Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGETAHUAN TENTANG MASAKAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT RETE DI KECAMATAN PARIGI KABUPATEN MUNA

Jurnal Penelitian Budaya · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 19–22

DOI
10.33772/jpeb.v7i1.25240
ISSN
2502-3268
Published
2022-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan masyarakat Muna tentang masakan tradisional di Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala Desa dan tokoh-tokoh masyarakat Muna pada masyarakat Rete. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yakni; (a) tahap klasifikasi data, (b) reduksi data, (c) pendeskripsian data (d) dan interpretasi data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengetahuan lokal dari Clifford Geertz. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Berdasarkan penjelasan mengenai jenis-jenis masakan tradisional Muna pada masyarakat Rete di atas, disimpulkan bahwa terdapat 8 jenis masakan tradisional Muna yang hingga saat ini masih dijaga kearifannya yaitu kambuse, kambewe, kahogo, katumbu, kantofi, kadada katumbe, kaparende, kantinibhera. Hal ini berkaitan dengan pendapat Geertz yang menjelaskan bahwa pengetahuan lokal merupakan suatu dimensi kebudayaan yang lebih dekat dengan aspek kejiwaan yang disebut nalar awam. Pengetahuan masakan tradisional Muna pada masyarakat Rete mengandalkan nalar pada penduduk setempat untuk menerimanya sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Rete. Pengetahuan lokal secara subtansial merupakan norma yang berlaku dalam masyarakat yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam bertindak dan berperilaku sehari-hari.Kata kunci: Pengetahuan, Masakan, Tradisi Masyarakat Rete.

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo4
Syahrun SyahrunUniversitas Sulawesi Tenggara3
La NiampeAffiliation unknown2
Rahmat JayaAffiliation unknown2
Munaser ArifinAffiliation unknown2
La Ode Ali BasriAffiliation unknown2
LA ODE ARUPALAKAAffiliation unknown2
Sunardin SunardinUniversitas Halu Oleo1
Dewi AnggraeniUniversitas Halu Oleo1
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo1
La Ode SahidinUniversitas Halu Oleo1
Maulid TaemboUniversitas Halu Oleo1
Zahrani ZahraniUniversitas Halu Oleo1
Ansor PutraUniversitas Halu Oleo1
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo1
Hasrianti Amiludin AmiludinUniversitas Halu Oleo1
Fari ausAffiliation unknown1
La AtaAffiliation unknown1
Wa Ode JuladaAffiliation unknown1
Abdul AlimAffiliation unknown1
Bainudin BainudinAffiliation unknown1
Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
La Aso la asoAffiliation unknown1
Nasruddin SuyutiAffiliation unknown1
Muhammad RasyiduAffiliation unknown1
Laode DirmanAffiliation unknown1
Laxmi laxmiAffiliation unknown1
Agustiani HalraAffiliation unknown1
Alyan LaobuAffiliation unknown1
Erlin IpoAffiliation unknown1
Nasruddin SuyyutiAffiliation unknown1
Feri AngriawanAffiliation unknown1
afnita Fitria saraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN TENTANG MASAKAN TRADISIONAL  PADA MASYARAKAT RETE DI KECAMATAN PARIGI  KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Gusria, Gusria</dc:creator>
	<dc:creator>Sifatu, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Aso, La</dc:creator>
	<dc:creator>Dirman, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Anna, Haerun</dc:creator>
	<dc:creator>Anna, Anna</dc:creator>
	<dc:creator>Masalesi, Kadir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan masyarakat Muna tentang masakan tradisional di Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala Desa dan tokoh-tokoh masyarakat Muna pada masyarakat Rete. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yakni; (a) tahap klasifikasi data, (b) reduksi data, (c) pendeskripsian data (d) dan interpretasi data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengetahuan lokal  dari Clifford Geertz. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Berdasarkan penjelasan mengenai jenis-jenis masakan tradisional Muna pada masyarakat Rete di atas, disimpulkan bahwa terdapat 8  jenis masakan tradisional Muna yang hingga saat ini masih dijaga kearifannya yaitu kambuse, kambewe, kahogo, katumbu, kantofi, kadada katumbe, kaparende, kantinibhera. Hal ini berkaitan dengan pendapat Geertz yang menjelaskan bahwa pengetahuan lokal merupakan suatu dimensi kebudayaan yang lebih dekat dengan aspek kejiwaan yang disebut nalar awam. Pengetahuan masakan tradisional Muna pada masyarakat Rete mengandalkan nalar pada penduduk setempat untuk menerimanya sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Rete. Pengetahuan lokal secara subtansial merupakan norma yang berlaku dalam masyarakat yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam bertindak dan berperilaku sehari-hari.Kata kunci: Pengetahuan, Masakan, Tradisi Masyarakat Rete.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/25240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpeb.v7i1.25240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Budaya; Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Budaya; 19-22</dc:source>
	<dc:source>2502-3268</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpeb.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/25240/14958</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/downloadSuppFile/25240/4721</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Penelitian Budaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>