Jurnal
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA, KECAMATAN KENDARI BARAT, KOTA KENDARI TAHUN 2022
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 4 No. 1 (2023)
- ISSN
- 2797-5894
- Published
- 2023-08-15
- Publisher
- Program Studi Gizi FKM UHO
- Language
- eng
Abstract
Abstrak Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 menunjukkan bahwa prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia sebesar 24,4 %. Provinsi dengan persentase balita stunting terendah adalah Bali yaitu sebesar 10,9%, dan Nusa Tenggara Timur adalah provinsi dengan prevalensi balita stunting tertinggi yaitu sebesar 37,8%. Sulawesi tenggara berada diposisi ke lima dengan prevalensi balita stunting sebesar 30,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Tahun 2022. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah anak balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan proporsional random sampling. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 94 sampel. Variabel yang diteliti meliputi tingkat pengetahuan ibu tentang gizi, pola asuh orang tua, pemberian ASI eksklusif dan riwayat penyakit infeksi. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Chi-Squre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting (p value = 0,00 0,05) dan ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p value = 0,00 0,05). Kata kunci: Stunting, pengetahuan ibu tentang gizi, ASI eksklusif Abstract Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutritional intake over a long period of time causing growth disturbances in children, namely the child's height is lower than the standard age. The results of the 2021 Indonesian Nutrition Status Study (SSGI) show that prevalence experienced toddler stunting in Indonesia by 24.4%. Province with percentage toddler stunting Lowest is Bali ie of 10.9%, and East Nusa Tenggara is province with prevalence toddler highest stunting that is by 37.8%. southeast Sulawesi is at position fifth with prevalence toddler stunting by 30.2%. Study This aim For know the influencing factors incident stunting in toddlers aged 6 -59 months in the working area of the Benu-Benua Health Center, West Kendari District, Kendari City in 2022. Deep method study This use design study observational analytic with approach cross sectional. Sample in research This is child toddlers in the work area Benu- Benua Health Center. Retrieval technique sample in research This use proportional random sampling. Amount sample in research as many as 94 samples. The variables studied covers level knowledge Mother about nutrition, patterns parenting, exclusive breastfeeding and history disease infection. Statistical tests used in research This namely the Chi- Squre test. Research results show that There is connection between knowledge Mother about nutrition with incident stunting ( p value = 0.00
Collaboration network of the authors
40 authors · 315 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nurmaladewi Nurmaladewi | Universitas Halu Oleo | 11 |
| Suhadi Suhadi | Affiliation unknown | 11 |
| Jumakil Jumakil | Universitas Halu Oleo | 10 |
| Arum Dian Pratiwi | Universitas Halu Oleo | 9 |
| Yusuf Sabilu | Universitas Halu Oleo | 9 |
| Ruslan Majid | Universitas Halu Oleo | 8 |
| Fithria Fithria | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Ramadhan Tosepu | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Siti Rabbani Karimuna | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Irma Irma | Affiliation unknown | 5 |
| Renni Meliahsari | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Zainab Hikmawati | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Jafriati Jafriati | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Akifah Akifah | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Lisnawaty Lisnawaty | Affiliation unknown | 4 |
| Syawal Kamiluddin Saptaputra | Affiliation unknown | 4 |
| Nani Yuniar | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Junaid Junaid | Affiliation unknown | 3 |
| Sartiah Yusran | Affiliation unknown | 3 |
| Riska Jalil | Affiliation unknown | 3 |
| La Ode Ahmad Saktiansyah | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Harleli Harleli | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Muhamad Sety | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Lymbran Tina | Affiliation unknown | 3 |
| Fikki Prasetya | Affiliation unknown | 3 |
| Hariati Lestari | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Muhammad Sety | Affiliation unknown | 3 |
| Irma Yunawati | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Putu Eka Meiyana Erawan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Agnes Mersatika Hartoyo | Affiliation unknown | 2 |
| Lade Albar Kalza | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Nur Fajar | Affiliation unknown | 2 |
| Fifi Nirmala G | Affiliation unknown | 2 |
| Ambo Sakka | Affiliation unknown | 2 |
| Ika Rustika | Affiliation unknown | 2 |
| Rizki Eka Sakti Octaviani | Affiliation unknown | 2 |
| Fifi Nirmala G | Universitas Halu Oleo | 2 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.