Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

Pengelolaan Tambak Udang Secara Terpadu Dan Berkelanjutan

PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 132–141

DOI
10.37149/4772
Published
2015-03-09
Publisher
Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
Language
eng

Abstract

Pengembangan pengelolaan sumber daya perairan secara terpadu dan berkelanjutan khususnya kegiatan budidaya perikanan, sebagai salah satu upaya untuk menjadi bangsa yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Upaya ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2017. Desa Oensuli memiliki pertambakan terluas di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna, dengan luas lahan tambak sekitar 305 Ha. Desa ini memiliki potensi sumberdaya perairan payau yang sejak tahun 2003 dikelola menjadi tambak udang dengan pengelolaan secara terpadu. Potensi ini menjadikan usaha tambak udang putih (Letapenaeus vannamei) sebagai mata pencaharian utama sebagian masyarakat di Desa Oensuli dengan memanfaatkan lahan tambak sebagai wadah budidaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan september 2013. Bertujuan: (1) untuk mengetahui sistem pengelolaan tambak udang secara terpadu, (2) untuk menganalisis keberlanjutan usaha tambak udang di Desa Oensuli. Hasil penelitian ini diketahui bahwa usaha tambak udang dikelola secara tradisonal plus dan intensif. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp44.040.527,- per siklus pada tambak yang dikelola secara tradisional plus dan Rp135.269.482 per siklus pada tambak yang dikelola secara intensif. Hasil perhitungan B/C ratio sebesar 1,26 dan 1,14 secara berturut pada tambak tradisional pluss dan tambak insentif berarti lebih besar dari 0, memenuhi kriteria usaha menguntungkan untuk dikembangkan. Kriteria tersebut menggambarkan potensi keberlanjutan usaha budidaya tambak udang.

Collaboration network of the authors

40 authors · 150 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Universitas Teknokrat Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo7
- BudiyantoAffiliation unknown5
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo4
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown3
Nurdiana AzisAffiliation unknown3
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo3
La Onu La OlaAffiliation unknown3
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo2
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo2
Risfandi RisfandiUniversitas Halu Oleo2
Baru SadarunAffiliation unknown2
Desy SriwulanAffiliation unknown2
Seventry Meliana PatiungUniversitas Halu Oleo2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Soelaiman HardiAffiliation unknown2
R. RosmawatiAffiliation unknown2
Saipa SaipaUniversitas Halu Oleo1
Abdullah AbdullahUniversitas Halu Oleo1
Urbanus DediUniversitas Halu Oleo1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Onu La OlaAffiliation unknown1
Nurdiana A .Affiliation unknown1
Muis BalubiAffiliation unknown1
Farhan Ramdhani IstinandarAffiliation unknown1
Budiyanto BudiyantoUniversitas Muhammadiyah Jakarta1
Syamsir NurAffiliation unknown1
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
. HawianiAffiliation unknown1
. SartikaAffiliation unknown1
Madrin TakbirAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Andi WahidAffiliation unknown1
N. Nurdiana AAffiliation unknown1
Nurul Fitrah ArhamAffiliation unknown1
Muhammad AkbarUniversitas Teknokrat Indonesia1
. SatriantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengelolaan Tambak Udang Secara Terpadu Dan Berkelanjutan</dc:title>
	<dc:creator>Efendy, Rustam</dc:creator>
	<dc:creator>Siang, Roslindah Daeng</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengembangan pengelolaan sumber daya perairan secara terpadu dan berkelanjutan khususnya kegiatan budidaya perikanan, sebagai salah satu upaya untuk menjadi bangsa yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Upaya ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2017. Desa Oensuli memiliki pertambakan terluas di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna, dengan luas lahan tambak sekitar 305 Ha. Desa ini memiliki potensi sumberdaya perairan payau yang sejak tahun 2003 dikelola menjadi tambak udang dengan pengelolaan secara terpadu. Potensi ini menjadikan usaha tambak udang putih (Letapenaeus vannamei)  sebagai mata pencaharian utama sebagian masyarakat di Desa Oensuli dengan memanfaatkan lahan tambak sebagai wadah budidaya.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan september 2013. Bertujuan : (1) untuk mengetahui sistem pengelolaan tambak udang secara terpadu, (2) untuk menganalisis keberlanjutan usaha tambak udang di Desa Oensuli. Hasil penelitian ini  diketahui bahwa usaha tambak udang dikelola secara tradisonal plus dan intensif. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp44.040.527,- per siklus pada tambak yang dikelola secara tradisional plus  dan Rp135.269.482 per siklus pada tambak yang dikelola secara intensif. Hasil perhitungan B/C ratio sebesar 1,26 dan 1,14 secara berturut pada tambak tradisional pluss dan tambak insentif berarti lebih besar dari 0, memenuhi kriteria usaha menguntungkan untuk dikembangkan. Kriteria tersebut menggambarkan potensi keberlanjutan usaha budidaya tambak udang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4772</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37149/4772</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS; PROSIDING SEMINAR NASIONAL SWASEMBADA PANGAN (Indonesia Menuju Swasembada Pangan dalam Tiga Tahun Kedepan Tinjauan Konseptual, Teoritis dan Empiris) Tahun 2015; 132 - 141</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/procnaskotim/article/view/4772/3584</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS</dc:rights>
</oai_dc:dc>