Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

JARINGAN SOSIAL ORANG BAJO DI DESA RANOOHA RAYA, KECAMATAN MORAMO, KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Penelitian Budaya · Vol. 3 No. 2 (2018)

DOI
10.33772/jpeb.v3i2.6635
ISSN
2502-3268
Published
2018-08-05
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai jaringan sosial sesama orang Bajo (sama) dengan orang luar Bajo (Bagai), serta dampaknya terhadap kehidupan sosialnya. Teori untuk membaca data adalah pemikiran Fukuyama (1996) tentang modal sosial dan pemikiran Geertz, C. (1970) tentang native point of viewe, dengan metode etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan sosial bagi sama disebut kalaki. Sedangkan jaringan sosial bagi bagai disebut ‘sabea’. Keduanya berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan sosial budaya mereka. Kesimpulan: orang Bajo memelihara jaringan sosialnya disebut ‘sijagaan dahisi sala’ (seperti memelihara telur: kuningnya adalah kalaki, putihnya adalah sabea). Fukuyama membahas jaringan sosial anggota komunitas perusahaan, sedangkan penelitian ini menemukan jaringan sosial di dalam dan luar komunitas Bajo.Pemerintah dan LSM kesulitan membangun orang Bajo jika tidak melalui jaringan sosialnya.Jika pemerintah dan LSM membangun orang Bajo seharusnya memahami jaringan sosialnya.Kata Kunci: Jaringan sosial, orangBajo, Kalaki, Sabea

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
La Ode DirmanAffiliation unknown3
Imam FadlyUniversitas Muhammadiyah Parepare2
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
La Aso la asoAffiliation unknown2
Nasruddin SuyutiAffiliation unknown2
Kasmaida KasmaidaUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Muh Nawir TUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Muh. Wahyu YusufUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Sunardin SunardinUniversitas Halu Oleo1
Dewi AnggraeniUniversitas Halu Oleo1
Hasrianti Amiludin AmiludinUniversitas Halu Oleo1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1
La SadilaUniversitas Halu Oleo1
Hanani Firdhotul JannahUniversitas Halu Oleo1
Fahrudin FahrudinAffiliation unknown1
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hadi MekuoAffiliation unknown1
Megawati MegawatiAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Safilu SafiluAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">JARINGAN SOSIAL ORANG BAJO DI DESA RANOOHA RAYA, KECAMATAN MORAMO, KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Jasman, Jasman</dc:creator>
	<dc:creator>Sifatu, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai jaringan sosial  sesama orang Bajo  (sama) dengan orang luar Bajo (Bagai), serta dampaknya  terhadap kehidupan sosialnya. Teori untuk membaca data adalah pemikiran Fukuyama (1996) tentang modal sosial dan pemikiran Geertz, C. (1970) tentang native point of viewe, dengan metode etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan sosial  bagi sama disebut  kalaki. Sedangkan jaringan sosial  bagi bagai disebut ‘sabea’. Keduanya berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan sosial budaya mereka. Kesimpulan: orang Bajo memelihara jaringan sosialnya disebut ‘sijagaan dahisi sala’ (seperti memelihara telur: kuningnya adalah kalaki, putihnya adalah sabea). Fukuyama membahas jaringan sosial anggota komunitas perusahaan, sedangkan penelitian ini menemukan jaringan sosial di dalam dan luar komunitas Bajo.Pemerintah dan LSM kesulitan membangun orang Bajo jika tidak melalui jaringan sosialnya.Jika pemerintah dan LSM membangun orang Bajo seharusnya memahami jaringan sosialnya.Kata Kunci: Jaringan sosial,  orangBajo, Kalaki, Sabea</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-08-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/6635</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpeb.v3i2.6635</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Budaya; Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Budaya</dc:source>
	<dc:source>2502-3268</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpeb.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/6635/5744</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Budaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>