Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PANDANGAN MASYARAKAT SUKU BAJO TERHADAP PENDIDIKAN FORMAL DI DESA MAROBO, KECAMATAN MAROBO, KABUPATEN MUNA

Jurnal Penelitian Budaya · Vol. 7 No. 2 (2022) · pp. 19–32

DOI
10.33772/jpeb.v7i2.35430
ISSN
2502-3268
Published
2022-10-18
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat suku Bajo dan factor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pendidikan formal pada masyarakat suku Bajo di Desa Marobo, Kecamatan Barobo, Kabupaten Muna terhadap pendidikan formal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Pendidikan kritis. Peneiltian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini adalah berasal dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pandangan Masyarakat Suku Bajo yang ada di Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna terhadap pendidikan formal adalah bahwa laut merupakan sumber mata pencaharian mereka yang paling utama, olehnya itu mereka selalu menjaga laut dengan baik karena konsekuensinya adalah mendapat murkanya Tuhan (penguasa laut), menurut mereka untuk menjaga laut tidak membutuhkan sekolah yang tinggi cukup bermodalkan pengetahuan yang diajarkan oleh nenek moyang mereka secara turun temurun, dan anaknya berhenti untuk sekolah karena disekolah tidak diajarkan kepada mereka mengenai cara menangkap ikan, selain itu juga dipengaruhi oleh waktu sekolah terlalu pagi buat mereka sehingga anak-anak Bajo tidak dapat masuk sekolah karena pulang dari menangkap ikan bersama orang tuanya sudah siang. (2) Faktor yang mempengaruhi rendahnya pendidikan formal pada masyarakat Suku Bajo di Desa Marobo Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, yaitu faktor eksternal dan faktor internal (a) faktor eksternal: Pertama, Rekrutmen tenaga pengajar tidak berbasis sumber daya lokal, Kedua, Jarak sekolah dengan tempat tinggal yang jauh, Ketiga, Kebijakan pemerintah. (b) faktor internal: pertama, Masalah Budaya atau Kultur Masyarakat kedua Faktor Ekonomi, ketiga, Ekspansi dan Mobilitas Masyarakat Terbatas.Kata Kunci: Pandangan masyarakat, suku Bajo, Pendidikan formal

Collaboration network of the authors

40 authors · 87 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode DirmanAffiliation unknown3
La NiampeAffiliation unknown2
Rahmat JayaAffiliation unknown2
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo1
La Ode SahidinUniversitas Halu Oleo1
Maulid TaemboUniversitas Halu Oleo1
Zahrani ZahraniUniversitas Halu Oleo1
Ansor PutraUniversitas Halu Oleo1
La AtaAffiliation unknown1
Bainudin BainudinAffiliation unknown1
Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
Agustiani HalraAffiliation unknown1
Munaser ArifinAffiliation unknown1
La Ode Ali BasriAffiliation unknown1
Erlin IpoAffiliation unknown1
Nasruddin SuyyutiAffiliation unknown1
LA ODE ARUPALAKAAffiliation unknown1
Feri AngriawanAffiliation unknown1
La TaenaAffiliation unknown1
Muliyono MuliyonoAffiliation unknown1
La Ode Topo JersAffiliation unknown1
Wa OdeEnis Wilda NingsiAffiliation unknown1
Muhammad BaharuddinAffiliation unknown1
Syahrun SyahrunUniversitas Sulawesi Tenggara1
Eva AsnaityAffiliation unknown1
I Ketut SuardikaUniversitas Halu Oleo1
I Putu SudarmikaAffiliation unknown1
La Ode Muhamad SaufAffiliation unknown1
Hesti HestiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Zakiyah Mustafa HusbaAffiliation unknown1
Irianto IbrahimAffiliation unknown1
Karsadi KarsadiAffiliation unknown1
Sahyudin SahyudinAffiliation unknown1
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo1
Gusria GusriaAffiliation unknown1
Haerun AnnaAffiliation unknown1
Anna AnnaAffiliation unknown1
Kadir MasalesiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PANDANGAN MASYARAKAT SUKU BAJO TERHADAP PENDIDIKAN FORMAL DI DESA MAROBO, KECAMATAN MAROBO,  KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>aus, Fari</dc:creator>
	<dc:creator>Aso, La</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat suku Bajo dan factor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pendidikan formal pada masyarakat suku Bajo di Desa Marobo, Kecamatan Barobo, Kabupaten Muna terhadap pendidikan formal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Pendidikan kritis. Peneiltian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini adalah berasal dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pandangan Masyarakat Suku Bajo yang ada di Desa Marobo, Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna terhadap pendidikan formal adalah bahwa laut merupakan sumber mata pencaharian mereka yang paling utama, olehnya itu mereka selalu menjaga laut dengan baik karena konsekuensinya adalah mendapat murkanya Tuhan (penguasa laut), menurut mereka untuk menjaga laut tidak membutuhkan sekolah yang tinggi cukup bermodalkan pengetahuan yang diajarkan oleh nenek moyang mereka secara turun temurun, dan anaknya berhenti untuk sekolah karena disekolah tidak diajarkan kepada mereka mengenai cara menangkap ikan, selain itu juga dipengaruhi oleh waktu sekolah terlalu pagi buat mereka sehingga anak-anak Bajo tidak dapat masuk sekolah karena pulang dari menangkap ikan bersama orang tuanya sudah siang. (2) Faktor yang mempengaruhi rendahnya pendidikan formal pada masyarakat Suku Bajo di Desa Marobo Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna, yaitu faktor eksternal dan faktor internal (a) faktor eksternal: Pertama, Rekrutmen tenaga pengajar tidak berbasis sumber daya lokal, Kedua, Jarak sekolah dengan tempat tinggal yang jauh, Ketiga, Kebijakan pemerintah. (b) faktor internal: pertama, Masalah Budaya atau Kultur Masyarakat kedua Faktor Ekonomi, ketiga, Ekspansi dan Mobilitas Masyarakat Terbatas.Kata Kunci : Pandangan masyarakat, suku Bajo, Pendidikan formal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/35430</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpeb.v7i2.35430</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Budaya; Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Budaya; 19-32</dc:source>
	<dc:source>2502-3268</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpeb.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/35430/17743</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Penelitian Budaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>