Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

SISTEM OTENTIKASI UNTUK SQUID BERBASIS WEB

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 2 (2006) · pp. 106–111

DOI
10.12962/j24068535.v5i2.a235
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2006-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Dalam sebuah jaringan komputer terdapat bermacam-macam tipe user dengan berbagi tingkatan yang berbeda yang juga dibutuhkan perlakuan yang berbeda pada tiap user yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam menggunakan akses web, baik berupa http, ftp, gopher, dan lain-lain. Dimana masing-masing user memiliki skala prioritas dalam penggunaan bandwidth, jumlah koneksi maksimum, waktu koneksi, ukuran file maksimum, situs yang tidak boleh diakses dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang disimpan dalam basisdata. Selain itu, perangkat lunak yang dibuat dapat memproses request dari client berdasarkan data konfigurasi dengan lebih cepat. Permasalahan yang mucul adalah bagaimana merancang dan membuat suatu perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang diambil dari basisdata, serta dapat memproses request dari client dengan lebih cepat berdasarkan hak akses yang dimilikinya.Dalam penelitian ini didesain dan diimplementasikan suatu sistem otentikasi user dengan mengambil data user yang tersimpan dalam basisdata MySQL. Disamping itu, dilakukan rekayasa pada beberapa rutin proses yang terdapat dalam squid proxy, supaya proses-proses dapat melakukan pengambilan data konfigurasi yang dialihkan dan disimpan dalam basisdata MySQL. Data konfigurasi ini didasarkan pada pembagian hak akses yang dimiliki oleh masing-masing grup user. Antarmuka berbasis web digunakan sebagai salah satu layanan bagi admin untuk mempermudah pengelolaan dan pengolahan data konfigurasi yang dibuat.Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, terbukti sistem yang dibuat dapat bekerja dengan baik dan tidak melenceng dari fungsi asli sebelum dilakukan perubahan. Bahkan pada penanganan request client yang berukuran besar, kinerja squid mengalami peningkatan dalam hal kecepatan proses yang dibutuhkan. Sebagai contoh, request client pada file berukuran 602 KB dengan tipe file html (supaya dapat dieksekusi dan ditampilkan pada browser). Pada squid asli, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengiriman data yang diminta adalah 85,921 detik. Sedangkan pada squid hasil rekayasa, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan adalah 76,572 detik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan, dengan pembuatan rekayasa rutin proses yang tepat dapat meningkatkan kinerja squid.Kata Kunci: squid, proxy, otentikasi eksternal mysql, linux, web, php, rekayasa proses, patch, akses user

Collaboration network of the authors

40 authors · 66 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Bhayangkara Surabaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tohari AhmadInstitut Teknologi Sepuluh Nopember4
Darlis Heru MurtiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Radityo AnggoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Hindrawan ArisAffiliation unknown2
Nur Aini RakhmawatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Henning Titi CiptaningtyasInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Panji Arya LumayungAffiliation unknown1
Yulianawati YulianawatiAffiliation unknown1
Budi KurniawanAffiliation unknown1
Diana PurwitasariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ade AfrianAffiliation unknown1
Wawan MardianAffiliation unknown1
Beny Yulkurniawan Victorio NasutionAffiliation unknown1
Ary Mazharuddin ShidiqyAffiliation unknown1
Khakim GhozaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nina YuliastutiAffiliation unknown1
Muchammad HusniInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Januar BisaptantoAffiliation unknown1
Okhi OktanioAffiliation unknown1
Imam KuswardayanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Firman FathoniAffiliation unknown1
Indera Zainul MuttaqienInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Asad ArismadhaniAffiliation unknown1
I Nyoman Trisna WirawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Lidya Amalia RahmaniaAffiliation unknown1
Baskoro Adi PratomoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Arief PrasetyoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faishal Halim SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Erna AuparayInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Hudan StudiawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Amirullah AmirullahUniversitas Bhayangkara Surabaya1
Muhammad Fattahilah RangkutyInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dino Budi PrakosoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Akbar Pandu SegaraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Taufiq Odhi Dwi PutraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Adi Surya Suwardi AnsyahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Miftahol ArifinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SISTEM OTENTIKASI UNTUK SQUID BERBASIS WEB</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Samopa, Febriliyan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ijtihadie, Royyana Muslim</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Awami, Liga</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Dalam sebuah jaringan komputer terdapat bermacam-macam tipe user dengan berbagi tingkatan yang berbeda yang juga dibutuhkan perlakuan yang berbeda pada tiap user yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam menggunakan akses web, baik berupa http, ftp, gopher, dan lain-lain. Dimana masing-masing user memiliki skala prioritas dalam penggunaan bandwidth, jumlah koneksi maksimum, waktu koneksi, ukuran file maksimum, situs yang tidak boleh diakses dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang disimpan dalam basisdata. Selain itu, perangkat lunak yang dibuat dapat memproses request dari client berdasarkan data konfigurasi dengan lebih cepat. Permasalahan yang mucul adalah bagaimana merancang dan membuat suatu perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang diambil dari basisdata, serta dapat memproses request dari client dengan lebih cepat berdasarkan hak akses yang dimilikinya.Dalam penelitian ini didesain dan diimplementasikan suatu sistem otentikasi user dengan mengambil data user yang tersimpan dalam basisdata MySQL. Disamping itu, dilakukan rekayasa pada beberapa rutin proses yang terdapat dalam squid proxy, supaya proses-proses dapat melakukan pengambilan data konfigurasi yang dialihkan dan disimpan dalam basisdata MySQL. Data konfigurasi ini didasarkan pada pembagian hak akses yang dimiliki oleh masing-masing grup user. Antarmuka berbasis web digunakan sebagai salah satu layanan bagi admin untuk mempermudah pengelolaan dan pengolahan data konfigurasi yang dibuat.Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, terbukti sistem yang dibuat dapat bekerja dengan baik dan tidak melenceng dari fungsi asli sebelum dilakukan perubahan. Bahkan pada penanganan request client yang berukuran besar, kinerja squid mengalami peningkatan dalam hal kecepatan proses yang dibutuhkan. Sebagai contoh, request client pada  file berukuran 602 KB dengan tipe file html (supaya dapat dieksekusi dan ditampilkan pada browser). Pada squid asli, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengiriman data yang diminta adalah 85,921 detik. Sedangkan pada squid hasil rekayasa, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan adalah 76,572 detik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan, dengan pembuatan rekayasa rutin proses yang tepat dapat meningkatkan kinerja squid.Kata Kunci : squid, proxy, otentikasi eksternal mysql, linux, web, php, rekayasa proses, patch, akses user</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2006-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/235</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v5i2.a235</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 5, No 2 Juli 2006; 106-111</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/235/184</dc:relation>
</oai_dc:dc>