Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN POLA MAKAN, STATUS GIZI DAN KONSUMSI MAKANAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA PEREMPUAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO ANGKATAN 2021

Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jgki.v4i3.46265
ISSN
2797-5894
Published
2023-12-03
Publisher
Program Studi Gizi FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Anemia adalah pengurangan dalam jumlah, warna atau ukuran dari sel-sel darah merah. Anemia gizi disebabkan karena beberapa hal yaitu menu makanan sehari-hari kurang mengandung zat besi, penyerapan zat besi di dalam usus kurang baik atau terganggu, infeksi parasit/ infeksi lain, kemampuan menampung zat besi menurun atau kebutuhan zat besi meningkat. Mahasiswi angkatan 2021 masih dianggap sebagai kelompok remaja yang rentan terhadap anemia. Melemahnya daya tahan tubuh membuat lebih mudah terkena penyakit, mengalami kemunduran kondisi, dan mengganggu perkembangan motorik, mental, dan intelektual. Pada akhirnya, ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, status gizi dan konsumsi makanan zat besi dengan kejadian anemia pada mahasiswa perempuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Jumlah sampel adalah 78 orang mahasiswa perempuan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola makan (p value=0,03) dan konsumsi makanan zat besi (p value=0,002) dengan kejadian anemia, namun tidak terdapat hubungan antara status gizi (p value=0,09) dengan kejadian anemia. Sebaiknya kepada bagi mahasiswa terutama pada mahasiswa perempuan lebih memperhatikan pola makan terutama konsumsi makanan zat besi untuk menghindari terjadinya anemia. Kata kunci: Kejadian Anemia, Pola Makan, Status Gizi, Konsumsi Makanan Zat Besi Abstract Anemia is a reduction in the number, color, or size of red blood cells. Nutritional anemia is caused by several things, namely, the daily diet does not contain enough iron, the absorption of iron in the intestine is poor or disturbed, parasitic infections/other infections, the ability to accommodate iron decreases, or the need for iron increases. Female students from the class of 2021 are still considered a group of teenagers who are vulnerable to anemia. Weakening of the body's immune system makes it more susceptible to disease, conditions deteriorate, and interferes with motor, mental, and intellectual development. Ultimately, this has an impact on the quality of human resources. This research aims to determine the relationship between diet, nutritional status, and consumption of iron foods with the incidence of anemia in female students at the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, class of 2021. This type of research is analytical using a cross-sectional design approach. The total sample was 78 female students using purposive sampling techniques. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the study showed a relationship between diet (p value=0.03) and consumption of iron foods (p value=0.002) with the incidence of anemia. Still, there was no relationship between nutritional status (p value=0.09) and the incidence of anemia. It is better for students, especially female students, to pay more attention to their diet, especially consuming iron foods to avoid anemia. Keywords: Incidence of Anemia, Diet, Nutritional Status, Iron Food Consumption

Collaboration network of the authors

40 authors · 273 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo13
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo11
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo7
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo6
Irma IrmaAffiliation unknown6
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Febriana MuchtarAffiliation unknown5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
Riska JalilAffiliation unknown3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo3
Sri Tungga DewiAffiliation unknown3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Mawaddatul WarahmaUniversitas Halu Oleo1
Syaffikka SyaffikkaUniversitas Halu Oleo1
Ulfa HardiantiUniversitas Halu Oleo1
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN POLA MAKAN, STATUS GIZI DAN KONSUMSI MAKANAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA PEREMPUAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO  ANGKATAN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Muthmainnah S Saad, Wiwik</dc:creator>
	<dc:creator>Jafriati, Jafriati</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Anemia adalah pengurangan dalam jumlah, warna atau ukuran dari sel-sel darah merah. Anemia gizi disebabkan karena beberapa hal yaitu menu makanan sehari-hari kurang mengandung zat besi, penyerapan zat besi di dalam usus kurang baik atau terganggu, infeksi parasit/ infeksi lain, kemampuan menampung zat besi menurun atau kebutuhan zat besi meningkat. Mahasiswi angkatan 2021 masih dianggap sebagai kelompok remaja yang rentan terhadap anemia. Melemahnya daya tahan tubuh membuat lebih mudah terkena penyakit, mengalami kemunduran kondisi, dan mengganggu perkembangan motorik, mental, dan intelektual. Pada akhirnya, ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, status gizi dan konsumsi makanan zat besi dengan kejadian anemia pada mahasiswa perempuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Jumlah sampel adalah 78 orang mahasiswa perempuan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola makan (p value=0,03) dan konsumsi makanan zat besi (p value=0,002) dengan kejadian anemia, namun tidak terdapat hubungan antara status gizi (p value=0,09) dengan kejadian anemia. Sebaiknya kepada bagi mahasiswa terutama pada mahasiswa perempuan lebih memperhatikan pola makan terutama konsumsi makanan zat besi untuk menghindari terjadinya anemia.

Kata kunci: Kejadian Anemia, Pola Makan, Status Gizi, Konsumsi Makanan Zat Besi






Abstract
Anemia is a reduction in the number, color, or size of red blood cells. Nutritional anemia is caused by several things, namely, the daily diet does not contain enough iron, the absorption of iron in the intestine is poor or disturbed, parasitic infections/other infections, the ability to accommodate iron decreases, or the need for iron increases. Female students from the class of 2021 are still considered a group of teenagers who are vulnerable to anemia. Weakening of the body's immune system makes it more susceptible to disease, conditions deteriorate, and interferes with motor, mental, and intellectual development. Ultimately, this has an impact on the quality of human resources. This research aims to determine the relationship between diet, nutritional status, and consumption of iron foods with the incidence of anemia in female students at the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, class of 2021. This type of research is analytical using a cross-sectional design approach. The total sample was 78 female students using purposive sampling techniques. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the study showed a relationship between diet (p value=0.03) and consumption of iron foods (p value=0.002) with the incidence of anemia. Still, there was no relationship between nutritional status (p value=0.09) and the incidence of anemia. It is better for students, especially female students, to pay more attention to their diet, especially consuming iron foods to avoid anemia.

Keywords: Incidence of Anemia, Diet, Nutritional Status, Iron Food Consumption</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Gizi FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/46265</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jgki.v4i3.46265</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2797-5894</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jgki.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gikes/article/view/46265/19368</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>