Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MUNA TAHUN 2019

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 1 No. 2 (2021)

DOI
10.37887/jgki.v1i2.17326
ISSN
2797-5894
Published
2021-03-25
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Pada tahun 2019 telah terhitung bahwa 9,3% orang dewasa berusia 20-79 tahun yakni sebanyak 463 juta orang hidup dengan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko aktivitas olahraga, asupan karbohidrat dan riwayat keluarga terhadap kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Muna pada bulan Januari sampai dengan September 2019. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 sampel yakni 30 kasus dan 30 kontrol yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang merupakan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 yakni aktivitas olahraga diperoleh nilai p value = 0,038, OR = 3,000 (CI 95% 1,046-8,603) dan riwayat keluarga diperoleh nilai p value = 0,001, OR = 12,250 (CI 95% 2,464-60,910), sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 yakni asupan karbohidrat diperoleh nilai p value = 0,667, OR = 2,154 (CI 95% 0,363-12,764). Sebaiknya masyarakat ikut berperan aktif untuk mengurangi adanya risiko dan mencegah terjadinya Diabetes Melitus tipe 2.

Collaboration network of the authors

40 authors · 298 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo10
Sartiah YusranAffiliation unknown9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo9
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo8
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo7
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo6
Junaid JunaidAffiliation unknown6
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo6
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Syefira SalsabilaAffiliation unknown4
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown4
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Irma IrmaAffiliation unknown3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Rahman RahmanAffiliation unknown2
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2
Farit RezalAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT INAP  DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MUNA TAHUN 2019</dc:title>
	<dc:creator>Astuti, Wa Ode Widya</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:creator>Lisnawaty, Lisnawaty</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Pada tahun 2019  telah terhitung bahwa 9,3% orang dewasa berusia 20-79 tahun yakni sebanyak 463 juta orang hidup dengan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko aktivitas olahraga, asupan karbohidrat dan riwayat keluarga terhadap kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Muna pada bulan Januari sampai dengan September 2019. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 sampel yakni 30 kasus dan 30 kontrol yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang merupakan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 yakni aktivitas olahraga diperoleh nilai p value = 0,038, OR = 3,000 (CI 95% 1,046-8,603) dan riwayat keluarga diperoleh nilai p value = 0,001, OR = 12,250 (CI 95% 2,464-60,910), sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko kejadian penyakit Diabetes Melitus tipe 2 yakni asupan karbohidrat diperoleh nilai p value = 0,667, OR = 2,154 (CI 95% 0,363-12,764). Sebaiknya masyarakat ikut berperan aktif untuk mengurangi adanya risiko dan mencegah terjadinya Diabetes Melitus tipe 2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/17326</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v1i2.17326</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/17326/11558</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>