Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Pengembangan Pusat Informasi Komoditas Unggulan Kakao Dan Lada Berbasis Masyarakat Untuk Menunjang Keberhasilan Penyebaran Informasi Di Sulawesi Tenggara

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2013) · pp. 252–264

DOI
10.37149/4793
Published
2013-03-12
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi petani kakao dan lada di Sulawesi Tenggara adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam usahataninya. Penyebab utama adalah kurangnya akses terhadap sumber informasi, mulai dari penyebaran dan penggunaan bibit unggul, teknik pengendalian hama penyakit, sampai pada pemasaran. Dari permasalahan di atas, dipandang perlu ada wadah yang dapat membantu petani dalam menemukan informasi dan solusi bagi usahataninya. Salah satu wadah yang dianggap dapat menjadi solusi adalah pendirian pusat informasi. Dengan demikian, dapat dianalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari pusat informasi perbenihan kakao dan lada, serta pengaruh dari dibentuknya pusat informasi terhadap kecepatan penyebaran informasi pertanian. Metode yang digunakan adalah melakukan kegiatan Focus Group Disscusion (FGD), kemudian didesain pusat sistem informasi dan media penyebaran informasi, selanjutnya dilakukan uji coba sistem informasi dan media. Dari data yang diperoleh, dianalisis menggunakan analisis SWOT. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa dua komponen penting dalam sistem informasi penyebaran informasi perbenihan lada dan kakao, yakni sumber dan penerima. Berbagai media yang diuji menunjukkan bahwa ketiga media (radio, baliho dan folder) cukup efektif untuk menjadi media dalam proses penyebaran informasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengembangan pusat informasi di Desa Mowila dapat dilakukan dengan cara: a) memberikan kesempatan dan kemudahan kepada petani untuk dapat mengakses informasi guna peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani;b) meningkatkan peran stakeholder dalam berbagi informasi; c) sosialisasi dan promosi kepada khalayak tentang peran dan fungsi pusat informasi;d) pengembangan pusat informasi berbasis masyarakat; dan e) pembimbingan masyarakat dalam mengelola pusat informasi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 165 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Institut Agama Islam Negeri Sorong
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo15
Munirwan ZaniUniversitas Halu Oleo10
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown9
Awaluddin HamzahUniversitas Halu Oleo7
Mardin MardinAffiliation unknown6
Hartina BatoaAffiliation unknown6
Lukman YunusAffiliation unknown5
Nur Isiyana WiantiAffiliation unknown5
La NalefoAffiliation unknown5
Haji SaedimanUniversitas Halu Oleo4
Muslim TadjuddahAffiliation unknown4
Yani TaufikAffiliation unknown4
Ima Astuty WunawarsihAffiliation unknown4
Salahuddin SalahuddinUniversitas Gadjah Mada4
Tjandra BuanaAffiliation unknown3
Surni SurniAffiliation unknown3
Salamah SalamahAffiliation unknown2
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo2
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara2
Muzuni MuzuniAffiliation unknown2
Jahidin JahidinAffiliation unknown2
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo2
Darwan DarwanAffiliation unknown2
Arif RahmanUniversitas Gadjah Mada2
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo2
Ni Wayan SutrianiAffiliation unknown2
Bunyamin BunyaminAffiliation unknown2
Dasmin SiduAffiliation unknown2
Musadar MusadarAffiliation unknown2
wa Ode YusriaAffiliation unknown2
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo2
Eko Harianto .Affiliation unknown1
Surahmanto -Affiliation unknown1
Muhammad RamliInstitut Agama Islam Negeri Sorong1
Yusnaeni YusnaeniAffiliation unknown1
Hartina BatoaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Pusat Informasi Komoditas Unggulan Kakao Dan Lada Berbasis Masyarakat Untuk Menunjang Keberhasilan Penyebaran Informasi Di Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>La Ola, Taane</dc:creator>
	<dc:creator>Suriana, Suriana</dc:creator>
	<dc:creator>Limi, Muhammad Aswar</dc:creator>
	<dc:creator>Arimbawa, Putu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu kendala yang dihadapi petani kakao dan lada di Sulawesi Tenggara adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam usahataninya. Penyebab utama adalah kurangnya akses terhadap sumber informasi, mulai dari penyebaran dan penggunaan bibit unggul, teknik pengendalian hama penyakit, sampai pada pemasaran. Dari permasalahan di atas, dipandang perlu ada wadah yang dapat membantu petani dalam menemukan informasi dan solusi bagi usahataninya. Salah satu wadah yang dianggap dapat menjadi solusi adalah pendirian pusat informasi. Dengan demikian, dapat dianalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari pusat informasi perbenihan kakao dan lada, serta pengaruh dari dibentuknya pusat informasi terhadap kecepatan penyebaran informasi pertanian. Metode yang digunakan adalah melakukan kegiatan Focus Group Disscusion (FGD), kemudian didesain pusat sistem informasi dan media penyebaran informasi, selanjutnya dilakukan uji coba sistem informasi dan media. Dari data yang diperoleh, dianalisis menggunakan analisis SWOT. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa dua komponen penting dalam sistem informasi penyebaran informasi perbenihan lada dan kakao, yakni sumber dan penerima. Berbagai media yang diuji menunjukkan bahwa ketiga media (radio, baliho dan folder) cukup efektif untuk menjadi media dalam proses penyebaran informasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengembangan pusat informasi di Desa Mowila dapat dilakukan dengan cara: a) memberikan kesempatan dan kemudahan kepada petani untuk dapat mengakses informasi guna peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani;b) meningkatkan peran stakeholder dalam berbagi informasi; c) sosialisasi dan promosi kepada khalayak tentang peran dan fungsi pusat informasi;d) pengembangan pusat informasi berbasis masyarakat; dan e) pembimbingan masyarakat dalam mengelola pusat informasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4793</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/4793</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL EKONOMI KAKAO (Meningkatkan Daya Saing Kakao untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani dan Pelaku Usaha Lain) Tahun 2013; 252 - 264</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4793/3605</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>