Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI KURANG PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2019

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 1 No. 3 (2022)

DOI
10.37887/jgki.v1i3.23400
ISSN
2797-5894
Published
2022-01-22
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi utama pada balita di Indonesia. Pravelensi gizi kurang dan gizi buruk mulai meningkat pada usia 6-11 bulan dan mencapai puncaknya pada usia 12-23 bulan dan 24-35 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan status gizi pada anak balita di wilayah kerja puskesmas Mata Kota Kendari Tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilaksanakan di wilayah Kerja Puskesmas Mata. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2019. Responden penelitian adalah ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simpel Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan food recall 24 jam. Analisis data menggunakan uji chi squere. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan asupan makanan dengan status gizi balita (p value = 0.025), begitupula terhadap pendapat keluarga (p value = 0.036) menunjukkan bahwa ada hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi pada anak balita. Berbeda hasil penelitian dengan pendidikan orang tua (p value = 0.302) menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita, pengetahuan ibu (p value = 0.378) menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita, dan riwayat penyakit infeksi (p value= 0.298) juga menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita. Kata kunci: Status Gizi, Anak Balita Malnutrition is one of the main nutritional problems for toddlers in Indonesia. The prevalence of malnutrition and malnutrition begins to increase at the age of 6-11 months and reaches its peak at the age of 12-23 months and 24-35 months. This study aims to determine factors related to the nutritional status of children under five in the working area of health center Mata Kota Kendari in 2019. The method used in this study is quantitative using a Cross Sectional Study approach. The research was carried out in working area of the health center Mata Kota Kendari. The study was conducted in May 2019. The research respondents were mothers who had children under five. The sampling technique was carried out by simple random sampling. Data was collected through questionnaires and 24-hour food recall. Data analysis using chi square test. The results showed that there was a relationship between food intake and nutritional status of children under five (p value = 0.025), as well as family opinion (p value = 0.036) indicating that there was a relationship between family income and nutritional status of children under five. In contrast, the results of the study with parental education (p value = 0.302) showed no relationship with nutritional status in children under five, mother's knowledge (p value = 0.378) showed no relationship with nutritional status in children under five, and a history of infectious diseases (p value). = 0.298) also showed no relationship with nutritional status in children under five. Keywords: Nutrition Status, Toddlers

Collaboration network of the authors

40 authors · 315 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo11
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo10
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo8
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Irma IrmaAffiliation unknown5
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo5
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Fikki PrasetyaAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI KURANG PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2019</dc:title>
	<dc:creator>Riski, Yusni Diah</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi utama pada balita di Indonesia. Pravelensi gizi kurang dan gizi buruk mulai meningkat pada usia 6-11 bulan dan  mencapai puncaknya pada usia 12-23 bulan dan 24-35 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan status gizi pada anak balita di wilayah kerja puskesmas Mata Kota Kendari Tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilaksanakan di wilayah Kerja Puskesmas Mata. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2019. Responden penelitian adalah ibu yang mempunyai anak balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simpel Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan  food  recall  24  jam. Analisis data  menggunakan uji chi squere. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan asupan makanan dengan status gizi balita (p value = 0.025), begitupula terhadap pendapat keluarga (p value = 0.036) menunjukkan bahwa ada hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi pada anak balita. Berbeda hasil penelitian dengan pendidikan orang tua (p value =  0.302) menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita, pengetahuan ibu (p value =  0.378) menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita, dan riwayat penyakit infeksi (p value= 0.298) juga menunjukkan tidak memiliki hubungan dengan status gizi pada anak balita. Kata kunci : Status Gizi, Anak Balita      Malnutrition is one of the main nutritional problems for toddlers in Indonesia. The prevalence of malnutrition and malnutrition begins to increase at the age of 6-11 months and reaches its peak at the age of 12-23 months and 24-35 months. This study aims to determine factors related to the nutritional status of children under five in the working area of health center Mata Kota Kendari in 2019. The method used in this study is quantitative using a Cross Sectional Study approach. The research was carried out in working area of the health center Mata Kota Kendari. The study was conducted in May 2019. The research respondents were mothers who had children under five. The sampling technique was carried out by simple random sampling. Data was collected through questionnaires and 24-hour food recall. Data analysis using chi square test. The results showed that there was a relationship between food intake and nutritional status of children under five (p value = 0.025), as well as family opinion (p value = 0.036) indicating that there was a relationship between family income and nutritional status of children under five. In contrast, the results of the study with parental education (p value = 0.302) showed no relationship with nutritional status in children under five, mother's knowledge (p value = 0.378) showed no relationship with nutritional status in children under five, and a history of infectious diseases (p value). = 0.298) also showed no relationship with nutritional status in children under five. Keywords : Nutrition Status, Toddlers</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/23400</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v1i3.23400</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/23400/13984</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>