Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMAN 8 KENDARI TAHUN 2020

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 1 No. 3 (2022)

DOI
10.37887/jgki.v1i3.23398
ISSN
2797-5894
Published
2022-01-22
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi kesehatan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal (12 g/dl). WHO 2015 mencatat bahwa prevalensi anemia pada remaja puteri sampai saat ini masih cukup tinggi dimana prevalensi anemia dunia berkisar 50-80%. Kasus anemia di dunia diperkirakan 1,32 miliar jiwa atau sekitar 25% dari populasi manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional yang bersifat analitik. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0.339) dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020. Gambaran umum status gizi dengan anemia menunjukkan bahwa dari 16 responden dengan status gizi tidak normal, 4 atau (44,4%) diantaranya mengalami anemia sedangkan 5 atau (55,6%) tidak mengalami anemia. Responden dengan status gizi normal terdapat 80 responden, 23 atau (28,8%) diantaranya mengalami anemia sedangkanan 57 atau (71,2%) tidakmengalami anemia. Kesimpulannya adalah pengetahuan tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020 dan Gambaran umum status gizi dengan anemia menunjukkan bahwa dari 16 responden dengan status gizi tidak normal, 4 atau (44,4%) diantaranya mengalami anemia sedangkan 5 atau (55,6%) tidak mengalami anemia. Responden dengan status gizi normal terdapat 80 responden, 23 atau (28,8%) diantaranya mengalami anemia sedangkanan 57 atau (71,2%) tidakmengalami anemia. Kata kunci: Anemia, remaja putri, pengetahuan, status gizi Anemia is a health condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal (12 g / dl). WHO 2015 noted that the prevalence of anemia in adolescent girls is still quite high, where the prevalence of anemia in the world ranges from 50-80%. Cases of anemia in the world are estimated at 1.32 billion people or about 25% of the world's human population. This study aims to determine the relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020.This type of research uses observational research that is analytic in nature. This research method used a cross sectional research design using the chi square test. The results of this study indicate that there is no significant relationship between knowledge (p-value = 0.339) and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020. The general description of nutritional status with anemia shows that out of 9 respondents with abnormal nutritional status, 4 or (44.4%) of them had anemia while 5 or (55.6%) did not have anemia. Respondents with normal nutritional status were 80 respondents, 23 or (28.8%) of whom had anemia while 57 or (71.2%) had no anemia. The conclusion is that knowledge is not related to the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020 and the general description of nutritional status with anemia shows that out of 9 respondents with abnormal nutritional status, 4 or (44.4%) of them have anemia while 5 or (55, 6%) do not have anemia. Respondents with normal nutritional status were 80 respondents, 23 or (28.8%) of whom had anemia while 57 or (71.2%) had no anemia Keywords: Anemia, adolescent female, knowledge, nutrional status

Collaboration network of the authors

40 authors · 121 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo7
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Irma IrmaAffiliation unknown3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputaAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Swaidatul Masluhiya AfUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
IrmaUniversitas Halu Oleo1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Melisa MelisaAffiliation unknown1
Fifi Nirmala GAffiliation unknown1
Wa Ija IjaAffiliation unknown1
Sulastri TahirAffiliation unknown1
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1
Esri Wahyuni ArifAffiliation unknown1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Nur Hasanah SAffiliation unknown1
Endang EndangUniversitas Halu Oleo1
Rizki Eka Sakti Octaviani KAffiliation unknown1
Widya AstutiAffiliation unknown1
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo1
nuradinda lestariAffiliation unknown1
Vivi AnrianiAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Mira AsyatiAffiliation unknown1
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown1
Marchy Trinita MaslinAffiliation unknown1
Sumarni SumarniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA  PADA REMAJA PUTRI SMAN 8 KENDARI TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Waelan, Israwati</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Devi Safitri</dc:creator>
	<dc:creator>Harleli, Harleli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anemia merupakan suatu kondisi kesehatan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal (12 g/dl). WHO 2015 mencatat bahwa prevalensi anemia pada remaja puteri sampai saat ini masih cukup tinggi dimana prevalensi anemia dunia berkisar 50-80%. Kasus anemia di dunia diperkirakan 1,32 miliar jiwa atau sekitar 25% dari populasi manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional yang bersifat analitik. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0.339) dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020. Gambaran umum status gizi dengan anemia menunjukkan bahwa dari 16 responden dengan status gizi tidak normal, 4 atau  (44,4%) diantaranya mengalami anemia sedangkan 5 atau (55,6%) tidak mengalami anemia. Responden dengan status gizi normal terdapat 80 responden, 23 atau (28,8%) diantaranya mengalami anemia sedangkanan 57 atau (71,2%) tidakmengalami anemia. Kesimpulannya adalah pengetahuan tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 8 Kendari tahun 2020 dan Gambaran umum status gizi dengan anemia menunjukkan bahwa dari 16 responden dengan status gizi tidak normal, 4 atau (44,4%) diantaranya mengalami anemia sedangkan 5 atau (55,6%) tidak mengalami anemia. Responden dengan status gizi normal terdapat 80 responden, 23 atau (28,8%) diantaranya mengalami anemia sedangkanan 57 atau (71,2%) tidakmengalami anemia. Kata kunci: Anemia, remaja putri, pengetahuan, status gizi      Anemia is a health condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal (12 g / dl). WHO 2015 noted that the prevalence of anemia in adolescent girls is still quite high, where the prevalence of anemia in the world ranges from 50-80%. Cases of anemia in the world are estimated at 1.32 billion people or about 25% of the world's human population. This study aims to determine the relationship between knowledge and nutritional status with the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020.This type of research uses observational research that is analytic in nature. This research method used a cross sectional research design using the chi square test. The results of this study indicate that there is no significant relationship between knowledge (p-value = 0.339) and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020. The general description of nutritional status with anemia shows that out of 9 respondents with abnormal nutritional status, 4 or (44.4%) of them had anemia while 5 or (55.6%) did not have anemia. Respondents with normal nutritional status were 80 respondents, 23 or (28.8%) of whom had anemia while 57 or (71.2%) had no anemia. The conclusion is that knowledge is not related to the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 8 Kendari in 2020 and the general description of nutritional status with anemia shows that out of 9 respondents with abnormal nutritional status, 4 or (44.4%) of them have anemia while 5 or (55 , 6%) do not have anemia. Respondents with normal nutritional status were 80 respondents, 23 or (28.8%) of whom had  anemia while 57 or (71.2%) had no anemia                                                                                                                                 Keywords: Anemia , adolescent female, knowledge, nutrional status</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/23398</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v1i3.23398</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/23398/13980</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>