Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU, POLA MAKAN DAN POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO TAHUN 2022

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 4 No. 2 (2023)

DOI
10.37887/jgki.v4i2.43109
ISSN
2797-5894
Published
2023-08-15
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Stunting (kerdil) adalah suatu kondisi yang terjadi dimana balita terlihat lebih pendek untuk usianya. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang dialami balita akibat gizi yang kurang dalam waktu lama karena gizi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan makanan yang diberikan. Di masa depan, anak-anak yang mengalami stunting akan sulit dalam hal pencapaian tumbuh kembang yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pegetahuan ibu, pola makan, dan pola asuh terhadap kejadian stuntung pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo tahun 2022. Kualitatif adalah jenis yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode analitik observasional dan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan, yaitu proportional random sampling dengan total responden sebanyak 88. Hasil uji fisher exact test menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p value= 0,013) dan pola makan (p value=0,018) dengan kejadian stunting pada balita, serta tidak ada hubungan antara pola asuh (p value=1,000) dengan kejadian stunting pada balita. Kesimpulan pada penelitian ini, yaitu terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan pola makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo Tahun 2022 dan tidak terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo Tahun 2022. Kata kunci: Kejadian Stunting, Tingkat Pengetahuan, Pola Makan dan Pola Asuh Abstract Stunting (dwarf) is a condition where a toddler looks shorter for his age. Stunting is a chronic nutritional problem experienced by toddlers due to not being good at fulfilling nutrition for quite a long time because the nutrition needed is not in accordance with the food given. In the future, stunted children will find it difficult to promote optimal growth and development. This study aims to determine the relationship between the level of mother's knowledge, diet, and parenting style on the incidence of stunting in toddlers in the working area of the Nambo Health Center in 2022. Qualitative is a type of research using an analytic observational method and the research design applied is cross sectional. The sampling technique used was proportional random sampling and a total of 88 respondents. The results of the Fisher's exact test showed that there was a relationship between the mother's level of knowledge (p value=0.013) and eating patterns (p value=0.018) with the incidence of stunting in toddlers., and there is no relationship between parenting style (p value=1,000) and the incidence of stunting in toddlers. The conclusion in this study is that there is a relationship between the level of mother's knowledge and eating patterns with the incidence of stunting in toddlers in the Nambo Health Center work area in 2022 and there is no relationship between parenting style and the incidence of stunting in toddlers in the Nambo Health Center work area in 2022. Keywords: Stunting Incident; Level of Knowledge, Dietary Habita and Parenting Style

Collaboration network of the authors

40 authors · 148 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo5
Irma IrmaAffiliation unknown4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputaAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Swaidatul Masluhiya AfUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
IrmaUniversitas Halu Oleo1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Israwati WaelanAffiliation unknown1
Devi Safitri EffendyAffiliation unknown1
Wa Ija IjaAffiliation unknown1
Athisa Dwi Junisa RizkijantiAffiliation unknown1
Esri Wahyuni ArifAffiliation unknown1
Nur Hasanah SAffiliation unknown1
Endang EndangUniversitas Halu Oleo1
Rizki Eka Sakti Octaviani KAffiliation unknown1
Widya AstutiAffiliation unknown1
nuradinda lestariAffiliation unknown1
Vivi AnrianiAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Mira AsyatiAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Miranda Tribuana Gita AstiniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU, POLA MAKAN DAN POLA ASUH TERHADAP  KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO  TAHUN 2022</dc:title>
	<dc:creator>Melisa, Melisa</dc:creator>
	<dc:creator>Nirmala G, Fifi</dc:creator>
	<dc:creator>Harleli, Harleli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Stunting (kerdil) adalah suatu kondisi yang terjadi dimana balita terlihat lebih pendek untuk usianya. Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang dialami balita akibat gizi yang kurang dalam waktu lama karena gizi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan makanan yang diberikan. Di masa depan, anak-anak yang mengalami stunting akan sulit dalam hal pencapaian tumbuh kembang yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pegetahuan ibu, pola makan, dan pola asuh terhadap kejadian stuntung pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo tahun 2022. Kualitatif adalah jenis yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode analitik observasional dan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan, yaitu proportional random sampling dengan total responden sebanyak 88. Hasil uji fisher exact test menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p value= 0,013) dan pola makan (p value=0,018) dengan kejadian stunting pada balita, serta tidak ada hubungan antara pola asuh (p value=1,000) dengan kejadian stunting pada balita. Kesimpulan pada penelitian ini, yaitu terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan pola makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo Tahun 2022 dan tidak terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo Tahun 2022.

Kata kunci : Kejadian Stunting, Tingkat Pengetahuan, Pola Makan dan Pola Asuh






Abstract 
Stunting (dwarf) is a condition where a toddler looks shorter for his age. Stunting is a chronic nutritional problem experienced by toddlers due to not being good at fulfilling nutrition for quite a long time because the nutrition needed is not in accordance with the food given. In the future, stunted children will find it difficult to promote optimal growth and development. This study aims to determine the relationship between the level of mother's knowledge, diet, and parenting style on the incidence of stunting in toddlers in the working area of the Nambo Health Center in 2022. Qualitative is a type of research using an analytic observational method and the research design applied is cross sectional. The sampling technique used was proportional random sampling and a total of 88 respondents. The results of the Fisher's exact test showed that there was a relationship between the mother's level of knowledge (p value=0.013) and eating patterns (p value=0.018) with the incidence of stunting in toddlers. , and there is no relationship between parenting style (p value=1,000) and the incidence of stunting in toddlers. The conclusion in this study is that there is a relationship between the level of mother's knowledge and eating patterns with the incidence of stunting in toddlers in the Nambo Health Center work area in 2022 and there is no relationship between parenting style and the incidence of stunting in toddlers in the Nambo Health Center work area in 2022.

Keywords : Stunting Incident; Level of Knowledge, Dietary Habita and Parenting Style</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/43109</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v4i2.43109</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/43109/18813</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>