Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

DEKOMPOSISI MORFOLOGI BENTUK BINER DUA DIMENSI MENJADI POLIGON KONVEKS DENGAN PENDEKATAN HEURISTIK

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 2 (2006) · pp. 86–91

DOI
10.12962/j24068535.v5i2.a232
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2006-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Dalam pengolahan citra digital dan pengenalan pola, representasi bentuk merupakan masalah yang paling mendasar. Sebuah skema representasi bentuk yang bagus dapat memberi kemudahan pada analisis bentuk untuk dikembangkan pada berbagai macam pencocokan bentuk atau tugas pengenalan.Pada Penelitian ini, dirancang perangkat lunak untuk mendekomposisi bentuk biner dua dimensi menjadi poligon konveks dengan menggunakan teori morfologi dan pendekatan secara heuristik. Proses dekomposisi dilakukan dengan menentukan aproksimasi konveks dari citra yang diolah. Penentuan aproksimasi konveks didapat dari penyusutan bentuk untuk mengambil bentuk primitif dasar, kemudian mengembangkan kembali bentuk tersebut sehingga menjadi poligon konveks. Hasil dari proses ini berupa komponen konveks dan representasinya.Hasil uji coba membuktikan bahwa komponen konveks yang dihasilkan dari bentuk dengan tepi yang tidak banyak lekukan akan lebih sedikit daripada bentuk dengan banyak lekukan pada tepinya. Selain itu jumlah komponen konveks yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendekatan bentuk asal, lebih sedikit bila dibandingkan dengan algoritma Wang, algoritma Pitas dan Skeleton Transform.Kata Kunci: bentuk biner, poligon konveks, morfologi, komponen konveks.

Collaboration network of the authors

40 authors · 71 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Islamic University of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember9
Yuna SugianelaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Anny YuniartiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Imam KuswardayanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Handayani TjandrasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Isye ArieshantiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Syavira Tiara ZulkarnainInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Diana PurwitasariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Jayanti Yusmah SariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Mutmainnah MuchtarInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Bernardinus ArisandiAffiliation unknown1
Arya Yudhi WijayaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Lim Yohanes StefanusAffiliation unknown1
Faida RoyaniAffiliation unknown1
Tri Anggraeny FettyAffiliation unknown1
Lalu Muhammad DzakiAffiliation unknown1
Dewi RosidaAffiliation unknown1
Rizky Yuniar HakkunAffiliation unknown1
Darlis Heru MurtiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Daru Jani NanjayaAffiliation unknown1
Dody Rachmat WicaksonoAffiliation unknown1
Nunut Priyo JatmikoAffiliation unknown1
Kavin AndiAffiliation unknown1
Sarwosri SarwosriInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Myke Noor ArianiAffiliation unknown1
Ricky Eka PutraAffiliation unknown1
Arrie KurniawardhaniIslamic University of Indonesia1
Fitri BimantoroAffiliation unknown1
Mirza Galih KurniawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wijayanti Nurul KhotimahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ridho Rahman HariadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Risal Andika SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dini Adni NavastaraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ardhon RakhmadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Misbahul FuadInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dimas Fanny Hebrasianto PermadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ahmad Wahyu RosyadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Avin MaulanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DEKOMPOSISI MORFOLOGI BENTUK BINER DUA DIMENSI MENJADI POLIGON KONVEKS DENGAN PENDEKATAN HEURISTIK</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suciati, Nanik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmawati, Rosdiana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Dalam pengolahan citra digital dan pengenalan pola, representasi bentuk merupakan masalah yang paling mendasar. Sebuah skema representasi bentuk yang bagus dapat memberi kemudahan pada analisis bentuk untuk dikembangkan pada berbagai macam pencocokan bentuk atau tugas pengenalan.Pada Penelitian ini, dirancang perangkat lunak untuk mendekomposisi bentuk biner dua dimensi menjadi poligon konveks dengan menggunakan teori morfologi dan pendekatan secara heuristik. Proses dekomposisi dilakukan dengan menentukan aproksimasi konveks dari citra yang diolah. Penentuan aproksimasi konveks didapat dari penyusutan bentuk untuk mengambil bentuk primitif dasar, kemudian mengembangkan kembali bentuk tersebut sehingga menjadi poligon konveks. Hasil dari proses ini berupa komponen konveks dan representasinya.Hasil uji coba membuktikan bahwa komponen konveks yang dihasilkan dari bentuk dengan tepi yang tidak banyak lekukan akan lebih sedikit daripada bentuk dengan banyak lekukan pada tepinya. Selain itu jumlah komponen konveks yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendekatan bentuk asal, lebih sedikit bila dibandingkan dengan algoritma Wang, algoritma Pitas dan Skeleton Transform.Kata Kunci : bentuk biner, poligon konveks, morfologi, komponen konveks.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2006-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/232</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v5i2.a232</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 5, No 2 Juli 2006; 86-91</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/232/181</dc:relation>
</oai_dc:dc>