Jurnal SINTA 2
PENERAPAN REKAYASA ULANG ITERATIF PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK FTIF ITS SURABAYA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 1 (2006) · pp. 19–25
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2006-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Selama penggunaannya, sistem warisan (legacy) dapat terjadi banyak aktifitas pemeliharaan (maintenance) yang dapat menyebabkan penurunan kualitas sistem. Ketika sistem mengalami penurunan sampai tingkat kritis, sistem warisan perlu direkayasa ulang.Untuk mempertahankan keberadaan dan keberlangsungan sistem perlu dilakukan rekayasa ulang secara bertahap dalam domain aplikasi sistem warisan. Dalam prosesnya, pada sistem warisan dilakukan rekayasa ulang komponen demi komponen baik program maupun data membentuk sistem tujuan yang telah direkayasa ulang. Proses ini berakhir sampai akhirnya sistem warisan habis menjadi sistem tujuan. Metode ini dinamakan Rekayasa Ulang Iteratif. Metode Rekayasa Ulang Iteratif memperhatikan satu hal yang sangat penting dari metode rekayasa ulang lain yaitu memastikan pembagian data dan fungsi antara sistem warisan dan sistem yang telah direkayasa ulang. Selain itu selama proses rekayasa ulang antara komponen warisan dan komponen yang telah direkayasa ulang dapat berjalan bersamaan. Implementasi dari Rekayasa Ulang Iteratif dalam penelitian ini dilakukan pada studi kasus Sistem Informasi Akademik FTIF ITS Surabaya. Hasil dari Rekayasa Ulang Iteratif ini telah dapat menyelesaikan permasalahan rekayasa ulang sistem warisan menjadi sistem yang telah direkayasa ulang sebagian yaitu pada proses login, frs, dan perwalian. Rekayasa ulang yang dilakukan pada ketiga proses tersebut menunjukkan bahwa proses Rekayasa Ulang Iteratif berhasil dilakukan karena diantara proses yang sudah direkayasa ulang dan sistem warisan dapat berjalan bersama. Dengan demikian proses Rekayasa Ulang Iteratif berlangsung tanpa membekukan Sistem Informasi Akademik FTIF ITS Surabaya yang merupakan sistem warisan. Dalam hal ini sistem warisan selain proses login, frs, dan perwalian yang masih ada masih terus berjalan sampai sistem warisan secara keseluruhan berhasil direkayasa ulang. Kata kunci: Rekayasa Ulang Iteratif, Sistem Warisan, Peremajaan Sistem Warisan.
Collaboration network of the authors
40 authors · 65 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- University of Brawijaya
- King Abdulaziz University
- Universitas Gadjah Mada
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Chastine Fatichah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Achmad Arwan | University of Brawijaya | 2 |
| Suhadi Lili | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Febriliyan Samopa | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Fajar Baskoro | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Dyah Sulistyowati Rahayu | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bayu Priyambadha | University of Brawijaya | 1 |
| Aldy Sefan Rezanaldy | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Munif | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Vico Ade Candra | Affiliation unknown | 1 |
| Yudhi Purwananto | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| M. Rifqi Febrianto | Affiliation unknown | 1 |
| Imam Kuswardayan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rahmi Ika Noviana | Affiliation unknown | 1 |
| Faizal Johan | Affiliation unknown | 1 |
| Widyanti Kartika | Affiliation unknown | 1 |
| Ary Mazharuddin Shidiqy | Affiliation unknown | 1 |
| Kusbandono Ari Bowo | Affiliation unknown | 1 |
| Firman Azizi | Affiliation unknown | 1 |
| Esther Hanaya | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Hoirul Basori | King Abdulaziz University | 1 |
| Nanik Suciati | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Daru Jani Nanjaya | Affiliation unknown | 1 |
| Airlangga Eka W. | Affiliation unknown | 1 |
| Okhi Oktanio | Affiliation unknown | 1 |
| Lutfi Rizal Gozali | Affiliation unknown | 1 |
| Ratih Nur Esti Anggraini | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mohammad Ahmaluddin Zinni | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| M. Ihsan Alfani Putera | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mirza Ramadhani | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fadli Husein Wattiheluw | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lukman Hakim | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ulima Inas Shabrina | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Iskandar Java | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Divi Galih Prasetyo Putri | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Muhammad Shulhan Khairy | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Endang Wahyu Pamungkas | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.