Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, PENDAPATAN KELUARGA DAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU- BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2023

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jgki.v4i3.46267
ISSN
2797-5894
Published
2023-12-03
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Balita usia 1- 5 tahun dalam tahap perkembangan yang pesat, apabila jika tidak didukung gizi yang seimbang Balita jatuh pada kondisi gizi kurang, kekurangan gizi pada masa Balita terkait dengan perkembangan otak sehingga dapat mempengaruhi kecerdasan dan berdampak pada pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Kebutuhan gizi Balita pada awal masa kehidupannya merupakan hal yang sangat penting, karena dapat memberikan konsekuensi buruk yang tidak bisa dihindari, dimana manifestasi terburuk dapat menyebabkan kematian. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu, pendapatan keluarga dan asupan energi protein dengan status gizi anak balita 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Benu- Benua Kota Kendari tahun 2023. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Proportional Random Sampling yang berjumlah 116 responden, serta menggunakan analisis statistik uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita usia 1-5 tahun (p = 0,459), namun ada hubungan antara pendapatan keluarga (p = 0,005), asupan energi (p = 0,04), asupan protein (p = 0,042) dengan status gizi balita usia 1-5 tahun. Peneliti berharap ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas Benu-Benu agar lebih memperhatikan makanan untuk Balitanya sebisa mungkin di berikan makanan yang bervariasi yang mengandung gizi agar balitanya kebutuhan gizinya terpenuhi. Kata Kunci: Status Gizi Balita,Pengetahuan Ibu, Pendapatan Orang Tua, Asupan Energi, Asupan Protein Abstract Nutritional status is a condition caused by the balance between the intake of nutrients from food and the need for nutrients needed to metabolize the body. Toddlers aged 1-5 years are in a stage of rapid development, if not supported by balanced nutrition, toddlers fall into malnutrition, malnutrition in the toddler period is related to brain development so that it can affect intelligence and have an impact on the formation of the quality of human resources in the future. The nutritional needs of toddlers at the beginning of their life are very important, because it can have bad consequences that cannot be avoided, where the worst manifestations can cause death. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional knowledge, family income and protein energy intake with the nutritional status of children under five years of age in the Benu-Benua Health Center Working Area of Kendari City in 2023. The method in this study is quantitative research, namely with a cross sectional approach using Proportional Random Sampling technique totaling 116 respondents, and using statistical analysis of the Chi-Square test. The results showed that there was no relationship between maternal nutrition knowledge and the nutritional status of toddlers aged 1-5 years (p = 0.459), but there was a relationship between family income (p = 0.005), energy intake (p = 0.04), protein intake (p = 0.042) with the nutritional status of toddlers aged 1-5 years.Researchers hope that mothers who have toddlers in the Benu-Benu health center work area will pay more attention to food for their toddlers as much as possible to provide varied foods that contain nutrients so that their nutritional needs are met. Keywords: Nutritional Status of Toddlers, Mother's Knowledge, Parent's Income, Energy Intake, Protein Intake

Collaboration network of the authors

40 authors · 106 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo4
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Fidya RamadhaniAffiliation unknown1
Ratna KombaisAffiliation unknown1
Fitriyani FitriyaniAffiliation unknown1
Nur Vandila KalapatAffiliation unknown1
Safbrin Burton SaffiruAffiliation unknown1
Rayhanatu QalbiAffiliation unknown1
Waode SalmaAffiliation unknown1
Siti SarbiaAffiliation unknown1
Okta ReskiAffiliation unknown1
Agung AgungAffiliation unknown1
Sulfiyani SulfiyaniAffiliation unknown1
Yona AriskaAffiliation unknown1
Putu Rahayu PratiwiAffiliation unknown1
Wa Ode SalmaAffiliation unknown1
Elvi ElviAffiliation unknown1
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo1
Ulva Ayu LestariAffiliation unknown1
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Saharlina SaharlinaAffiliation unknown1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Ayu OktaviaAffiliation unknown1
CYNTIANA PUJA ALLO LINGGIAffiliation unknown1
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo1
Asry RahayuAffiliation unknown1
La DupaiAffiliation unknown1
Robby YusAffiliation unknown1
Farit RezalAffiliation unknown1
NENTI SULFIAAffiliation unknown1
Wa Ode AstinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, PENDAPATAN KELUARGA DAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU- BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2023</dc:title>
	<dc:creator>Anggraeni, Dwi Apri</dc:creator>
	<dc:creator>Ruwiah, Ruwiah</dc:creator>
	<dc:creator>Octaviani Kohali, Rizki Eka Sakti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Balita usia 1- 5 tahun dalam tahap perkembangan yang pesat, apabila jika tidak didukung gizi yang seimbang Balita jatuh pada kondisi gizi kurang, kekurangan gizi pada masa Balita terkait dengan perkembangan otak sehingga dapat mempengaruhi kecerdasan dan berdampak pada pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Kebutuhan gizi Balita pada awal masa kehidupannya merupakan hal yang sangat penting, karena dapat memberikan konsekuensi buruk yang tidak bisa dihindari, dimana manifestasi terburuk dapat menyebabkan kematian. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu, pendapatan keluarga dan asupan energi protein dengan status gizi anak balita 1-5 tahun di  Wilayah Kerja Puskesmas Benu- Benua Kota Kendari tahun 2023. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Proportional Random Sampling yang berjumlah 116 responden, serta menggunakan analisis statistik uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita usia 1-5 tahun (p = 0,459), namun ada hubungan antara pendapatan keluarga (p = 0,005), asupan energi (p = 0,04), asupan protein (p = 0,042) dengan status gizi balita usia 1-5 tahun. Peneliti berharap ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas Benu-Benu agar lebih memperhatikan makanan untuk Balitanya sebisa mungkin di berikan makanan yang bervariasi yang mengandung gizi agar balitanya kebutuhan gizinya terpenuhi.

Kata Kunci: Status Gizi Balita,Pengetahuan Ibu, Pendapatan Orang Tua, Asupan Energi, Asupan Protein






Abstract
Nutritional status is a condition caused by the balance between the intake of nutrients from food and the need for nutrients needed to metabolize the body. Toddlers aged 1-5 years are in a stage of rapid development, if not supported by balanced nutrition, toddlers fall into malnutrition, malnutrition in the toddler period is related to brain development so that it can affect intelligence and have an impact on the formation of the quality of human resources in the future. The nutritional needs of toddlers at the beginning of their life are very important, because it can have bad consequences that cannot be avoided, where the worst manifestations can cause death. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional knowledge, family income and protein energy intake with the nutritional status of children under five years of age in the Benu-Benua Health Center Working Area of Kendari City in 2023. The method in this study is quantitative research, namely with a cross sectional approach using Proportional Random Sampling technique totaling 116 respondents, and using statistical analysis of the Chi-Square test. The results showed that there was no relationship between maternal nutrition knowledge and the nutritional status of toddlers aged 1-5 years (p = 0.459), but there was a relationship between family income (p = 0.005), energy intake (p = 0.04), protein intake (p = 0.042) with the nutritional status of toddlers aged 1-5 years.Researchers hope that mothers who have toddlers in the Benu-Benu health center work area will pay more attention to food for their toddlers as much as possible to provide varied foods that contain nutrients so that their nutritional needs are met.

Keywords: Nutritional Status of Toddlers, Mother's Knowledge, Parent's Income, Energy Intake, Protein Intake</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/46267</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v4i3.46267</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/46267/19374</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>