai kendala, salah satunya adalah tingkat kesuburan tanah yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan mikoriza indigenus gulma dalam memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pada tanah marginal. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah bobot propagul mikoriza indigenus gulma yang terrdiri dari 4 perlakuan yaitu: tanpa inokulasi propagul mikoriza indigenus (A0), 10 g propagul mikoriza indigenus (A1), 20 g propagul mikoriza indigenus (A2), dan 30 g propagul mikoriza indigenus (A3). Semua perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 12 unit perlakuan. Variabel yang diukur yaitu tinggi tanaman, diameter batang tanaman, bobot tongkol dan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot,diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris biji pada tongkol, serta persentase infeksi mikoriza pada akar tanaman jagung. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi propagul mikoriza indigenus dengan dosis 40 g/lubang tanam (A3) memberikan hasil yang terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol, serta jumlah baris biji pada tongkol.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/3127</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/3127</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL SWASEMBADA PANGAN (Indonesia Menuju Swasembada Pangan dalam Tiga Tahun Kedepan Tinjauan Konseptual, Teoritis dan Empiris) Tahun 2015; 59 - 64</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/3127/2359</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2015 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>