Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN MENARCHE PADA SISWI SD NEGERI 6 KENDARI

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 1 No. 2 (2021)

DOI
10.37887/jgki.v1i2.17325
ISSN
2797-5894
Published
2021-03-25
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita, ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Menarche terjadi pada periode pertengahan pubertas atau biasa terjadi 6 bulan setelah mencapai puncak percepatan pertumbuhan. Banyak hal yang mempengaruhi menarche, antara lain adanya perubahan hormon yang mempengaruhi kematangan sel. Selain itu konsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang mempengaruhi perkembangan organ reproduksi remaja. Survei awal yang dilakukan di beberapa SD Negeri di Kota Kendari yaitu pada siswi kelas 5 dan 6, didapatkan rata rata siswi mengalami menarche pada usia 10 dan 11 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatara status gizi dan gaya hidup dengan kejadian menarche pada siswi SD Negeri 6 Kendari. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan adalah seluruh siswi kelas VI SD Negeri 6 Kendari yang berjumlah 108 siswi. Besar sampel dalam penelitiaan ini berjumlah 62 siswi yang diperoleh dengan menggunakan teknik penarikan sampel dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan 2 variabel yang diteliti memiliki hubungan dengan dengan kejadian menarche pada siswi SD Negeri 6 Kendari yaitu status gizi diperoleh hasil P = 0,000 yang artinya memiliki hubungan dengan kejadian menarche dan gaya hidup diperoleh hasil P = 0,034 yang artinya memiliki hubungan dengan kejadian menarche

Collaboration network of the authors

40 authors · 230 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo10
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo7
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Farit RezalAffiliation unknown6
Suhadi SuhadiAffiliation unknown6
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown5
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Syefira SalsabilaAffiliation unknown3
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo3
Rahman RahmanAffiliation unknown3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Nurzahra SaputriAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Adinda ValentinaAffiliation unknown1
Wa Ode NurcahyantiAffiliation unknown1
Nina SyukriyahAffiliation unknown1
Wa Ode Wulandari EkaAffiliation unknown1
Wa Ija IjaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN STATUS GIZI DAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN MENARCHE PADA SISWI SD NEGERI 6 KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Yustiani, Yustiani</dc:creator>
	<dc:creator>Yusran, Sartiah</dc:creator>
	<dc:creator>Lisnawaty, Lisnawaty</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita, ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Menarche terjadi pada periode pertengahan pubertas atau biasa terjadi 6 bulan setelah mencapai puncak percepatan pertumbuhan. Banyak hal yang mempengaruhi menarche, antara lain adanya perubahan hormon yang mempengaruhi kematangan sel. Selain itu konsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang mempengaruhi perkembangan organ reproduksi remaja. Survei awal yang dilakukan di beberapa SD Negeri di Kota Kendari yaitu pada siswi kelas 5 dan 6, didapatkan rata rata siswi mengalami menarche pada usia 10 dan 11 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatara status gizi dan gaya hidup dengan  kejadian menarche pada siswi SD Negeri 6 Kendari. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan adalah seluruh siswi  kelas VI SD Negeri 6 Kendari yang berjumlah 108 siswi. Besar sampel dalam penelitiaan ini berjumlah 62 siswi yang diperoleh dengan menggunakan teknik penarikan sampel dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan 2 variabel yang diteliti memiliki hubungan dengan dengan kejadian menarche pada siswi SD Negeri 6 Kendari yaitu status gizi diperoleh hasil P = 0,000 yang artinya memiliki hubungan dengan kejadian menarche dan gaya hidup diperoleh hasil P = 0,034 yang artinya memiliki hubungan dengan kejadian menarche</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/17325</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v1i2.17325</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/17325/11557</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>