PENGARUH LATIHAN LEG EXSTENTION BERBEBAN DAN SQUAT JUMP TERHADAP KECEPATAN MELAKUKAN TENDANGAN DOLLYO CHAGI PADA CABANG OLAHRAGA TAEKWONDO DI CLUB LANGARA
Abstrak: Penelitian menggunakan metode eksperimen dan pola yang digunakan adalah Matching Subject Design yang selanjutnya disebut dengan pola M-S. Metode yang dipilih dan rancangan yang ditetapkan adalah menggunakan pola M-S (Matching by Subject). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh latihan leg exstention berbeban terhadap kecepatan melakukan tendangan dollyo chagi pada peserta cabang olahraga Taekwondo di Club Langara dengan taraf signifikan 0,000 dan nilai t hitung sebesar -11,285 yang menunjukan bahwa nilai post test lebih baik dari nilai pretest;(2) Terdapat pengaruh latihan squat jump terhadap kecepatan melakukan tendangan dollyo chagi pada peserta cabang olahraga Taekwondo di Club Langara dengan taraf signifikan 0,000 dan nilai t hitung sebesar -7,532 yang menunjukan bahwa nilai posttest lebih baik dari nilai pretest; serta (3) Persentase peningkatan pada latihan leg exstention berbeban sebesar 13,23 persen, sedangkan pada latihan squat jump sebesar 11,10 persen. Berdasarkan hitungan statistik latihan leg exstention berbeban lebih baik dalam meningkatkan kecepatan melakukan tendangan dollyo chagi dibandingkan dengan latihan squat jump terhadap kecepatan melakukan tendangan dollyo chagi pada peserta cabang olahraga Taekwondo di Club Langara. Kata Kunci: Exstention latihan, dan Tendangan Pustaka Utama.
Collaboration network of the authors
19 authors ·
29 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Institut Agama Islam Negeri Kendari
Universitas Muslim Indonesia
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.