Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui karakteristik konsep materi reaksi redoks; (2) Mengetahui profil literasi sains siswa pada materi pokok reaksi redoks; (3) Mengettahui persepsi siswa pada materi pokok reaksi redoks setelah diajarkan dengan model pembelajaran PjBL; (4) Mengetahui apakah terdapat perbedaan penguasaan literasi sains siswa antar kelompok kemampuan yang diajarkan dengan model pembelejaran PjBL pada materi pokok reaksi redoks: (5) Mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi sains siswa antar kelompok kemampuan yang diajarkan dengan model pembelejaran PjBL pada materi pokok reaksi redoks. Berdasarkan hasil analisis ditemukan data: (1) Terdapat 19 label konsep pada materi pokok reaksi redoks, terdiri dari 44,4% yang menyatakan prinsip 44,4% yang menyatakan proses dan 11,1% yang menyatakan sifat dan ukuran atribut; (2) persentase skor posttest tertinggi pada label konsep tata nama senyawa sebesar 30,3% dan persentase skor posstest terendah pada label konsep penentuan oksidator sebesar26,2%; (3) Persentase skor angket tertinggi untuk seluruh kelompok kemampuan sebesar 58%, kelompok kemampuan tinggi 57%, kelompok kemampuan sedang 53% serta kelompok kemampuan rendah 80%. Masing-masing berada pada kategori cukup. Sedangkan presentase terendah sebesar 0% masing-masing berada pada kategori kurang sekali dan sangat baik; (4)Terdapat perbedaan penguasaan literasi sains dengan taraf signifikan 5% antar siswa berkemampuan tinggi dan sedang denganthit 3.887 ttab 1.70. Serta siswa berkemampuan tinggi dan rendah dengan thit 4.843 ttab 1,81. Sedangan pada siswa berkemampuan sedang dan rendah tidak berbeda dengan thit 0.603 ttab 1,72;(5) Tidak terdapat perbedaan persepsi siswa yang signifikan terkait materi reaksi redoks antara siswa berkemampuan tinggi dan sedang dengan thit-0.507 ttab 1.70, tinggi dengan rendah dengan thit-0.693 ttab 1,81 serta sedang dan rendah dengan thit 0.380 ttab 1,72
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.